Kamis, 16 Mei 2013

Cara Mengetahui Penyakit Alzeimer dan Gejalanya

Blog Dokter | Penyakit Alzheimer ditemukan pertama kali pada tahun 1907 oleh seorang ahli psikiatri dan neuropatologi yang bernama Alois Alzheimer. Ia mengobservasi seorang wanita berumur 51 tahun, yang mengalami gangguan intelektual dan memori serta tidak mengetahui kembali ketempat tinggalnya, sedangkan wanita itu tidak mengalami gangguan anggota gerak koordinasi dan reflek. Pada autopsy tampak bagian otak mengalami atropi yang difus dan simetris, dan secara mikroskopis tampak bagian kortikal otak mengalami neuritis plaque dan degenerasi neurofibrillary.

Penyakit Alzeimer dan Gejalanya

Secara epidemiologi dengan semakin meningkatnya usia harapan hidup pada berbagai populasi, maka jumlah orang berusia lanjut akan semakin meningkat. Dilain pihak akan menimbulkan masalah serius dalam bidang social ekonomi dan kesehatan, sehingga akan semakin banyak yang berkonsultasi dengan seorang neurology karena orang tua tersebut yang tadinya sehat, akan mulai kehilangan kemampuannya secara efektif sebagai pekerja atau sebagai anggota keluarga. Hal ini menunjukan munculnya penyakit degeneratife otak, tumor, multiple stroke, subdural hematoma atau penyakit depresi yang merupakan penyebab utama demensia.

Isilah demensia digunakan untuk menggambarkan sindrom klinis dengan gejala menurunnya daya ingat dan hilangnya fungsi intelek lainnya. Defenisi demensia menurut unit Neurobehavior pada boston veterans Administration Medikal Center (BVAMC) adalah kelainan fungsi intelek yang didapat dan bersifat menetap, dengan adanya gangguan paling sedikit 3 dari 5 komponen fungsi luhur yaitu gangguan bahasa, memori, visuospasial, emosi dan kognisi.

Penyebab pertama penderita demensia adalah penyakit alzeimer (50-60) dan kedua oleh cerebrovaskuler (20). Diperkirakan penderita demensia terutama penderita Alzheimer pada abad terakhir ini semakin meningkat jumlah kasusnya sehingga akan mungkin menjadi epidemic seperti di Amerika dengan insiden demensia 187 populisi /100.000/tahun dan penderita alzeimer 123/100.000/tahun serta penyebab kematian keempat atau kelima

Penyakit Alzheimer adalah penyakit yang merusak dan menimbulkan kelumpuhan, yang terutama menyerang orang berusia 65 tahun keatas (patofiologi : konsep klinis proses- proses penyakit, Juga merupakan penyakit dengan gangguandegenarif yang mengenai sel-sel otak dan menyebabkan gangguan fungsi intelektual, penyakit ini timbul pada pria dan wanita dan menurut dokumen terjadi pada orang tertentu pada usia 40 tahun (Perawatan Medikal Bedah : jilid 1 hal 1003). Hal tersebut berkaitan dengan lebih tingginya harapan hidup pada masyarakat di Negara maju, sehingga populasi penduduk lanjut usia juga bertambah.

I. ETIOLOGI

Penyebab yang pasti belum diketahui. Beberapa alternative penyebab yang telah dihipotesa adalah intoksikasi logam, gangguan fungsi imunitas, infeksi flament, predisposisi heriditer. Dasar kelainan patologi penyakit Alzheimer terdiri dari degerasi neuronal, kematian daerah spesifik jaringan otak yang mengakibatkan gangguan fungsi kongnitif dengan penurunan daya ingat secara progresif. Adanya defisiensi faktor pertumbuhan atau asam amino dapat berperan dalam kematian selektif neuron. Kemungkinan sel-sel tersebut mengalami degenerasi yang diakibatkan oleh adanya peningkatan calcium intraseluler, kegagalan metabolism energy, adanya formasi radikal bebas atau terdapat produksi protein abnormal yang non spesifik. Penyakit Alzheimer adalah penyakit genetika, tetapi beberapa penelitian telah membuktikan bahwa peran faktor genetika, tetapi beberapa penelitian telah membuktikan bahwa peran faktor non-genetika (lingkungan) juga ikut terlibat, dimana faktor lingkungan hanya sebagai pencetus faktor genetika.

Gejala Alzheimer Berdasarkan National Alzheimer ‘s Association (2003), dibagi menjadi 3 tahap, yaitu :

a. Gejala Ringan (lama penyakit 1-3 tahun)

Lebih sering binggung dan melupakan informasi yang baru dipelajari

Diorintasi : tersesat di daerah sekitar yang dikenalnya dengan baik

Bermasalah dalam melaksanakan tugas rutin

Mengalami perubahan dalam kepribadian dan penilaian misalnya mudah tersinggung,mudah menuduh ada yang mengambil barangnya bahkan menuduh pasangannya tidaj setia lagi/selingkuh.

b. Gejala sedang (lama penyakit 3-10 tahun)

Kesulitan dalam mengerjakan aktifitas hidup sehari –hari seperti makan dan mandi

Perubahan tingkah laku misalnya : sedih dan emosi

Mengalami gangguan tidur

Keluyuran

Kesulitan mengenali keluarga dan teman(pertama-tama yang akan sulit untuk dikenali adalah orang-orang yang paling jarang ditemuinya, mulai dari nama, hingga tidak mengenali wajah sama sekali. Kemudian bertahap kepada orang-orang yang cukup jarang ditemui.)

c. Gejala berat (lama penyakit 8-12 tahun)

Sulit / kehilangan kemampuan berbicara

Kehilangan napsu makan, menurunya berat badan

Sangat tergantung pada caregiver/pengasuh

Perubahan perilaku misalnya : Mudah curiga, depresi, apatis atau mudah mengamuk

1. Faktor Genetik

Beberapa penelitian mengungkapkan 50 prevalensi kasus alzheimer ini diturunkan melalui gen autosomal dominant. Individu keturunan garis pertama pada keluarga penderita Alzheimer mempunyai resiko menderita dimension 6 kali lebih besar dibandingkan kelompok control normal pemeriksaan genetika DNA pada penderitaan Alzheimer dengan familial earli onset terdapat kelainan lokus pada kromosom 21, diregio proksimal log arm, sedangkan pada familial late onset didapatkan kelainan lokus pada kromosom 19. Begitu pula pada penderita down sindrom mempunyai kelainan gen kromosom 21, setelah berumur 40 tahun terdapat neurofibrillary tangles (NFT), senile plague dan penurunan market kolinegik pada jaringan otaknya yang mengambarkan kelainan histopatologi pada penderita alzheimer .Hasil penelitian penyakit Alzheimer terdapat anak kembar menunjukan 40-50 adalah monozygote dan 50 adalah dizygote. Keadaan ini mendukung bahwa faktor genetic berperan dalam penyakit Alzheimer. Pada sporadic non familial (50-70), beberapa penderitanya ditemukan kelainan lokus kromosom 6, keadaan ini menunjukan bahwa kemungkunan faktor lingkungan menentukan ekspresi genetika pada Alzheimer.

2. Faktor infeksi

Ada hipotesa menunjukan penyebab infeksi pada keluarga penderita Alzheimer yang dilakukan secara immune blot analisis, ternyata ditemukan adanya antibody reaktif. Infeksi virus tersebut menyebabkan infeksi pada susunan saraf pusat yang bersifat lambat, kronik dan remisi. Beberapa penyakit infeksi seperti creutzfeldt-jacub dan kuru, diduga berhubungan dengan penyakit Alzheimer. Hipotesa tersebut mempunyai beberapa persamaan antara lain:

a) Manifestasi klinik yang sama

b) Tidak adanya respon imun yang spesifik

c) Adanyan plak amyloid pada susunan saraf pusat

d) Timbulnya gejala mioklonus

e) Adanya gambaran spongioform

3. Faktor lingkungan

Ekmann (1988), mengatakan bahwa faktor lingkungan juga dapat berperan dalam patogenesa penyakit Alzheimer. Faktor lingkungan antara lain, aluminium, silicon, mercury, zinc. Aluminium merupakan neurotoksik potensial pada susunan saraf pusat yang ditemukan neurofibrilary tangles (NFT) dan senile plaque (SPINALIS). Hal tersebut diatas belum dapat dijelaskan secara pasti, apakah keberadaannya aluminium adalah penyebab degenerasi neurosal primer atau sesuatu hal yang tumpang tindih. Pada penderita Alzheimer, juga ditemukan keadaan ketidakseimbangan merkuri, nitrogen, fosfor,sodium, dengan patogenesa yang belum jelas.Ada dugaan bahwa asam amino glutamate akan menyebabkan depolarisasi melalui reseptor N-methy D-aspartat sehingga kalsium akan masuk ke intraseluler (cairan-influks) dan menyebabkan kerusakan metabolism energy seluler dengan akibat kerusakan dan kematian neuron.

4. Faktor imunologis

Behan dan Felman (1970) melaporkan 60% pasien yang menderita Alzheimer didapatkan kelainan serum protein seperti penurunan albumin dan peningkatan alphan protein, anti typsin alphamarcoglobuli dan haptoglobuli. Heyman (1984), melaporkan terdapat hubungan bermakna dan meningkat dari penderita alzhaimer dengan penderita tiroid. Tiroid Hashimoto merupakan penyakit inflamasi kronik yang sering didapatkan pada wanita muda karena peranan faktor immunitas.

5. Faktor trauma

Beberapa penelitian menunjukan adanya hubungan pemyakit Alzheimer dengan trauma kepala. Hal ini dihubungan dengan petinju yang menderita demensia pugilistic, dimana pada otopsinya ditemukan banyak neurofibrillary tangles.

6. Faktor neurotransmiter

Perubahan neurotransmiter pada jaringan otak penderita Alzheimer mempunyai peranan yang sangat penting seperti :

a. Asetikolin

Barties et al (1982) mengadakan penelitian terhadap aktivitas spesifik neurotransmitter dengan cara biopsy sterotaktik dan otopsi jaringan otak pada penderita Alzheimer didapatkan penurunan aktivitas kolinasetil transferase, asetikolinesterase dan transport kolin serta penurunan biosintesa asetilkolin. Adanya deficit presinaptik kolinergik ini bersifat simetris pada korteks frontalis, temporalis superior, nucleus basalis, hipokampus. Kelainan neurotransmitter asetilkolin merupakan kelainan yang selalu ada dibandingkan jenis neurotransmitter lainnya pada penyakit Alzheimer, dimana pada jaringan otak/biopsy selalu didapatkan kehilangan cholinergic marker. Pada penelitian dengan pemberian scopolamine pada orang normal, akan menyebabkan berkurang atau hilangnya daya ingat. Hal ini sangat mendukung hipotesa kolinergik sebagai patogenesa penyakit Alzheimer.

b. Noradrenalin

Kadar metabolism norepinefrin dan dopamine didapatkan menurun pada jaringan otak penderita Alzheimer. Hilangnya neuron bagian dorsal lokus seruleus yang merupakan tempat yang utama noradrenalin pada korteks serebri, berkolerasi dengan deficit kortikal noradrenergik.

Bowen et al (1988), melaporkan hasil biopsi dan otopsi jaringan otak penderita Alzheimer menunjukan adanya defesit noradrenalin pada presinaptik neokorteks. Palmer et al (1987),Reinikanen (1988), melaporkan konsentrasi noradrenalin menurun baik pada post dan ante-mortem penderita Alzheimer.

c.  Dopamine

Sparks et al (1988), melakukan pengukuran terhadap aktivitas neurotransmitter region hypothalamus, dimana tidak adanya gangguan perubahan akivitas dopamine pada penderita Alzheimer. Hasil ini masih controversial, kemungkinan disebabkan karena histopatologi region hypothalamus setia penelitian bebeda-beda.

d. Serotonin

Didapatkan penurunan kadar serotonin dan hasil metabolisme 5 hidroxi-indolacetil acil pada biopsy korteks serebri penderita Alzheimer. Penurunan juga didapat pada subregio hipotalamus sangat bervariasi, pengurangan maksimal pada anterior hipotalamus sedangkan pada posterior peraventrikuler hipotalamus berkurang sangat minimal. Perubahan kortikal serotonergik ini beghubungan dengan hilangnya neuron-neuron dan diisi oleh formasi NFT pada nucleus rephe dorsalis

e. MAO (manoamin oksidase)

Enzim mitokondria MAO akan mengoksidasi transmitter monoamine. Akivitas normal MAO A untuk deaminasi serotonin, norepinefrin, dan sebagian kecil dopamine, sedangakan MAO-B untuk deaminasi terutama dopamine. Pada penderita Alzheimer, didapatkan peningkatan MAO A pada hipotalamus dan frontalis sedangakan MAO-B pada daerah temporal dan menurun pada nucleus basalis dari meynert.

Tips Mengetahui Kehamilan yang Mengancam Jiwa Ibu

Blog Dokter | Kadang ibu hamil walaupun telah berhati-hati masih saja mengalami keguguran. Bahkan kadang karena kehamilan mengancam keselamatan ibu dan anak harus dilakukan abortus. Untuk mengetahui tanda serta hal yang harus diperhatikan ketika kehamilan mengancam keselamatan. Berikut adalah beberapa tanda serta penanganan dari segi keperawatan serta dijelaskan pula banyak hal yang berkaitan dengan itu.

Tips Mengetahui Kehamilan yang Mengancam Jiwa Ibu

- Infeksi Akut : Pneumonia, Thipii, septikemia, peritonitis
- Gangguan Endokrin : Gangguan produksi progesterone, thyroid
- Gangguan Gizi/Anemia
- Trauma, baik yang tidak disengaja (mischariage) maupun yang disengaja
(provokatus)
- Gangguan faal organ : Hypoplasi uteri, tumor uterus, cervix pendek,
retrofleksi uteri incarcerata, ggn endometrium

Pemeriksaan Diagnostik :

1. Test HCG Urine Indikator kehamilan Positif
2. Ultra Sonografi Kondisi janin/cavum ut terdapat janin/sisa janin
3. Kadar Hematocrit/Ht Status Hemodinamika Penurunan (< 35 mg%)
4. Kadar Hemoglobin Status Hemodinamika Penurunan (< 10 mg%)
5. Kadar SDP Resiko Infeksi Meningkat(>10.000 U/dl)
6. Kultur Kuman spesifik Ditemukan kuman

DIAGNOSA KEPERAWATAN
Devisit Volume Cairan s.d perdarahan
Gangguan Aktivitas s.d kelemahan, penurunan sirkulasi
Gangguan rasa nyaman: Nyeri s.d kerusakan jaringan intrauteri
Resiko tinggi Infeksi s.d perdarahan, kondisi vulva lembab
Cemas s.d kurang pengetahuan

INTERVENSI KEPERAWATAN :
Devisit Volume Cairan s.d Perdarahan
Tujuan :

Tidak terjadi devisit volume cairan, seimbang antara intake dan output baik jumlah maupun kualitas.
Intervensi :

a. Kaji kondisi status hemodinamika
R : Pengeluaran cairan pervaginal sebagai akibat abortus memiliki karekteristik bervariasi

b. Ukur pengeluaran harian
R : Jumlah cairan ditentukan dari jumlah kebutuhan harian ditambah dengan jumlah cairan yang hilang pervaginal

c. Berikan sejumlah cairan pengganti harian
R : Tranfusi mungkin diperlukan pada kondisi perdarahan masif

d. Evaluasi status hemodinamika
R : Penilaian dapat dilakukan secara harian melalui pemeriksaan fisik

Gangguan Aktivitas s.d kelemahan, penurunan sirkulasi
Tujuan :

Kllien dapat melakukan aktivitas tanpa adanya komplikasi
Intervensi :

a. Kaji tingkat kemampuan klien untuk beraktivitas
R : Mungkin klien tidak mengalami perubahan berarti, tetapi perdarahan masif perlu diwaspadai untuk menccegah kondisi klien lebih buruk

b. Kaji pengaruh aktivitas terhadap kondisi uterus/kandungan
R : Aktivitas merangsang peningkatan vaskularisasi dan pulsasi organ reproduksi

c. Bantu klien untuk memenuhi kebutuhan aktivitas sehari-hari
R : Mengistiratkan klilen secara optimal

d. Bantu klien untuk melakukan tindakan sesuai dengan kemampuan/kondisi klien
R : Mengoptimalkan kondisi klien, pada abortus imminens, istirahat mutlak sangat diperlukan

e. Evaluasi perkembangan kemampuan klien melakukan aktivitas
R : Menilai kondisi umum klien

Gangguan rasa nyaman : Nyeri s.d Kerusakan jaringan intrauteri
Tujuan :

Klien dapat beradaptasi dengan nyeri yang dialami
Intervensi :

a. Kaji kondisi nyeri yang dialami klien
R : Pengukuran nilai ambang nyeri dapat dilakukan dengan skala maupun dsekripsi.

b. Terangkan nyeri yang diderita klien dan penyebabnya
R : Meningkatkan koping klien dalam melakukan guidance mengatasi nyeri

c. Kolaborasi pemberian analgetika
R : Mengurangi onset terjadinya nyeri dapat dilakukan dengan pemberian analgetika oral maupun sistemik dalam spectrum luas/spesifik

Resiko tinggi Infeksi s.d perdarahan, kondisi vulva lembab
Tujuan :

Tidak terjadi infeksi selama perawatan perdarahan
Intervensi :

a. Kaji kondisi keluaran/dischart yang keluar ; jumlah, warna, dan bau
R : Perubahan yang terjadi pada dishart dikaji setiap saat dischart keluar. Adanya warna yang lebih gelap disertai bau tidak enak mungkin merupakan tanda infeksi

b. Terangkan pada klien pentingnya perawatan vulva selama masa perdarahan
R : Infeksi dapat timbul akibat kurangnya kebersihan genital yang lebih luar

c. Lakukan pemeriksaan biakan pada dischart
R : Berbagai kuman dapat teridentifikasi melalui dischart

d. Lakukan perawatan vulva
R :Inkubasi kuman pada area genital yang relatif cepat dapat menyebabkan infeksi.

e. Terangkan pada klien cara mengidentifikasi tanda inveksi
R : Berbagai manivestasi klinik dapat menjadi tanda nonspesifik infeksi; demam dan peningkatan rasa nyeri mungkin merupakan gejala infeksi

f. Anjurkan pada suami untuk tidak melakukan hubungan senggama se;ama masa perdarahan
R : Pengertian pada keluarga sangat penting artinya untuk kebaikan ibu; senggama dalam kondisi perdarahan dapat memperburuk kondisi system reproduksi ibu dan sekaligus meningkatkan resiko infeksi pada pasangan.

Cemas s.d kurang pengetahuan
Tujuan :

Tidak terjadi kecemasan, pengetahuan klien dan keluarga terhadap penyakit meningkat
Intervensi :

a. Kaji tingkat pengetahuan/persepsi klien dan keluarga terhadap penyakit
R : Ketidaktahuan dapat menjadi dasar peningkatan rasa cemas

b. Kaji derajat kecemasan yang dialami klien
R : Kecemasan yang tinggi dapat menyebabkan penurunan penialaian objektif klien tentang penyakit

c. Bantu klien mengidentifikasi penyebab kecemasan
R : Pelibatan klien secara aktif dalam tindakan keperawatan merupakan support yang mungkin berguna bagi klien dan meningkatkan kesadaran diri klien

d. Asistensi klien menentukan tujuan perawatan bersama
R : Peningkatan nilai objektif terhadap masalah berkontibusi menurunkan kecemasan

e. Terangkan hal-hal seputar aborsi yang perlu diketahui oleh klien dan keluarga
R : Konseling bagi klien sangat diperlukan bagi klien untuk meningkatkan pengetahuan dan membangun support system keluarga; untuk mengurangi kecemasan klien dan keluarga.

Rabu, 15 Mei 2013

10 Tips Menjaga Kesehatan Jantung Anda

Blog Dokter | Memiliki jantung sehat tidaklah mudah, banyak hal yang tidah harus anda lakukan untuk menjaga kesehatan jantung. Yang lebih penting adalah memastikan bahwa Anda memiliki jantung yang sehat karena penyakit kardiovaskular meningkat pada kecepatan yang meningkat.
Jantung Sehat 
1. Gerakkan Tubuh dengan Berolahraga Secara teratur
Berolahraga sangat penting bagi jantung karena membantu mengurangi risiko munculnya penyakit jantung. Selain itu, olahraga juga akan membantu menjaga berat badan pada tingkat yang sehat sehingga membuat jantung tetap dapat memompa dengan efisien.

Olahraga tidak harus berat. Jalan santai, membersihkan rumah, ataupun melakukan olahraga lainnya yang tidak sulit untuk dilakukan.

2. Mengonsumsi Makanan Sehat
Mengonsumsi makanan sehat setiap hari akan menjaga jantung tetap sehat. Pilihlah makanan yang rendah kolesterol, rendah lemak, dan juga rendah garam agar kesehatan jantung tetap terjaga dengan baik.

Selain itu, tambahkan sayuran, buah, susu, serta biji-bijian ke dalam diet harian.Sesekali Anda bisa makan sesuai keinginan, namun selebihnya Anda harus mengonsumsi makanan yang sehat yang sesuai dengan kebutuhan jantung.

3. Hindari Kebiasaan Merokok
Semua orang tahu bahwa merokok merupakan kebiasaan buruk yang merugikan kesehatan Anda maupun orang lain.
Namun, banyak yang tidak menyadari bahwa merokok dapat berpengaruh terhadap pembuluh darah dan jantung. Jika ingin jantung tetap sehat, maka hindarilah kebiasaan merokok.

4. Lakukan Pemeriksaaan Kesehatan secara Teratur
Rutin mengunjungi dokter untuk melakukan pemeriksaan kesehatan merupakan hal penting yang harus Anda lakukan.

Tekanan darah dan kadar kolesterol merupakan hal penting yang harus dikontrol secara rutin agar kadarnya tetap rendah untuk memastikan jantung tetap sehat. Lakukanlah pemeriksaan rutin agar bisa memastikan kondisi kesehatan jantung Anda.

5. Membuat Makanan Sendiri
Daripada mengandalkan makan di luar sepanjang waktu atau membeli makanan siap saji, memasak rumah Anda sendiri. Hal ini memungkinkan Anda untuk benar-benar mengontrol apa yang masuk ke hidangan Anda sehingga Anda bisa memastikan Anda menggunakan hanya bahan terbaik.

6. Makanlah buah-buahan dan sayur-sayuran
Makanlah buah-buahan dan sayur-sayuran yang banyak mengandung berbagai vitamin yang dibutuhkan jantung anda seperti bayam, buah alpukat serta kacang-kacangan serta kurangi makanan yang memiliki kadar kolesterol yang sangat tinggi.

7. Mengurangi Minum Alkohol
Anda sebaiknya mengurangi atau bahkan tidak minum-minuman yang mengandung alkohol. Ini dikarenakan minuman beralkohol mampu merusak otot jantung anda.

8. Makanlah Kacang-kacangan Sehat
Gantilah cemilan Anda dengan memakan kacang-kacangan yang alami dan menyehatkan. Kacang almond, walnut, dan kacang-kacangan lainnya telah terbukti dapat menurunkan kolesterol LDL (kolesterol jahat) dalam aliran darah.

Kacang-kacangan mengandung kalori yang tinggi, jadi jangan berlebihan dalam mengonsumsinya.Cukup mengonsumsi sedikit kacang dalam sehari dapat membantu melindungi jantung dengan lemak yang sehat.

9. Minumlah Teh Hijau Tanpa Gula, Tinggalkan Minuman Bersoda
Seduhlah sendiri teh hijau dan bawa ke manapun Anda pergi, baik itu ke kantor atau sekedar berkunjung ke taman.Teh hijau mengandung antioksidan yang baik bagi kesehatan jantung dengan cara mencegah kerusakan pembuluh darah.
Minum dua cangkir teh hijau tanpa gula sehari telah terbukti memiliki manfaat untuk melindungi kesehatan jantung.

10. Tidur Malam Berkualitas
Penelitian telah menunjukkan bahwa kurang tidur pada malam hari bisa menyebabkan kerusakan jantung. Kesibukan kerja bisa membuat jumlah jam tidur di malam hari berkurang.Kurang tidur menyebabkan Anda memiliki risiko dua kali lipat terkena serangan jantung. Tidurlah selama 8 jam penuh, beberapa orang mungkin perlu lebih dari 8 jam.

Tidur adalah saat dimana tubuh memulihkan dirinya sendiri. Jika sulit tidur, cobalah lakukan latihan pernapasan sesaat sebelum mematikan lampu. Orang yang mendapatkan tidur cukup berat badannya lebih terkontrol dan memiliki kesehatan yang lebih baik.

Demikian 10 Tips Menjaga Kesehatan Jantung Anda Segera praktekkan aga jantung anda dapat berfungsi dengan baik. Thanks :)

Latihan Fisik Ini Hampir Sama Nilainya Dengan Lari Jarak Jauh

Sebagian besar orang sibuk perkotaan tentu tidak punya banyak waktu untuk olahraga, meskipun hanya lari misalnya. Nah latihan jika anda adalah orang seperti itu maka tak ada salahnya untuk mencoba latihan jenis high-intensity interval selama 7 menit . Karena walaupun cuma 7 menit, latihan ini diklaim memiliki efektivitas yang tinggi karena terbukti menyediakan manfaat yang hampir sama dengan berlari jarak jauh dan latihan beban .

Latihan ini selain mudah, juga tidak membutuhkan banyak alat. Yang anda perlukan hanyalah kursi, dinding, dan sedikit waktu anda. Namun demikian, peneliti mengingatkan, walau hanya tujuh menit, Anda harus siap menahan rasa sakit untuk memperoleh keuntungan maksimal.

Yang harus diwaspadai adalah latihan ini tidak disarankan bagi mereka yang memiliki gangguan fungsi jantung atau penyakit tertentu. Sangat bijaksana bila sebelum mencoba melakukan latihan ini, Anda berkonsultasi lebih dulu dengan dokter untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

Para ahli mempublikasikan latihan ini dalam sebuah artikel berjudul High-Intensity Circuit Training Using Body Weight: Maximum Results With Minimal Investment yang diterbitkan American College of Sports Medicine Health & Fitness.  

Latihan intensitas tinggi ini terdiri dari 12 jenis gerakan dapat dilakukan dalam 7 menit saja.

"Yang penting dalam suatu latihan adalah intensitas gerakan dalam menjadikan tubuh lebih sehat. Semakin tinggi intensitasnya, tentu waktu yang dibutuhkan untuk latihan makin sedikit," kata Chris Jordan, direktur Exercise Physiology dari Human Performance Institute di Orlando.

Latihan ini meliputi beberapa gerakan seperti lompat dengan kaki tertutup dan terbuka (jumping jacks), duduk bersandar dinding, push up, sit up, squat, naik turun kursi, push up terbalik menggunakan kursi, dan push up berputar.
Ilustrasi Latihan

Penelitian sebelumnya membuktikan, latihan dengan intensitas maksimum menghasilkan perubahan molekul yang sama dengan beberapa jam bersepeda. Perubahan molekul otot inilah yang memberikan dampak pada tubuh setara latihan rutin beberapa jam.

Meski begitu, peneliti mengingatkan untuk tetap melakukan istirahat pada setiap tahapnya. Interval ini berguna sebagai periode pemulihan otot dan bagian tubuh yang digunakan saat latihan.

Untuk memperoleh manfaat maksimal, latihan yang sangat intensif ini sebaiknya diiikuti dengan waktu istirahat yang sangat singkat pada setiap interval. Jordan mengatakan, setiap interval diisi istirahat 10 detik.

Pada setiap set latihan, otot-otot yang belum terlatih diberi waktu untuk "mengejar nafas", sehingga penting artinya untuk melakukan setiap gerakan pada latihan secara berurutan.  Setiap tiap tahapan latihan membutuhkan waktu yang sangat singkat yaitu  30 menit.

Untuk mendapat hasil terbaik, Jordan mengakui latihan ini harus dilakukan dengan menguras banyak tenaga dan kondisi yang tidak nyaman. Bila dibuatkan skala ketidaknyamanan 1 sampai 10, ia mensyaratkan agar latihan ini dilakukan pada angka 8. Bagi yang belum terbiasa tujuh menit ini lumayan menyiksa namun lambat laun akan terasa biasa saja.

Mungkin video ini bisa jadi pegangan:

Selasa, 14 Mei 2013

15 Tanda - tanda Wanita Hamil

Tanda - Tanda Wanita Hamil
Blog Dokter | : Menanti buah cinta di tengah pernikahan menjadi momen yang tersendiri bagi pasangan yang baru menikah. Kadang tanda-tanda kehamilan yang muncul membuat pasangan berbahagia, namun setelah memakai test pack dan memeriksakan kehamilan hasil yang ada ternyata hanya mengecewakan mereka.


Tanda-tanda yang hadir pada wanita sehinga bisa di simpulkan hamil memang beragam. Namun tanda - tanda khusus tentunya menjadi salah satu kunci agar mengetahui wanita hamil atau tidak. Tanda-tanda tersebut harusnya di ketahui oleh wanita sebelum ia mendapatkan hasil yang mengecewakan.
Berikut  15 ciri-ciri Wanita yang sedang hamil

1. Telat dan berhentinya menstruasi atau haid
Ciri orang yang lagi hamil adalah tidak didapatkannya menstruasi yang biasa terjadi. Awalnya telat namun kemudian malah tidak terjadi haid.

2. Rasa mual dan muntah
Pada awal masa kehamilan seorang wanita akan merasakan rasa mual-mual dan muntah yang bisa terjadi pada pagi hari, siang hari ataupun malam hari. Ini terjadi dikarenakan wanita yang sedang hamil mengalami perubahan hormonal. Akibatnya muncul rasa mual dan muntah atau morning sickness.

3. Sering pipis atau kencing
Penyebabnya adalah karena kandung kemih tertekan oleh rahim yang mulai membesar. Selain itu juga dikarenakan ada peningkatan sirkulasi darah pada wanita yang sedang hamil

4. Perubahan bentuk payudara
Payudara wanita hamil akan cenderung membesar dan ada perubahan warna puting susu. Ini disebabkan karena ada perubahan hormonal.

5. Mudah capek dan lelah
Orang yang sedang hamil cenderung akan mudah lelah dan capek. Rasa lelah dan capek ini hanya sampai pada masa kehamilan trimester kedua.

6. Merasa pusing dan sakit kepala
Penyebabnya adalah karena bertambahnya daya kerja organ-organ tubuh lainnya. Dikarenakan ada janin yang juga mau tumbuh.

7. Munculnya bau badan
Tak semua mengalami ini, penyebabnya bisa jadi karena keringat yang lebih daripada biasanya.

8. Pusing bahkan pingsan
Hal ini juga jarang terjadi. Tapi hal ini bisa juga menimpa apabila si ibu kurang makan dan kurang minum sehingga tubuh akan lemah

9. Bercak darah

Hal ini disebabkan karena proses menempelnya embrio ke dinding rahim ibu.

10. Hasil tes urine

Dengan menggunakan test pack maka kita juga bisa mendeteksi kehamilan. Bila hasilnya positif maka kita bisa memeriksakan lebih lanjut ke dokter spesialis kandungan.

11. Rasa sakit punggung

Sakit punggung yang dirasakan saat hamil dikarenakan beberapa ligamen di punggung Anda sudah tidak ada. Sakit ini akan terus berasa saat berat badan anda bertambah dan selama masa kehamilan.

12. Ada rasa kram

Kram ini dikarenakan ada perubahan rahim yang kian membesar seiring tumbuhnya janin.

13. Rasa ngidam

Biasanya rasa ngidam ini muncul pada tahap-tahap awal kehamilan

14. Perubahan emosional atau moody
Wanita yang sedang hamil pada awal-awal kehamilan akan membuat emosional ibu meningkat dari pada biasanya.

15. Peningkatan temperatur tubuh
Pengukuran temperatur tubuh ini adalah dilakukan ketika pagi hari sehabis bangun tidur dan belum melakukan aktifitas.

Turunkan Risiko Parkinson Dengan Paprika



Di AS baru-baru ini dirilis sebuah hasil penelitian yang menyatakan bahwa penderita parkinson bisa menurunkan risiko parkinson hingga 30 persen jika orang tersebut makan sayuran dua kali seminggu atau lebih.

Hal ini disampaikan oleh Dr Searles Nielsen, seperti dilansir Mirror, Minggu (12/5/2013), dari University of Washington di Seattle, AS, yang menyatakan bahwa para ilmuwan telah menemukan adanya hubungan antara reseptor otak dengan pola makan 600 pasien parkinson. Para ahli mempelajari pola makan 500 pasien yang didiagnosis memiliki penyakit Parkinson.

Lebih lanjut Nielson menyatakan "Penelitian kami ini bertujuan untuk menyelidiki diet apa yang baik untuk penderita parkinson dan risiko mengembangkan penyakit Parkinson,"

Dan hasilnya, sayuran seperti paprika, tomat, kentang dan terong ternyata bisa mengurangi risiko parkinson hingga 30 persen.

"Ada sejumlah faktor lainnya yang saat ini masih dalam penelitian, yang mungkin bisa menurunkan risiko seperti merokok, minum kopi dan berolahraga".

Sementara ahli gizi Catherine Collins, dari St George’s Hospital NHS Trust di London, mengatakan bahwa penelitian ini sama seperti diet gaya Mediterania yang makan lebih banyak sayuran seperti tomat dan paprika.

via.liputan6.com

Senin, 13 Mei 2013

Tips Makanan Agar Tidur Lebih Nyenyak

Tips Makanan Agar Tidur Lebih Nyenyak 
Blog Dokter | Tidur nyenyak merupakan salah satu hal yang bisa sangat membantu kesehatan. Banykan orang yang tidur lama namun kualitas tidur mereka begitu buruk. Banyak faktor yang mempengaruhi seseorang dalam tidur agar dapat terlelap denagn baik. Salah satunya adalah makanan yang ia konsumsi.

Kadang, ada kondisi tertentu yang membuat seseorang sulit tidur nyenyak, lapar misalnya. Anda bisa mengatasi masalah ini dengan berbagai bahan alami. Daripada minum obat, lebih baik Anda mengonsumsi makanan-makanan di bawah ini, dilansir Newsmaxhealth. Makanan yang terlalu berat bisa membuat perut tidak nyaman ketika tidur, maka pilih makanan ini agar Anda tidak lagi merasa lapar dan bisa tidur lebih nyenyak.

Apel
Apel adalah buah yang memiliki gizi yang padat dan kaya serat larut air yang dapat mengembang dalam pencernaan Anda. Sehingga mengonsumsi apel dapat membuat perut terasa kenyang tanpa melilit. Manis alami apel memberi rasa lezat tanpa menaikkan kadar gula darah terlalu tinggi.

Oatmeal
Oatmeal, termasuk gandum adalah camilan malam yang tinggi magnesium. Makan semangkuk kecil oatmeal adalah camilan anti lapar yang tidak akan mengganggu tidur. Anda bisa menambahkan potongan apel atau buah-buahan lain dalam oatmeal sebagai penambah rasa.

Teh Chamomile
Minum teh chamomile sejak dulu dipercaya dapat membuat tidur lebih nyenyak. Aroma yang menenangkan dapat membuat kualitas tidur lebih baik. Jika Anda tidak suka chamomile, Anda bisa menggantinya dengan teh sereh, atau teh lemon, keduanya memberi manfaat yang hampir sama.