Tampilkan postingan dengan label Penyakit Dalam. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Penyakit Dalam. Tampilkan semua postingan

Minggu, 30 Desember 2012

Hati-hati, jenis makanan ini dapat Mengganggu Kesehatan Ginjal anda

makanan sehat, makanan yang dihindari untuk penderita ginjal, pantangan makanan untuk penyakit ginjal

Ginjal merupakan organ penting dalam tubuh. Ginjal manusia berjumlah dua atau sepasang. Ginjal merupakan alat ekskresi yang berfungsi sebagai alat penyaring darah. Ginjal dapat mengalami gangguan yang dapat membuat kerja ginjal terganggu atau bahkan tidak berfungsi. Gangguan tersebut dapat berasal dari makanan yang dikonsumsi. Bagi yang punya masalah ginjal, ada baiknya untuk untuk mengurangi konsumsi makanan yang dapat mengganggu ginjal.

Berikut makanan yang dapat mengganggu ginjal

1. Makanan yang memiliki kandungan protein hewani
Makanan yang mengandung protein hewani memiliki kandungan purine yang tinggi. Kandungan ini dapat diubah menjadi asam urat oleh ginjal, yang dapat menyebabkan pembentukan batu ginjal. Selain itu, asam urat juga dapat menyebabkan kerusakan pada sendi.

2. Makanan yang mengandung asam oksalat tinggi
Jenis makanan berikutnya yang dapat mengganggu ginjal adalah makanan yang mengandung asam oksalat tinggi. Mengurangi konsumsi ini dapat mengurangi risiko berkembangnya batu ginjal. Makanan yang memiliki kandungan asam oksalat tinggi dapat berupa kopi, coklat, kacang dan ubi.

3. Makanan yang memiliki kandungan potassium tinggi
Jenis makanan selanjutnya yang dapat mengganggu ginjal adalah makanan yang memiliki kandungan potassium tinggi. Kandungan potassium yang tinggi dapat membuat ginjal bekerja lebih keras dan lebih cepat mengalami kerusakan. Bila ginjal mengalami kerusakan, potassium yang masuk ke dalam tubuh tidak dapat disaring dan orang yang mengalami kondisi tersebut dapat terkena hiperkalemia.

4. Makanan awetan dan makanan beku
Penyakit yang terjadi pada ginjal dapat disebabkan oleh tekanan darah tinggi. Tekanan darah tinggi dapat disebabkan karena tingginya kadar sodium yang berada di dalam darah. Sumber sodium bisa didapatkan pada makanan awetan seperti makanan kalengan dan makanan beku.

5. Makanan yang memiliki kandungan fosfor yang tinggi
Jenis makanan selanjutnya yang dapat mengganggu ginjal adalah makanan yang memilki kandungan fosfor yang tinggi. Kandungan fosfor yang tinggi dapat mengganggu keseimbangan tingkat elektrolit yang berakibat pada tidak stabilnya tingkat elektrolit dalam tubuh. Makanan yang memiliki kandungan fosfor yang tinggi dapat berupa susu, yoghurt, susu kedelai dan yoghurt dari kedelai.

Itulah beberapa jenis makanan yang dapat mengganggu ginjal.

Selasa, 18 Desember 2012

Penyakit kardiovaskular - Faktor, Pemicu dan Pencegahannya

artikel lengkap tentang Penyakit kardiovaskular, pencegaha dan resiko Penyakit kardiovaskular bagi kesehatan tubuh

Pengertian Kardiovaskuler
Kardiovaskular disebut juga dengan sistem peredaran darah yang berfungsi memindahkan zat ke dan dari sel. Sistem kardiovaskular juga berperan dalam menstabilkan suhu dan pH tubuh manusia.

Sementara itu, jika kardiovaskular terganggu, seseorang biasanya berisiko terserang penyakit jantung. Salah satu faktor pemicu penyakit kardiovaskular misalnya adalah gaya hidup yang tidak sehat. Selain itu, ada juga faktor lain yang perlu Anda ketahui seperti yang dilansir dari Health Me Up berikut ini.

Faktor penyakit kardiovaskular yang harus diketahui

1. Usia
Pria berusia 45 tahun dan wanita 55 tahun paling berisiko terserang penyakit kardiovaskular. Sebab melalui sebuah penelitian, terbukti bahwa 83 persen orang yang meninggal akibat serangan jantung koroner berusia 65 tahun ke atas.

Khususnya bagi wanita, mereka lebih berisiko meninggal akibat serangan jantung setelah beberapa minggu dibanding dengan pria tua.

2. Masalah pria
Jika dibandingkan dengan wanita, pria lebih berisiko terkena serangan jantung dini daripada wanita. Kenapa demikian?

Penelitian pun mengungkap bahwa hormon seks yang bernama estrogen mempengaruhi peningkatan kolesterol jahat dan menurunkan kolesterol baik pada pria. Maka dari itu, mereka lebih berisiko besar terserang penyakit kardiovaskular.

3. Perokok
Tahukah Anda, rokok ternyata meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular sebanyak empat kali lipat! Sebab kandungan kimia dalam rokok merusak fungsi jantung dan pembuluh darah tubuh.

Padahal, faktor penyakit kardiovaskular ini tergolong bisa dicegah daripada dua penyebab yang sebelumnya telah disebutkan. Jadi, jangan ragu untuk menghentikan kebiasaan merokok mulai sekarang.

4. Kolesterol
Jika kolesterol dalam darah meningkat, maka risiko penyakit kardiovaskular pun ikut meningkat. Sebab kolesterol memicu penggumpalan pembuluh darah dan menghambat suplainya ke jantung.

Maka dari itu, perhatikan jenis makanan yang Anda konsumsi. Sebab makanan adalah salah satu faktor pemicu meningkatnya kolesterol jahat dalam tubuh.

5. Tekanan darah tinggi
Darah tinggi membuat jantung bekerja lebih keras, sehingga mengakibatkan penebalan dan kekakuan. Pada akhirnya, penderita hipertensi pun berisiko terserang stroke, penyakit jantung, gagal ginjal, dan gagal jantung.

Stres adalah salah satu penyebab tekanan darah tinggi. Selain itu, makanan dan gaya hidup yang tidak sehat juga ikut mempengaruhi tekanan darah seseorang.

6. Gen
Seperti masalah usia dan risiko tinggi yang dialami pria, faktor penyakit kardiovaskular yang tidak bisa dihindari adalah gen. Jadi jika Anda memiliki orang tua atau saudara dekat yang mengidap penyakit jantung, Anda pun berisiko terserang penyakit serupa.

7. Obesitas
Penderita obesitas, terutama jika lemak menumpuk di bagian pinggang, juga berisiko tinggi terkena penyakit kardiovaskular. Meskipun mereka tidak memiliki faktor pemicu lain yang disebutkan.

8. Diabetes
Diabetes adalah faktor pemicu penyakit kardiovaskular yang sangat serius. Sebab kebanyakan pasien penyakit jantung rupanya juga mengidap diabetes tipe 2. Setidaknya, tiga perempat penderita diabetes meninggal karena komplikasi penyakit kardiovaskular.

9. Gaya hidup
Sibuknya aktivitas sehari-hari sering dijadikan alasan orang-orang untuk menghindari olahraga. Padahal malas olahraga adalah faktor penyakit kardiovaskular.

Jadi, sebisa mungkin sempatkan diri Anda untuk aktif berolahraga 30 menit setiap hari. Entah itu berlari, naik turun tangga, atau berkebun, setidaknya Anda berusaha menurunkan risiko penyakit kardiovaskular.


Pemicu Penyakit Kardiovaskular
Penyakit Kardiovaskular atau penyakit jantung dan pembulu darah masih menjadi salah satu pembunu Manusia nomor satu di dunia. Fakta tersebut hasil dari data lembaga kesehatan dunia WHO.

“Kardiovaskular adalah salah satu penyakit jantung koroner. Untuk itu, kita melakukan pelatihan ini supaya kita membangkitkan kewaspadaa agar terhindar dari penyakit mematikan itu,” kata Dr Bambang.
Penyakit kardiovaskular terjadi karena beberapa faktor, obersitas, kurang aktifitas fisik, merokok, konsumsi alkohol berlebihan, tekanan darah tinggi dan terutama kolestrol.

“Pola makanan yang bekolestrol tinggi dapat menyebabkan penumpukan lemak pada dinding arteri pembulu dara yang mengsuplay ke jantung dan otak.” ungkapnya.
Menurutnya, penyakit mematikan tersebut dapat dikendalikan melaui penanggulangan dan pencegahan. Salah satunya adalah mendeteksi penyakit yang dimiliki.

“Pencegahan lebih baik daripada mengobati,” ungkapnya.
Tambahnya, penyakit kardivaskular, tidak hanya terjadi di negara lain, tetapi juga di indonesia. Terutama di Makassar.


Cara Mencegah Penyakit Kardiovaskular
DENGAN mengubah pola makan lebih seimbang dan gaya hidup sehat, penyakit kardiovaskular (PKV) sebenarnya mudah untuk dicegah, terutama bagi pengidap diabetes.

Bagaimana tidak, pasien diabetes memiliki 2-3 kali lipat risiko menderita PKV dibandingkan dengan pasien nondiabetes.

PKV merupakan penyebab utama meningkatnya angka kesakitan, kecacatan, dan kematian pada penyandang diabetes. Karena itu, pencegahan PKV penting untuk dilakukan,seperti tidak merokok, mengendalikan gula, tekanan darah, dan kolesterol.

Penyakit kardiovaskular adalah gangguan yang menyebabkan penyakit jantung (kardio) dan pembuluh darah (vaskular). Faktor-faktor risiko PKV dibagi menjadi faktor utama, yaitu hipertensi, hiperkolesterolemi, dan merokok.

Ada juga faktor risiko lainnya, seperti jenis kelamin,usia, geografis, ras, diet, obesitas, diabetes, olahraga, dan perilaku. Adapun karena kebiasaan lainnya, misalnya stres, keturunan, dan perubahan keadaan sosial.

Menurut dr Dyah Purnamasari SpPD dari Divisi Metabolik dan Endokrin Departemen Ilmu Penyakit Dalam FKUI-RSCM, untuk mencegah PKV, mengatur pola makan menjadi faktor penting.

Pilihlah makanan yang tidak hanya memanjakan lidah alias berasa enak. Jenis hidangan yang seperti itu sebagian besar tinggi kalori.

Saat menyantap ayam goreng, misalnya, sebaiknya tidak dengan kulitnya karena bagian tersebut amat banyak mengandung kalori. Jangan lupa mengonsumsi buah. Selain manisnya alami,kalorinya rendah sehingga tidak memicu terjadinya PKV.

Dyah menyebutkan, pilih juga makanan berserat seperti sayuran, buah-buahan, buncis, kacang polong, kacang lentil, kacang,biji-bijian, dan gandum.

”Serat mampu menahan rasa kenyang dan mengontrol keinginan untuk makan berlebih. Serat hampir sama seperti karbohidrat yang mampu memberikan energi pada tubuh, namun lebih rendah kalori,” tuturnya dalam seminar media dengan tema ”Penyakit Kardiovaskular, Sebab Utama Tingginya Angka Kematian pada Penyandang Diabetes?” di Hotel Le Meridien, Jakarta,Kamis (10/5).

Intinya,dia menyebutkan, asupan kalori dalam tubuh musti seimbang dengan makan secukupnya, sekaligus memperhatikan faktor gizi.

Seperti diketahui, jumlah kalori dalam makanan diperlukan untuk memperhitungkan keseimbangan energi. Apabila jumlah kalori yang dikonsumsi lebih kecil daripada kalori yang digunakan, berat badan akan berkurang karena cadangan energi dari lemak akan digunakan.

Sebaliknya,apabila jumlah kalori yang masuk lebih besar daripada kalori yang digunakan, berat badan akan meningkat. Kelebihan energi pun akan disimpan sebagai lemak.Adapun penumpukan lemak yang berlebihan dapat meningkatkan risiko terjadinya berbagai gangguan dan penyakit.Karena itulah,setiap orang perlu mengontrol asupan kalori,apalagi bagi para pengidap diabetes.

Dan yang terpenting,Dyah mengatakan, jangan sampai lupa makan atau berdiet yang tidak tepat.Tindakan tersebut justru membuat tubuh kelaparan dan otak seperti terstimulasi untuk ”menghalalkan” segala jenis makanan untuk diasup. Apalagi jika Anda melewatkan sarapan. Sarapan menjadi motor penting bagi sumber energi tubuh selama seharian penuh Anda beraktivitas. “Diet dengan tidak sarapan itu keliru. Lapar yang dirasakan akan begitu besar. Dalam kondisi tersebut,saat siang,porsi makan Anda menjadi lebih banyak,”ujarnya.

Sarapan pagi perlu mengingat semalaman kita tidak makan karena tidur.Saat itu cadangan energi dari otot dan hati sudah terpakai selama tidur.Jika hingga siang asupan makanan tidak ada,maka akan mengganggu konsentrasi,tubuh menjadi tidak produktif dan berasa lemas. Sementara itu,dr Dante Saksono Harbuwono SpPD PhD dari Divisi Metabolik dan Endokrin Departemen Ilmu Penyakit Dalam FKUI-RSCM mengemukakan,dalam menjaga para diabetesi agar tak terserang PKV dapat dilakukan dengan dua cara yang disesuaikan dengan kondisi pasien, yaitu terapi nonfarmakologik dan farmakologik.

Terapi nonfarmakologik adalah terapi yang berupa peningkatan aktivitas fisik, berhenti merokok,mengurangi asupan alkohol, dan terapi gizi medis berupa pengaturan makanan yang mengandung kadar kolesterol tinggi.Adapun terapi farmakologik yakni dengan mengonsumsi obatobat penurun lipid dan terapi nutrisi medis adalah terapi pembatasan kalori, karbohidrat,alkohol,asupan lemak jenuh, dan meningkatkan asupan lemak tak jenuh.

“Namun,perlu diingat,sebelum memulai terapi,penting untuk melakukan penilaian jumlah faktor risiko koroner yang ditemukan pada pasien (risk assessment) guna menentukan sasaran kolesterol yang harus dicapai.Memperbaiki profil lipid berarti menurunkan angka kesakitan dan kematian pada penyandang diabetes,”sebutnya. Diet terapi nutrisi,lanjut dia,bukan berarti mengurangi semua asupan makanan.

Adapun yang paling penting adalah menjaga komposisinya agar seimbang untuk kebutuhan tubuh setiap individu. ”Banyak yang diet makanan dengan mengurangi semua porsinya,ini yang salah.Hal itu justru akan menyebabkan dismetabolisme yang lain,” ujar Dante.

dikutip dari: Okezone.com, Merdeka.com, Tribunnews.com




Sabtu, 13 Oktober 2012

Pengertian dan Jenis Penyakit pada Ginjal

pengertian diabetes melitus dan insipidus, info tentang penyakit ginjal lengkap dan rinci, blog kesehatan dan gaya hidup

Ginjal merupakan organ eksresi utama pada tubuh manusia. Ginjal merupakan organ pembentuk urin. Pembentukan urin dilakukan secara bertahap mulai dari penyaringan (filtrasi), penyerapan kembali (reabsorpsi) dan sekresi. Proses tersebut terjadi pada bagian-bagian ginjal tertentu, misalnya filtrasi terjadi di glomerulus.

Ginjal dapat mengalami gangguan yang dapat menyebabkan masalah seperti gagalnya proses penyaringan hingga ginjal tidak dapat menghasilkan urin. Berikut jenis-jenis penyakit yang dapat menyerang ginjal.

1. Albuminuria
Albuminuria adalah penyakit yang terjadi akibat ginjal tidak bisa melakukan proses penyaringan, khususnya penyaringan protein. Karena protein (albumin) tidak disaring, maka protein tersebut dapat keluar bersama urin.

2. Batu ginjal
Batu ginjal merupakan penyakit yang terjadi karena adanya sesuatu yang mengendap pada rongga ginjal atau kandung kemih. Endapan tersebut dapat terbentuk dari senyawa kalsium dan penumpukan asam urat. Sering menahan buang air kecil dan kurang minum dapat menjadi penyebab terbentuknya batu ginjal. Selain itu, batu ginjal juga dapat disebabkan oleh kelainan metabolisme yang menyebabkan terjadinya penumpukan asam urat dan senyawa kalsium.

Penyakit batu ginjal dapat diatasi dengan obat-obatan tertentu. Dengan perkembangan teknologi, batu ginjal dapat dihancurkan dengan menggunakan sinar laser. Batu ginjal akan menjadi serpihan kecil yang kemudian keluar bersama urin. Namun, pengobatan dengan obat-obatan dan sinar laser hanya untuk batu ginjal yang berukuran kecil. Batu ginjal yang sudah membesar dapat diangkat melalui proses operasi.

3. Diabetes melitus
Diabetes melitus (kencing manis) merupakan penyakit yang disebabkan oleh rendahnya kadar hormon insulin yang ada dalam tubuh. Kadar insulin yang rendah dapat mengganggu proses perombakan glukosa menjadi glikogen, akibatknya kadar gluosa yang ada di dalam darah mengalami peningkatan. Kadar glukosa yang meningkat tidak dapat diserap kembali sehingga glukosa akan keluar bersama dengan urin.

4. Diabetes insipidus
Diabetes insipidus adalah penyakit akibat kekurangan hormon ADH (hormon anti diuretik). Hormon ADH adalah hormon yang berfungsi untuk mempermudah proses penyerapan air pada pembuluh distal dan pembuluh pengumpul. Bila konsentrasi air yang ada dalam darah turun (cairan darah lebih pekat), maka akan terjadi sekresi hormon ADH dan hormon tersebut dialirkan bersama dengan darah. Urin yang dihasilkan nantinya berjumlah sedikit.

Sebaliknya, bila darah mengandung konsentrasi air yang tinggi (darah lebih encer), maka hormon ADH yang disekresikan berkurang dan urin yang dihasilkan banyak dan encer. Pada penderita diabetes insipidus, volume urin yang dihasilkan lebih banyak dari keadaan normal, bahkan bisa sampai 30 kali dari volume urin yang normal. Akibatnya, buang air kecil sering dilakukan oleh penderita.

5. Nefritis
Nefritis merupakan penyakit infeksi pada ginjal. Infeksi tersebut dapat disebabkan oleh bakteri Streptococcus yang masuk melalui saluran pernapasan lalu ikut terbawa oleh darah menuju ginjal. Infeksi ini menyebabkan peradangan. Peradangan tersebut menyebabkan ketidakmampuan ginjal untuk menyaring sel-sel darah dan protein yang masuk bersama dengan urin primer. Seain itu, peradangan juga dapat menyebabkan urea yang masuk ke dalam darah melebihi batas normal. Kondisi ini disebut dengan uremia. Adanya urea di dalam darah dapat menyebabkan penyerapan air terganggu, kemudian air akan mengumpul pada kaki atau bagian tubuh lainnya. Kondisi ini disebut dengan edema.

6. Gagal ginjal (anuria)
Anuria atau gagal ginjal adalah kegagalan ginjal dalam membuat urin. Kondisi ini disebabkan oleh glomerulus yang mengalami kerusakan. Kerusakan tersebut penyebabkan proses penyaringan tidak bisa dilakukan sehingga urin yang dihasilkan tidak ada. Penderita gagal ginjal dapat ditangani dengan menggunakan ginjal buatan yang prosesnya dikenal dengan cuci darah. Cuci darah tersebut menggunakan suatu alat yang disebut dengan mesin hemodialisis. Pilihan lain untuk penderita gagal ginjal adalah dengan cangkok ginjal. Kelemahannya adalah sulitnya mencari donor ginjal yang cocok untuk tubuh penderita.

Itulah 6 jenis penyakit yang dapat terjadi pada ginjal.

Senin, 23 Juli 2012

Gejala, Pengobatan dan Perawatan Pneumonia

penyakit paru-paru, gejala infeksi paru paru

Pneumonia merupakan penyakit di mana paru-paru terkena infeksi. Infeksi tersebut bisa menyerang salah satu atau kedua paru-paru. Bila infeksi menyerang kedua paru-paru, maka disebut dengan pneumonia ganda.

Paru-paru merupakan organ penting pada sistem pernapasan. Udara yang mengandung oksigen disaring oleh paru-paru pada proses pernapasan. Oksigen tersebut diedarkan ke seluruh tubuh bersama dengan aliran darah yang dialirkan dari tabung pernapasan oleh alveolus. Kapiler atau pembuluh darah dikelilingi oleh kantung-kantung udara kecil yang disebut alveolus.

Udara pernapasan dipasok ke alveolus dan oksigen dilarutkan dalam darah. Dalam darah terjadi ikatan antara oksigen dengan hemoglobin yang disebut oksihemoglobin. Oksigen lalu diedarkan ke seluruh tubuh oleh sel darah merah. Oksigen sangat penting bagi pembentukan energi dalam tubuh. Fungsi alveolus dapat terganggu ketika seseorang terkena penyankit pneumonia.

Pneumonia dapat menyebabkan paru-paru tidak berfungsi dengan baik karena infeksi dapat menghasilkan cairan yang menghalangi alveolus. Dengan begitu, kadar oksigen yang diedarkan oleh darah lebih rendah karena oksigen kurang mampu menembus paru-paru. Proses pernapasan bisa semakin terganggu bila kedua paru-paru terkena pneumonia.

Penyakit pneumonia tidak memandang usia, dari bayi, anak-anak, remaja hingga orang tua dapat terkena penyakit ini. Penyakit ini disebabkan oleh infeksi virus atau bakteri. Ketika seseorang terkena flu, orang tersebut bisa berpeluang untuk terkena pneumonia. Hal ini dapat terjadi karena iritasi yang disebabkan oleh flu dapat membuat virus atau bakteri lebih mudah masuk ke dalam paru-paru yang nantinya dapat menimbulkan infeksi.

Bakteri atau virus penyebab pneumonia dapat mengakibatnkan kerusakan, yang parahnya tergantung pada kesehatan penderitanya. Bila penyebab pneumonia adalah bakteri, penderita dapat merasakan demam dengan suhu tinggi disertai menggigil. Bila pneumonia disebabkan oleh virus, maka akan berkembang lambat dan butuh waktu lama untuk mengusir virus penyebab pneumonia tersebut. Penderita juga dapat mengaami sakit kepala, sakit pada bagian dada, batuk dan sakit pada otot. Hal ini juga dapat membuat penderita mengalami sulit bernapas sehingga dapat bernapas dengan frekuensi cepat yang dapat membuatnya batuk dan mengeluarkan lendir.

Pengobatan Pneumonia
Pengobatan yang tepat dapat membuat penderitanya sembuh total. Pada pemeriksaan, dokter akan memeriksa paru-paru dengan menggunakan stetskop. Suara xang terdengar di stetoskop dapat membantu dokter menentukan apakah terkandung cairan atau tidak. Bila terdengar seperti berderak atau gelembung, maka hal ini bisa dijadikan indikasi bahwa seseorang terkena pneumonia. Seain itu, rontgen pada bagian dada juga diperlukan. Daerah putih yang merata menunjukkan adanya penumpukan cairan. Dengan melihat hasil rontgen, dokter dapat menentukan infeksi disebabkan oleh virus atau bakteri. Jika pneumonia disebabkan oleh bakteri, maka dokter dapat memberikan resep antiobiotik. Bila pneumonia disebabkan oleh virus, maka antibiotik tidak dapat bekerja. Obat yang diberikan adalah obat penurun demam dan batuk.

Perawatan Pneumonia
Penderita pneumonia memerlukan tidur dan istirahat yang cukup untuk memperkuat sistem kekebalan tubuh. Selain itu, penderita juga harus mencuci tangan secara teratur untuk mencegah kuman berbahaya.

Rabu, 18 Juli 2012

Jenis diabetes serta Gejala dan Cara Mengobatinya

Diabetes merupakan penyakit dimana tubuh tidak dapat mengatur kadar gula dalam darah, sehingga kandungan gula dalam darah terlalu tinggi. Diabetes mempengaruhi cara tubuh menangani karbohidrat, protein dan lemak. Diabetes bisa mengakibatkan dampak yang serius bagi kesehatan bila tidak diobati. Kadar gula darah diatur oleh hormon insulin yang dihasilkan oleh pankreas.

Gejala Diabetes

gejala diabetes, seperti apa ciri-ciri penderita diabetes, cara mengobati diabetes
Berikut beberapa gejala umum dari penyakit diabetes.

- sering buang air kecil
- sering kehausan
- merasakan lelah yang berlebihan
- rasa lapar meningkat

Selain itu, ada beberapa gejala lainnya dari penyakit diabetes. Berikut beberapa gejala-gejalanya.

- pandangan kabur
- mengalami infeksi kulit yang sulit disembuhkan
- gangguan gusi
- kerontokan rambut


Jenis-jenis Diabetes

Diabetes terdiri dari 2 tipe, yaitu tipe I dan tipe II .

Diabetes tipe I
Penyebab diabetes tipe I adalah ketidakmampuan pankreas dalam menghasilkan insulin.

Diabetes tipe II
Penyebab dari diabetes tipe II adalah jaringan tubuh menjadi resisten terhadap insulin.

Kondisi tubuh yang berhubungan dengan diabetes tipe II adalah hipoglikemia dan hiperglikemia. Orang yang menderita obesitas sangat berisiko untuk mendapatkan diabetes tipe II.


Pengobatan
Seseorang yang terkena diabetes, hal utama yang perlu diperhatikan adalah kadar gula dalam darah. Mengontrol gula darah merupakan langkah untuk mengobati diabetes. Untuk menghilangkan komplikasi yang disebabkan oleh diabetes, harus melakukan diet yang sehat dan olahraga. Pengujian gula darah dapat menunjukkan ukuran yang cocok kadar gula dalam darah. Hal ini tergantung pada usia. Pada usia muda dengan asumsi tidak banyak komplikasi yang sesuai adalah 80 - 120 mg/dl dan pada usia tua adalah 100 mg/dl.

Penderita diabetes dapat memperbaiki kondisinya dengan cara pengobatan, memilih diet yang cocok, latihan yang tepat dan menjaga berat badan yang sehat. Makanan yang cocok untuk penderita diabetes adalah makanan yang mengandung gizi tinggi tetapi rendah lemak dan rendah kalori, seperti buah-buahan dan sayur-sayuran.

Gejala dan Pengobatan Penyakit Flu Perut (Muntaber)

Flu perut atau muntaber merupakan suatu jenis infeksi pada sistem pencernaan, terutama usus dan lambung. Flu perut disebut juga gastroenteritis. Penyakit ini dapat disebabkan oleh bakteri parasit atau infeksi virus yang menyebar melalui makanan dan minuman yang telah terkontaminasi.

Penyakit ini juga dapat disebabkan oleh racun tertentu yang terkandung di dalam beberapa makanan laut. Selain itu, penyakit ini dapat disebabkan karena penggunaan obat pencahar yang kuat untuk mengatasi sembelit.

Gejala muntaber ditandai dengan muntah, diare dan bahkan demam yang disertai dengan dehidrasi. Awal gejala muntaber ditandai dengan rasa sakit dan kram pada perut.

pengobatan muntaber, cara megobati mutaber
Penderita muntaber harus diberikan minum secara teratur untuk menekan gejala dehidrasi. Minum air putih biasa tidak cukup untuk penderita muntaber. Minuman untuk penderita muntaber harus mempunyai kombinasi yang cocok antara gula, garam dan air. Minuman seperti ini bisa didapatkan di toko obat. Beberapa minuman seperti minuman olahraga dan teh tidak memenuhi kandungan gula, garam dan air yang cukup sehingga tidak baik untuk penderita diabetes.

Risiko terbesar pada muntaber adalah ketika tubuh kekurangan air dan garam. Bukan hanya memperburuk keadaan, tetapi dapat menyebabkan kematian bila penderita tidak segera ditolong.

Penderita muntaber tidak dianjurkan untuk memakan makanan yang pedas atau manis. Selain itu, makan gorengan juga tidak baik untuk penderita muntaber. Bila tubuh kekurangan cairan, penderita bisa menunjukkan gejala-gejala seperti mulut kering, pola tidur yang tidak seperti biasanya, rasa haus yang kuat dan penurunan urin.

Cara meringankan penyakit muntaber adalah dengan memperbanyak istirahat hingga muntah dan daire berhenti. Bila dalam waktu 24 jam muntah dan diare belum juga berhenti, penderita harus dibawa ke dokter untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.

Setelah meneliti feses dan uji darah penderita, dokter memberi resep antibiotik jika didiagnosa terdapat infeksi. Selain itu, obat anti mual juga diberikan kepada penderita. Jika penderita telah banyak kehilangan cairan tubuh, penderita dapat dirawat ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan lanjutan.

Pada program pengobatan diabetes, olahraga adalah hal yang penting untuk dilakukan. Ada berbagai olahraga yang bisa dilakukan setiap hari, seperti jalan kaki, jogging bersepeda dan lain-lain. Selan dengan olahraga, mempertahankan berat badan sesuai dengan usia dan tingkat aktivitas juga sangat diperlukan bagi penderita diabetes.

Dalam pengobatan diabetes, obat juga diperlukan bila diet dan olahraga belum memenuhi tujuan. Pengobatan diabetes bisa berupa penyuntikan hormon insulin sesuai yang dibutuhkan atau bisa juga dengan menggunakan pompa insulin.

Jadi, diabetes bisa diatasi bila penderita punya keseriusan dalam usaha mengobati penyakit tersebut. Meskipun diabetes dapat membuat orang menderita, ha itu bukan berarti akhir kehidupan.

Cara Meringankan Penyakit Bronkitis | Mengobati Bonkitis

Bronkitis merupakan salah satu penyakit yang menyerang sistem pernapasan. Bronkitis merupakan penyakit peradangan pada tabung bronkial yang disebabkan oleh infeksi virus.
Namun, beberapa kasus menunjukkan bahwa bronkitis juga dapat disebabkan oleh infeksi jamur dan bakteri.

Bronkitis terbagi menjadi 2 macam, yaitu bronkitis akut dan bronkitis kronis. Bronkitis akut biasanya disebabkan oleh virus. Bronkitis jenis ini biasanya berlangsung dalam kurun waktu 10 - 12 hari. Berikut tanda-tanda penyakit bronkitis akut.


Mengobati Bonkitis
1. Demam ringan


2. Nyeri dada ringan


3. Kemacetan sinus


4. Batuk berdahak


5. Ada desahan suara saat bernapas


6. Ada rasa tidak nyaman di bagian dada


7. Kelelahan

Penyakit bronkitis dapat disembuhkan dengan meminum obat yang disarankan oleh dokter. Selain itu, penyakit bronkitis juga dapat diobati dengan cara herbal.

Berikut beberapa bahan herbal yang dapat mengobati atau setidaknya meringankan penyakit bronkitis.

1. Minyak kayu putih
Minyak kayu putih dapat membantu meringankan batuk yang berhubungan dengan bronkitis. Minyak kayu putih juga membantu melonggarkan dahak agar mempermudah paru-paru untuk sekresi lendir.

2. Bawang putih
Bawang putih dapat mengurangi risiko penyakit bronkitis. Bawang putih memiliki kandungan bahan kimia yang dapat membunuh bakteri dan virus. Dengan kata lain, bawang putih merupakan antibakteri dan antivirus.

3. Tanaman jelatang
Tanaman jelatang juga merupakan tanaman herbal yang dapat digunakan untuk mengatasi penyakit bronkitis. Tanaman jelatang tidak hanya untuk mengobati bronkitis saja, tetapi bisa juga untuk mengobati jenis penyakit pernapasan lainnya. Perpaduan antara akar dan daun jelatang yang dicampur dengan madu dapat meringankan penyakit bronkitis.

4. Makanan yang mengandung vitamin C
Makanan yang mengandung vitamin C juga bisa mengurangi dan mencegah penyakit bronkitis. Vitamin C bisa didapatkan dari buah-buahan, misalnya jeruk.

5. Makanan yang mengandung magnesium
Selain makanan yang mengandung vitamin C, makanan yang mengandung magnesium juga dapat membantu mengurangi gejala penyakit bronkitis.

Dalam upaya pencegahan atau pengobatan, hindari alkohol dan rokok. Kebiasaan meminum alkohol dan menghisap rokok dapat meningkatkan risiko terkena penyakit bronkitis. Bukan hanya meningkatkan risiko terkena penyakit bronkitis, meminum alkohol dan menghisap rokok juga mempunyai dampak buruk lainnya bagi kesehatan.

Tanda-tanda Serangan Jantung

Serangan jantung merupakan gejala yang secara tiba-tiba menyerang jantung yang dapat menyebabkan penderitanya mengalami kematian bila tdak segera ditolong. Orang yang mengalami serangan jantung bisa merasakan gejala-gejala tertentu sebelumnya. Bila tidak terdeteksi, maka dapat memperparah kondisi penderita. Perempuan lebih berisiko untuk terkena serangan jantung daripada laki-laki.

Setidaknya ada 4 gejala serangan jantung. Bila ada yang merasakan tanda-tanda tersebut, maka harus segera mendapatkan perawatan. Berikut tanda-tanda serangan jantung.

Tanda-tanda Serangan Jantung, artikel tentang penyakit serangan jantung
1. Tubuh bagian atas tidak nyaman
Banyak korban serangan jantung yang merasakan sakit pada bagian atas mereka, seperti bahu, rahang, punggung atau lengan sebelum adanya sensasi yang tidak biasa pada dada. Ha ini juga termasuk sensasi yang tidak biasa pada perut. Oleh karena itu, bisa timbul kekeliruan antara gejala serangan jantung dan mulas atau sakit perut biasa.

2. Rasa sakit atau tidak nyaman pada bagian dada
Rasa sakit pada bagia dada yang berhubungan dengan serangan jantung mungkin tidak besar, melainkan rasa ketidaknyamanan pada dada. Rasa tidak nyaman ini bisa datang dan pergi. Penderita dapat merasa tekanan di dada atau merasa dadanya diremas-remas. Rasa sakit atau tidak nyaman biasanya timbul di dada bagian tengah korban.

3. Sesak napas
Sesak napas pada gejala serangan jantung biasanya terjadi bersamaan dengan rasa sakit atau tidak nyaman di dada. Sesak napas bisa termasuk ketidakmampuan menangkap napas, hingga benar-benar tidak mampu bernapas. Korban serangan jantung bisa merasakan gejala ini sebagai efek samping dari kegiatan yang ia lakukan saat serangan jantung terjadi.

4. Sakit perut
Rasa sakit perut pada seseorang biasanya sebagai gejala peringatan dini serangan jantung. Hal ini ditambah dengan rasa tidak nyaman di perut yang dapat menyebabkan penderitanya bisa menyangka kalau dirinya hanya terkena sakit perut biasa.

Gejala lain yang termasuk gejala umum dari serangan jantung adalah pusing. Selain itu, korban juga bisa mengeluarkan keringat dingin dari dalam tubuhnya.

Meski perempuan lebih berisiko terkena serangan jantung daripada laki-laki, hal itu bukan berarti laki-laki mengabaikan serangan jantung. Bagi yang merasa ada masalah pada bagian jantung, ada baiknya untuk berkonsultasi ke dokter sebelum terlambat. Serangan jantung bisa datang secara tiba-tiba dan dapat mematikan seseorang secara mendadak.

Senin, 16 Juli 2012

Cara Alami Mengobati Sakit Tenggorokan

Sakit tenggorokan merupakan jenis penyakit ringan yang dapat diobati dengan cara alami. Sakit tenggorokan dapat disebabkan oleh beberapa faktor, sepertu flu dan radang tengggorokan. Sakit tenggorokan dapat menyebabkan rasa kekeringan di tenggorokan.

Meski tergolong sebagai penyakit ringan, sakit tenggorokan bukanlah penyakit yang harus diabaikan. Pengobatan sakit tenggorokan dapat dilakukan dengan cara meminum obat yang bisa didapatkan di warung. Namun, ada cara herbal yang dapat menyembuhkan sakit tenggorokan.

Berikut bahan-bahan herbal untuk mengobati sakit tenggorokan.

obat sakit tenggorokan, mengobati radang tenggorokan, tips mengobati sakit tenggorokan
1. Air hangat
Meminum air hangat dapat melumasi dan menjaga tenggorokan. Dengan memperbanyak minum, terutama minum air hangat dapat meredakan sakit tenggorokan.

2. Teh daun raspberry
Teh daun raspberry merupakan teh yang serba guna. Selain hanya digunakan sebagai minuman teh, teh daun raspberry juga bisa digunakan untuk berkumur untuk mengobati sakit tenggorokan.

3. Air panas dan minyak kayu putih
Air panas yang ditambahkan dengan minyak kayu putih dapat digunakan sebagai obat untuk mengatasi sakit tenggorokan. Caranya teteskan beberapa tetes minyak kayu putih ke dalam semangkuk air panas lalu hirup campuran antara air dan minyak kayu putih tersebut. Metode ini berfungsi untuk membantu membuka saluran hidung dan mengatasi infeksi yang mungkin dapat menyebabkan sakit tenggorokan.

4. Lemon dan madu
Bahan herbal lainnya untuk mengobati sakit tenggorokan adalah lemon dan madu. Campuran antara lemon dan madu dapat mengatasi kekeringan di tenggorokan. Selain itu, campuran ini juga dapat mengatasi rasa gatal pada tenggorokan. Manfaat lainnya adalah untuk mengatasi radang tenggorokan.

5. Permen keras
Menghisap permen keras juga dapat mengobati sakit tenggorokan. Gula dalam permen merupakan sumber penenang tenggorokan. Menghisap permen keras bermanfaat untuk meningkatkan produksi air liur yang secara alami dapat menghentikan kekeringan pada tenggorokan.

Itulah beberapa cara alami untuk mengobati sakit tenggorokan. Namun, minum banyak air, khususnya air hangat merupakan metode yang paling mudah untuk dilakukan. Memang tidak salah membeli obat pereda sakit tenggorokan di warung, tetapi tidak salah juga mencoba melakukan pengobatan sakit tenggorokan secara herbal.

Jumat, 13 Juli 2012

Penyebab dan Pengobatan Tekanan Darah Tinggi

Tekanan darah tinggi merupakan keadaan dimana tekanan darah lebih tinggi dari batas normal. Tekanan darah tinggi juga disebut hipertensi.

Tekanan darah seseorang dapat dipengaruhi oleh jenis kelamin, usia, tinggi badan, berat badan, aktivitas fisik, suasana hati dan penyakit lain seperti penyakit ginjal dan jantung. Selain itu, kecemasan juga dapat mempengaruhi tekanan darah seseorang.

Ada banyak faktor yang dapat berpengaruh terhadap tekanan darah. Semakin tua usia seseorang, semakin tinggi tekanan darahnya.

obat darah tingggi manjur, cara mengatasi penyakit tekanan darah tinggi ampuh
Jenis kelamin juga dapat berpengaruh terhadap tekanan darah. Laki-laki mempunyai tekanan darah lebih tinggi daripada perempuan. Selain itu, tinggi badan juga berpengaruh terhadap tekanan darah.

Orang yang berbadan tinggi mempunyai tekanan darah lebih tinggi bila dibandingkan dengan orang yang tinggi badannya lebih pendek.

Orang yang memiliki tekanan darah tinggi mempunyai risiko terkena penyakit-penyakit berbahaya tertentu. Salah satunya adalah dapat meningkatkan risiko terkena penyakit jantung koroner dan stroke.


Penyebab tekanan darah tinggi ada berbagai macam. Penyebab darah tinggi dapat digolongkan menjadi 2 macam, yaitu penyebab primer dan penyebab sekunder.

Penyebab tekanan darah tinggi termasuk ke dalam penyebab primer bila penyebabnya adalah hal yang pasti. Contoh primer yaitu kebiasaan menghisap rokok, kadar kolesterol dalam dalam darah yang tinggi dan kelebihan berat badan. Bila penyebab tekanan darah tinggi berkaitan dengan suatu penyakit tertentu, maka temasuk ke dalam penyebab sekunder. Contoh penyebab sekunder yaitu imobilitas, obesitas, sakit kronis, kanker, obat-obatan ilegal dan rasa sakit akibat luka bakar.

Diagnosa
Tekanan darah tinggi dapat didiagnosa melalui tes darah dan urin. Tingkat koesterol dalam darah dan fungsi ginjal juga diperiksa. Kebiasaan makan dan tingkat aktivitas juga perlu diketahui.

Pengobatan
Tekanan darah tinggi dapat diatasi dengan cara diet serat, meningkatkan aktivitas fisik dan penurunan berat badan. Menghindari makanan yang mengandung kolesterol juga baik untuk penderita tekanan tinggi untuk mengurangi kadar kolesterol di dalam tubuh. Bila penyebab tekanan darah tinggi adalah karena penyakit, maka penyakit tersebut harus diobati terlebih dahulu.

Selasa, 10 Juli 2012

Gejala dan Penyebab Penyakit Kanker Tenggorokan

Kanker merupakan salah satu penyakit paling mematikan di dunia. Kanker dapat dialami oleh siapa saja, tidak peduli jenis kelamin, usia atau status sosial. Kanker merupakan penyakit yang ditandai dengan munculnya sel-sel abnormal yang tak terkendali pada jaringan normal.

Sel kanker bisa berkembang pada jaringan hingga organ, seperti payudara, kulit, saraf, tulang dan paru-paru. Pertumbuhan sel kanker dapat menghalangi fungsi organ-organ vital atau bisa juga menyebar ke seluruh tubuh.

gejala kanmker tenggorokan, penyekab kanker tengg
Salah satu jenis kanker adalah kanker tenggorokan. Kanker tenggorokan merupakan kanker yang ditandai dengan munculnya pertumbuhan jaringan abnormal pada laring, pita suara atau bagian lain dari tenggorokan. Kanker tenggorokan dapat melibatkan tumor di dasar lidah, laring, pita suara dan amandel.

Risiko penyakit kanker tenggorokan bisa didapat oleh para pecandu alkohol dan perokok. Meminum akohol dan menghisap rokok berisiko besar dalam pertumbuhan kanker tenggorokan. Jenis kanker ini juga bisa disebabkan karena adanya pembesaran kelenjar tiroid atau disebut juga gondok kronis.

Hal ini bisa disebabkan oleh faktor genetik atau paparan radiasi. Meski tembakau diperkirakan menjadi penyebab besar kanker tenggorokan, penyakit ini belum diketahui secara pasti penyebabnya.

Gejala kanker tenggorokan tergantung pada letak dan jenis tumor. Misalnya, kanker paru-paru dapat menyebabkan sesak napas, nyeri dada atau batuk. Sedangkan kanker usus dapat menyebabkan sembelit, darah pada tinja dan diare. Kanker tenggorokan mempunyai gejala umum, seperti: berkeringat di malam hari, demam, penurunan berat badan, menggigil, kelelahan dan kehilangan nafsu makan.

Berikut gejala lain dari kanker tenggorokan
1. Batuk persisten.
2. Terdapat benjolan atau pembengkakan pada tenggorokan.
3. Adanya perasaan seperti ada sesuatu yang menyangkut di tenggorokan.
4. Mengalami perubahan suara.
5. Sakit tenggorokan.
6. Kesulitan menelan makanan.
7. Mengalami kesulitan bernapas.
8. Gangguan gastraintestinal, seperti diare atau sembelit.
9. Adanya pembengkakan kelenjar getah bening.


Pencegahan  Kanker Tenggorokan
Salah satu cara untuk mencegah kanker tenggorokan adalah dengan tindak merokok dan meminum alkohol. Seperti yang tertera pada bungkus rokok bahwa merokok bisa menyebabkan kanker.


Pengobatan  Kanker Tenggorokan
Dengan kemajuan zaman, sudah tersedia obat untuk penyakit kanker. Obat yang ada tidak dimaksudkan untuk menghancurkan sel kanker dan mengobati kanker, tapi hanya untuk mengurangi risiko yang diakibatkan oleh kanker dan untuk pencegahan penyebaran kanker ke bagian tubuh lainnya. Kanker yang terlambat diobati bisa menyebabkan kematian. Jadi, pengobatan yang baik dilakukan adalah ketika stadium awal.

Cara Mencegah dan Mengobati Penyakit Batu Ginjal

Batu ginjal merupakan benda seperti batu yang mengendap di dalam ginjal. Orang yang memiliki batu ginjal bisa tidak merasakan sakit selama batu ginjal tersebut berada di salah satu atau kedua ginjal orang tersebut.

Rasa sakit akan timbul ketika batu ginjal tersebut keluar dari ginjal dan masuk ke dalam saluran ureter lalu bergerak menuju ke kandung kemih. Rasa sakit tersebut tergantung pada bentuk dan ukuran batu ginjal. Bau ginjal tersebut dapat menghalangi aliran air seni dan juga bisa menyebabkan pendarahan.

artikel tentang penyakit batu ginjal, penyebab batu ginjal, pencegahan penyakit batu ginjal
Batu ginjal berukuran kecil dapat terbuang bersama urin tanpa hambatan. Namun, batu ginjal yang berukuran besar dapat menyebabkan rasa sakit saat hendak keluar dari dalam tubuh.

Batu ginjal berukuran besar yang terjebak di dalam saluran ureter bisa menyebabkan tekanan dan rasa sakit. Batu ginjal yang terjebak di dalam saluran ureter dapat menyebabkan infeksi. Hal ini juga bisa mengakibatkan ginjal mengalami kerusakan.


Penyebab Penyakit Batu Ginjal
Batu ginjal dapat disebabkan oleh beberapa hal. Salah satunya adalah kurang minum air. Selain itu, sering menahan buang air kecil juga dapat menyebabkan pembentukan batu ginjal. Kandungan kalsium yang terlalu berlebihan dalam tubuh juga dapat menimbulkan batu ginjal.

Pengobatan Penyakit Batu Ginjal
Batu ginjal dapat diobati dengan menggunakan produk kesehatan tertentu. Dengan produk tersebut, batu ginjal bisa keluar bersama urin berbentuk serpihan. Batu ginjal dengan ukuran besar dapat diangkat dengan cara operasi.

Pencegahan Penyakit Batu Ginjal
Batu ginjal dapat dicegah dengan berbagai cara. Salah satunya adalah dengan memperbanyak minum air. Minum 2 sampai 3 liter air dalam sehari cukup untuk membersihkan ginjal dari zat yang dapat menimbulkan kontaminasi. Minum air yang cukup dapat menjaga tubuh dari dehidrasi. Hal lain yang perlu dihindari untuk mencegah batu ginjal adalah meminum alkohol dan soda. Kedua minuman tersebut dapat mengakibatkan dehidrasi yang tidak baik untuk ginjal.

Selain itu, pencegahan batu ginjal juga bisa dengan mengubah pola makan dan menyesuaikan garam dan mineral yang dapat menyebabkan batu ginjal. Terlalu banyak kalsium dalam tubuh juga dapat menyebabkan batu ginjal. Contoh minuman yang kaya akan kalsium adalah susu.

Batu ginjal juga dapat disebabkan karena asam urat. Memakan makanan yang dapat meningkatkan produksi asam urat dapat menimbulkan pembentukan batu ginjal. Mengurangi memakan makanan jeroan dapat mengurangi asam urat di dalam tubuh yang juga mengurangi resiko terkena batu ginjal.

Sabtu, 07 Juli 2012

Cara ampuh mengobati penyakit Wasir atau ambeien

Wasir atau ambeien merupakan penyakit gangguan pencernaan akibat pelebaran pembuluh darah di daerah anus sehingga dapat terjadi pendarahan saat buang air besar. 

Wasir dapat menyebabkan feses yang dikeluarkan menjadi bercampur darah. Orang yang terkena wasir akan merasa sakit saat buang air besar, apalagi feses (tinja) yang dihasilkan adalah feses yang keras. Feses yang keras membutuhkan tekanan ekstra agar bisa dikeluarkan dan hal ini bisa menimbulkan rasa sakit pada penderita wasir.

Wasir dibagi menjadi 2 macam, yaitu wasir internal dan wasir eksternal. Pada wasir internal, wasir dapat ditemukan di sekitar rektum. Sedangkan pada wasir eksternal, wasir dapat ditemukan di sekitar anus.

gejela penyakit wasir, tips [encegahan ambeien, cara ampuh megobati wasir
Penyakit wasir terjadi karena berbagai sebab. Di antaranya adalah konstipasi atau sembelit. Sembelit merupakan gangguan pencernaan yang menyebabkan seseorang sulit buang air besar. Penderita sembelit dapat memerlukan waktu terlalu lama dan mengejan terlalu keras buang air besar.

Terlalu lama berjongkok dapat mengakibatkan daerah anus semakin lama mendapatkan tekanan dan mengejan terlalu keras juga dapat meningkatkan tekanan di daerah anus. Bila hal ini terjadi terus-menerus, bisa mengakibatkan wasir. Oleh karena itu, perlunya memakan makanan yang mengandung serat untuk memperlancar BAB.

Hal lain yang dapat menyebabkan wasir adalah terlalu lama duduk. Aktivitas duduk dapat meningkatkan tekanan di daerah anus.

Wasir yang berkepanjangan bisa juga menyebabkan anemia (kurang darah). Hal itu karena penderita wasir bisa kehilangan darah saat BAB.

Bagaimana bila sudah terkena wasir? Mengatasi masalah wasir bergantung pada seberapa parah wasir yang diderita. Kalau wasir yang diderita adalah karena sembelit, maka cara mengatasinya adalah dengan memakan banyak makanan berserat. Saat ini sudah tersedia minuman serbuk yang dapat memperlancar buang air besar dengan harga yang relatif murah. BAB lancar dan feses tidak terlalu keras dapat mengurangi wasir. Bila sudah parah, bisa mengunjungi klinik wasir.

Wasir bukanlah suatu penyakit yang mematikan. Namun, wasir dapat mengganggu kehidupan sehari-hari. Oleh karena itu, pencegahan merupakan upaya terbaik untuk menghindari wasir.

Mengobati Penyakit Ambeien / Penyakit Wasir

Pengobatan wasir dapat secara herbal. Mungkin dilain waktu saya akan coba untuk carikan artikel tentang pengobatan ambeien secara herbal. Namun sebelumnya ada sedikit tips untuk mengobati penyakit ambeien / wasir sebagai berikut:
  1. Selalu mengkonsumsi makanan berserat. Lebih bagus kalau makan sayur setiap hari, menurut pengalaman isteri saya (kebetulan isteri saya pernah mengalami penyakit ambeien) kalau tidak makan sayur sampai 3 hari berturut-turut maka biasanya penyakit ambeien / wasir tersebut akan kambuh lagi.
  2. Minum Susu. Jika tidak sempat mengkonsumsi makanan berserat usahakan untuk Minum Susu sebagai penggantinya. Lebih bagus lagi kalau anda juga makan-makanan berserat dan juga ditambah dengan minum susu.
  3. Minum air yang cukup.
  4. Jangan menahan kencing dan berak. Jangan pernah sesekali menahan kencing dan juga berak karena hal ini akan mengakibatkan penyakit ambeien kambuh lagi. Selain itu pada saat berak usahakan jangan terlalu mengedan hal itu juga akan menyebabkan penyakit ambeien semakin parah.
  5. Jangan terlalu sering memakai pakaian terlalu ketat. Bahkan kalau bisa jangan pernah lagi memakain pakaian yang ketat.
  6. Satu lagi nih. Hindari mengkonsumsi cabe, biasa terlalu banyak makan cabe, maka ambeien biasanya langsung kambuh lagi.

Senin, 24 Oktober 2011

Waspada Gagal Ginjal Pada Anak

Tips Kesehatan - Gak nyangka Gan, sedih banget, ponakan sendiri yang masih umur 9 tahun, setelah setahun didiagnosa gagal ginjal dan harus cuci darah.

Mungkin bisa dishare supaya para orang tua waspada dan mengambil langkah sedini mungkin untuk buah hati tercinta

Gagal ginjal kronik adalah suatu keadaan menurunnya laju filtrasi glomerulus (LFG) yang bersifat tidak reversibel, dan terbagi dalam beberapa stadium sesuai dengan jumlah nefron yang masih berfungsi, seperti tertera dalam tabel 1 dibawah ini.1 Gagal ginjal kronik
2. Adalah apabila laju filtrasi glomerulus kurang dari 50 ml/menit/1.73m2 luas permukaan tubuh, oleh karena dibawah kadar fungsi ginjal tersebut gangguan asidosis metabolik dan hiperparatiroidisme sekunder telah tampak nyata, pertumbuhan mulai terganggu, dan progresivitas penurunan fungsi ginjal akan terus berlanjut. Terapi pengganti ginjal (TPG) baik dialisis maupun transplantasi tidak serta merta diperlukan sampai laju filtrasi glomerulus turun dibawah 10 ml/menit/1.73m2. Dengan dimulainya TPG berarti dimulailah onset dari gagal ginjal terminal (GGT). Gagal ginjal pra-terminal adalah stadium yang belum memerlukan TPG.2
Perawatan anak dengan gagal ginjal haruslah merupakan perawatan yang berkesinambungan sejak dari stadium gagal ginjal pra-trermial, dimana mereka membutuhkan perawatan konservatif untuk mencegah gangguan metabolik, mengoptimalkan pertumbuhannya, dan mempertahankan fungsi ginjalnya selama mungkin, yang bahkan beberapa diantara mereka sampai memasuki masa dewasa. Anak-anak dengan GGT memerlukan perawatan yang lebih kompleks, sebaiknya ditangani dengan pendekatan secara tim. Tim tersebut selain terdiri dari penderita, orang tua penderita dan keluarganya, sebaiknya mengikutsertakan dokter spesialis ginjal anak, perawat yang telah mendapat latihan khusus dalam hal penyakit ginjal anak, ahli gizi yang berpengalaman dalam diet anak dengan penyakit ginjal, guru, pekerja sosial, psikolog anak dan atau psikiater anak.

Gejala yang bisa dideteksi dengan mudah, lanjut Endang, sering mengalami kejang. Kejang terjadi sebagai efek dari ureum dan kreatinin yang meningkat, mengakibatkan peningkatan racun dalam tubuh. Peningkatan racun dalam tubuh inilah yang menyebabkan gagal ginjal dan harus dilakukan cuci darah. Jika berhasil dideteksi ketika masih dalam taraf infeksi, risiko gagal ginjal dapat dicegah.


Infeksi yang dimaksud, selain infeksi ginjal juga kandung kemih. Gejalanya, disertai pula dengan susahnya anak mengalami naik berat badan.”Gagal ginjal pada anak itu bisa karena kelainan bawaan, keturunan, dan juga didapat karena penyakit lain yang membawa efek ke ginjal. Kebanyakan faktor luar. Bukan karena pola makan. Dalam kasus Maulida, awalnya dia sebenarnya mengalami infeksi ginjal namun tidak ditangani dengan baik,” lanjut Endang.

Ternyata, tak hanya Maulida, penderita gagal ginjal anak-anak yang ditangani dr. Endang. Bahkan, ia pernah menangani bayi berusia 1 tahun yang didiagnosis mengalami gagal ginjal. “Tapi karena masih bayi kita nggak bisa terapkan CAPD, sehingga akhirnya tidak tertolong. Yang sedang saya tangani sekarang, ada yang usianya masih 5 tahun, 7 tahun. Jadi memang harus kita waspadai,” lanjut dokter spesialis anak ini.

Penderita yang mengalami gagal ginjal, hanya bisa dinyatakan sembuh setelah melakukan transplantasi ginjal. Tanpa itu, maka seumur hidup akan bergantung pada hemodialisis ataupun Continuous Ambulatory Peritonial Dialysis (CPDA). Sayangnya, transplantasi ginjal pada anak-anak bukan perkara mudah. Bahkan, hingga saat ini hanya bisa dilakukan di luar negeri. Selain memiliki risiko yang jauh lebih tinggi, dokter-dokter di Indonesia belum banyak yang melakukannya.

Dokter Endang pun menitip pesan untuk seluruh orang tua. “Jangan pernah remehkan, sesimpel apapun gejala penyakit yang dialami anak. Segera bawa ke puskesmas atau rumah sakit. Dan kalau perlu jangan hanya mengandalkan satu diagnosa jika memang tidak yakin, atau mencari second opinion,” pesan dia.

Rabu, 19 Oktober 2011

Mengetahui Kolesterol

Tips Kesehatan - Kolesterol merupakan salah satu komponen lemak. Seperti kita ketahui, lemak merupakan salah satu zat gizi yang sangat diperlukan oleh tubuh kita di samping zat gizi lain seperti karbohidrat, protein, vitamin dan mineral. penyakit,tips

Lemak merupakan salah satu sumber energi yang memberikan kalori paling tinggi. Di samping sebagai salah satu sumber energi, sebenarnya lemak atau khususnya kolesterol memang merupakan zat yang sangat dibutuhkan oleh tubuh kita terutama untuk membentuk dinding sel-sel dalam tubuh. Kolesterol juga merupakan bahan dasar pembentukan hormon-hormon steroid. Tetapi bila kolesterol dalam tubuh berlebih akan tertimbun di dalam dinding pembuluh darah dan menimbulkan suatu kondisi yang disebut aterosklerosis yaitu penyempitan atau pengerasan pembuluh darah. Kondisi ini merupakan cikal bakal terjadinya penyakit jantung dan stroke. Kolesterol yang kita butuhkan tersebut, secara normal diproduksi sendiri oleh tubuh dalam jumlah yang tepat. Tetapi ia bisa meningkat jumlahnya karena makanan ekstern yang berasal dari lemak hewani, telur dan yang disebut sebagai makanan sampah (junkfood).

Kolestrol dibedakan menjadi Low-Density Lipoprotein (LDL) dan High-Density Lipoprotein (HDL).
Kolesterol Jahat (Low Density Lipoprotein)
Kolestrol LDL adalah lemak yang jahat karena bisa menimbun pada dinding dalam dari pembuluh darah, terutama pembuluh darah kecil yang menyuplai makanan ke jantung dan otak. Timbunan lemak itu semakin lama semakin tebal dan keras, yang dinamakan arteriosklerosis, dan akhirnya menumbat aliran darah.

Kolestrol LDL yang optimal adalah bila kadarnya dalam darah di bawah 100 mg/dl. Kolestrol LDL 100-129 mg/dl dimasukkan kategori perbatasan (borderline). Jika di atas 130 dan disertai afktor risiko lain seperti merokok, gemuk, diabetes, tidak berolah raga, apalagi jika sudah mencapai 160 atau lebih, maka segera perlu diberi obat.

Kolesterol Baik (High Density Lipoprotein)
Kolestrol HDL disebut lemak yang baik karena bisa membersihkan dan mengangkut timbunan lemak dari dinding pembuluh darah ke hati. Kolestrol HDL yang ideal harus lebih tinggi dari 40 mg/dl untuk laki-laki, atau di atas 50 mg/dl untuk perempuan.

Penyebab kolestrol HDL yang rendah adalah kurang gerak badan, terlalu gemuk, serta kebiasaan merokok. Selain itu hormon testosteron pada laki-laki, steroid anabolik, dan progesteron bisa menurunkan kolesterol HDL, sedangkan hormon estrogen perempuan menaikkan HDL.

Bagaimana Cara Menurunkan Kolesterol?
Buah-buahan dan sayuran secara alami memiliki banyak manfaat dan berkhasiat bagi tubuh manusia serta bebas kolesterol. Selain memperhatikan manfaat dari buah dan sayuran, kita perlu juga memperhatikan cara pengolahan dan penyajian supaya zat-zat penting yang terkandung di dalamnya agar tak hilang.

Dalam memasak, harus diperhatikan lama pemasakan dan panas yang digunakan. Begitu pula dalam mengupas buah. Sebaiknya tidak terlalu banyak membuang bagian kulitnya karena pada bagian dekat permukaan kulit tersebut banyak mengandung vitamin dan mineral penting. Beberapa buah-buahan bahkan dianjurkan dimakan bersama kulitnya seperti apel, jambu biji, dan pir.

Adapun sayur dan buah-buahan yang bermanfaat dalam menurunkan kolesterol, yakni bawang putih, teh hijau, alpukat, kedelai, ikan laut, anggur.

Hipertensi atau Darah Tinggi


Tips Kesehatan - Hipertensi atau Darah Tinggi adalah keadaan dimana seseorang mengalami peningkatan tekanan darah diatas normal atau kronis (dalam waktu yang lama). Hipertensi merupakan kelainan yang sulit diketahui oleh tubuh kita sendiri. Satu-satunya cara untuk mengetahui hipertensi adalah dengan mengukur tekanan darah kita secara teratur.

Diketahui 9 dari 10 orang yang menderita hipertensi tidak dapat diidentifikasi penyebab penyakitnya. Itulah sebabnya hipertensi dijuluki pembunuh diam-diam atau silent killer. Seseorang baru merasakan dampak gawatnya hipertensi ketika telah terjadi komplikasi. Jadi baru disadari ketika telah menyebabkan gangguan organ seperti gangguan fungsi jantung, koroner, fungsi ginjal, gangguan fungsi kognitif atau stroke .Hipertensi pada dasarnya mengurangi harapan hidup para penderitanya.
Hipertensi selain mengakibatkan angka kematian yang tinggi (high case fatality rate) juga berdampak kepada mahalnya pengobatan dan perawatan yang harus ditanggung para penderita. Perlu pula diingat hipertensi berdampak pula bagi penurunan kualitas hidup.
Hipertensi sebenarnya dapat diturunkan dari orang tua kepada anaknya. Jika salah satu orang tua terkena Hipertensi, maka kecenderungan anak untuk menderita Hipertensi adalah lebih besar dibandingkan dengan mereka yang tidak memiliki orang tua penderita Hipertensi.

Diagnosis
Secara umum seseorang dikatakan menderita hipertensi jika tekanan darah sistolik/diastoliknya melebihi 140/90 mmHg (normalnya 120/80 mmHg). Sistolik adalah tekanan darah pada saat jantung memompa darah ke dalam pembuluh nadi (saat jantung mengkerut). Diastolik adalah tekanan darah pada saat jantung mengembang dan menyedot darah kembali (pembuluh nadi mengempis kosong).

Sebetulnya batas antara tekanan darah normal dan tekanan darah tinggi tidaklah jelas, sehingga klasifikasi Hipertensi dibuat berdasarkan tingkat tingginya tekanan darah yang mengakibatkan peningkatan resiko penyakit jantung dan pembuluh darah.
Menurut WHO, di dalam guidelines terakhir tahun 1999, batas tekanan darah yang masih dianggap normal adalah kurang dari 130/85 mmHg, sedangkan bila lebih dari 140/90 mmHG dinyatakan sebagai hipertensi; dan di antara nilai tsb disebut sebagai normal-tinggi. (batasan tersebut diperuntukkan bagi individu dewasa diatas 18 tahun).
Gejala Hipertensi
Mekanisme Terjadinya Hipertensi Gejala-gejala hipertensi antara lain pusing, muka merah, sakit kepala, keluar darah dari hidung secara tiba-tiba, tengkuk terasa pegal, dan lain-lain. Dampak yang dapat ditimbulkan oleh hipertensi adalah kerusakan ginjal, pendarahan pada selaput bening (retina mata), pecahnya pembuluh darah di otak, serta kelumpuhan.

Penyebab Hipertensi
Berdasarkan penyebabnya, Hipertensi dapat digolongkan menjadi 2 yaitu :
Hipertensi esensial atau primer
Penyebab pasti dari hipertensi esensial sampai saat ini masih belum dapat diketahui. Namun, berbagai faktor diduga turut berperan sebagai penyebab hipertensi primer, seperti bertambahnya umur, stres psikologis, dan hereditas (keturunan). Kurang lebih 90% penderita hipertensi tergolong Hipertensi primer sedangkan 10% nya tergolong hipertensi sekunder.

Hipertensi sekunder
Hipertensi sekunder adalah hipertensi yang penyebabnya dapat diketahui, antara lain kelainan pembuluh darah ginjal, gangguan kelenjar tiroid (hipertiroid), penyakit kelenjar adrenal (hiperaldosteronisme), dan lain lain. Karena golongan terbesar dari penderita hipertensi adalah hipertensia esensial, maka penyelidikan dan pengobatan lebih banyak ditujukan ke penderita hipertensi esensial.
Berdasarkan faktor akibat Hipertensi terjadi peningkatan tekanan darah di dalam arteri bisa terjadi melalui beberapa cara:
  • Jantung memompa lebih kuat sehingga mengalirkan lebih banyak cairan pada setiap detiknya
  • Terjadi penebalan dan kekakuan pada dinding arteri akibat usia lanjut. Arteri besar kehilangan kelenturannya dan menjadi kaku, sehingga mereka tidak dapat mengembang pada saat jantung memompa darah melalui arteri tersebut. Karena itu darah pada setiap denyut jantung dipaksa untuk melalui pembuluh yang sempit daripada biasanya dan menyebabkan naiknya tekanan.
  • Bertambahnya cairan dalam sirkulasi bisa menyebabkan meningkatnya tekanan darah. Hal ini terjadi jika terdapat kelainan fungsi ginjal sehingga tidak mampu membuang sejumlah garam dan air dari dalam tubuh. Volume darah dalam tubuh meningkat, sehingga tekanan darah juga meningkat.

Oleh sebab itu, jika aktivitas memompa jantung berkurang, arteri mengalami pelebaran, dan banyak cairan keluar dari sirkulasi. Maka tekanan darah akan menurun atau menjadi lebih kecil.
Berdasarkan faktor pemicu, Hipertensi dibedakan atas yang tidak dapat dikontrol seperti umur, jenis kelamin, dan keturunan. Pada 70-80% kasus Hipertensi primer, didapatkan riwayat hipertensi di dalam keluarga. Apabila riwayat hipertensi didapatkan pada kedua orang tua, maka dugaan Hipertensi primer lebih besar. Hipertensi juga banyak dijumpai pada penderita kembar monozigot (satu telur), apabila salah satunya menderita Hipertensi. Dugaan ini menyokong bahwa faktor genetik mempunyai peran didalam terjadinya Hipertensi.
Sedangkan yang dapat dikontrol seperti kegemukan/obesitas, stress, kurang olahraga, merokok, serta konsumsi alkohol dan garam. Faktor lingkungan ini juga berpengaruh terhadap timbulnya hipertensi esensial. Hubungan antara stress dengan Hipertensi, diduga melalui aktivasi saraf simpatis. Saraf simpatis adalah saraf yang bekerja pada saat kita beraktivitas, saraf parasimpatis adalah saraf yang bekerja pada saat kita tidak beraktivitas.
Peningkatan aktivitas saraf simpatis dapat meningkatkan tekanan darah secara intermitten (tidak menentu). Apabila stress berkepanjangan, dapat mengakibatkan tekanan darah menetap tinggi. Walaupun hal ini belum terbukti, akan tetapi angka kejadian di masyarakat perkotaan lebih tinggi dibandingkan dengan di pedesaan. Hal ini dapat dihubungkan dengan pengaruh stress yang dialami kelompok masyarakat yang tinggal di kota.
Berdasarkan penyelidikan, kegemukan merupakan ciri khas dari populasi Hipertensi dan dibuktikan bahwa faktor ini mempunyai kaitan yang erat dengan terjadinya Hipertensi dikemudian hari. Walaupun belum dapat dijelaskan hubungan antara obesitas dan hipertensi esensial, tetapi penyelidikan membuktikan bahwa daya pompa jantung dan sirkulasi volume darah penderita obesitas dengan hipertensi lebih tinggi dibandingan dengan penderita yang mempunyai berat badan normal.

Pencegahan Hipertensi
Hipertensi dapat dicegah dengan pengaturan pola makan yang baik dan aktivitas fisik yang cukup. Hindari kebiasaan lainnya seperti merokok dan mengkonsumsi alkohol diduga berpengaruh dalam meningkatkan resiko Hipertensi walaupun mekanisme timbulnya belum diketahui pasti.

Pengobatan Hipertensi
Olah raga lebih banyak dihubungkan dengan pengobatan hipertensi, karena olah raga isotonik (spt bersepeda, jogging, aerobic) yang teratur dapat memperlancar peredaran darah sehingga dapat menurunkan tekanan darah. Olah raga juga dapat digunakan untuk mengurangi/ mencegah obesitas dan mengurangi asupan garam ke dalam tubuh (tubuh yang berkeringat akan mengeluarkan garam lewat kulit).
Pengobatan hipertensi secara garis besar dibagi menjadi 2 jenis yaitu:
Pengobatan non obat (non farmakologis)
Pengobatan dengan obat-obatan (farmakologis)

Pengobatan non obat (non farmakologis)
Pengobatan non farmakologis kadang-kadang dapat mengontrol tekanan darah sehingga pengobatan farmakologis menjadi tidak diperlukan atau sekurang-kurangnya ditunda. Sedangkan pada keadaan dimana obat anti hipertensi diperlukan, pengobatan non farmakologis dapat dipakai sebagai pelengkap untuk mendapatkan efek pengobatan yang lebih baik.

Pengobatan non farmakologis diantaranya adalah :
  1. Diet rendah garam/kolesterol/lemak jenuh
  2. Mengurangi asupan garam ke dalam tubuh.
  3. Nasehat pengurangan garam, harus memperhatikan kebiasaan makan penderita. Pengurangan asupan garam secara drastis akan sulit dilaksanakan. Cara pengobatan ini hendaknya tidak dipakai sebagai pengobatan tunggal, tetapi lebih baik digunakan sebagai pelengkap pada pengobatan farmakologis.
  4. Ciptakan keadaan rileks
  5. Berbagai cara relaksasi seperti meditasi, yoga atau hipnosis dapat mengontrol sistem saraf yang akhirnya dapat menurunkan tekanan darah.
  6. Melakukan olah raga seperti senam aerobik atau jalan cepat selama 30-45 menit sebanyak 3-4 kali seminggu.
  7. Berhenti merokok dan mengurangi konsumsi alkohol


Pengobatan dengan obat-obatan (farmakologis)
Obat-obatan antihipertensi. Terdapat banyak jenis obat antihipertensi yang beredar saat ini. Untuk pemilihan obat yang tepat diharapkan menghubungi dokter.

  • Diuretik

Obat-obatan jenis diuretik bekerja dengan cara mengeluarkan cairan tubuh (lewat kencing) sehingga volume cairan ditubuh berkurang yang mengakibatkan daya pompa jantung menjadi lebih ringan.
Contoh obatannya adalah Hidroklorotiazid.
  • Penghambat Simpatetik

Golongan obat ini bekerja dengan menghambat aktivitas saraf simpatis (saraf yang bekerja pada saat kita beraktivitas ).
Contoh obatnya adalah : Metildopa, Klonidin dan Reserpin.

  • Betabloker

Mekanisme kerja anti-hipertensi obat ini adalah melalui penurunan daya pompa jantung. Jenis betabloker tidak dianjurkan pada penderita yang telah diketahui mengidap gangguan pernapasan seperti asma bronkial.
Contoh obatnya adalah : Metoprolol, Propranolol dan Atenolol. Pada penderita diabetes melitus harus hati-hati, karena dapat menutupi gejala hipoglikemia (kondisi dimana kadar gula dalam darah turun menjadi sangat rendah yang bisa berakibat bahaya bagi penderitanya). Pada orang tua terdapat gejala bronkospasme (penyempitan saluran pernapasan) sehingga pemberian obat harus hati-hati.

  • Vasodilator

Obat golongan ini bekerja langsung pada pembuluh darah dengan relaksasi otot polos (otot pembuluh darah). Yang termasuk dalam golongan ini adalah : Prasosin, Hidralasin. Efek samping yang kemungkinan akan terjadi dari pemberian obat ini adalah : sakit kepala dan pusing.

  • Penghambat ensim konversi Angiotensin

Cara kerja obat golongan ini adalah menghambat pembentukan zat Angiotensin II (zat yang dapat menyebabkan peningkatan tekanan darah).
Contoh obat yang termasuk golongan ini adalah Kaptopril. Efek samping yang mungkin timbul adalah : batuk kering, pusing, sakit kepala dan lemas.

  • Antagonis kalsium

Golongan obat ini menurunkan daya pompa jantung dengan cara menghambat kontraksi jantung (kontraktilitas). Yang termasuk golongan obat ini adalah : Nifedipin, Diltiasem dan Verapamil. Efek samping yang mungkin timbul adalah : sembelit, pusing, sakit kepala dan muntah.

  • Penghambat Reseptor Angiotensin II

Cara kerja obat ini adalah dengan menghalangi penempelan zat Angiotensin II pada reseptornya yang mengakibatkan ringannya daya pompa jantung. Obat-obatan yang termasuk dalam golongan ini adalah Valsartan (Diovan). Efek samping yang mungkin timbul adalah : sakit kepala, pusing, lemas dan mual.
Dengan pengobatan dan kontrol yang teratur, serta menghindari faktor resiko terjadinya hipertensi, maka angka kematian akibat penyakit ini bisa ditekan.                                           

Penyakit Gagal Ginjal

Tips Kesehatan - Ginjal adalah sepasang organ tubuh yang berfungsi untuk menyaring urin dan terletak di sekitar pinggang kita. Gagal ginjal akut terjadi apabila fungsi ginjal menurun secara mendadak akibat terjadinya peningkatan hasil metabolisme dari tubuh. Akibat gagal ginjal ini, ginjal tidak dapat menjalankan fungsinya sebagai penyaring urin sehingga sisa-sisa racun dan kotoran yang seharusnya dibuang menumpuk dalam darah. Karenanya pada gagal ginjal berat dibutuhkan cuci darah reguler (hemodialisa). gagal ginjal
“Tips
 Apa Penyebab Gagal Ginjal ?
Gagal ginjal dapat terjadi tiba-tiba dan dapat pula terjadi karena adanya proses yang telah lama mengganggu fungsi ginjal baik itu baik disadari maupun tidak.

Ada berbagai faktor yang bisa menjadi kambing hitam penyebab gagal ginjal. Perdarahan, dehidrasi, keadaan syok, infeksi pada ginjal merupakan penyebab tersering timbulnya gagal ginjal yang akut (tiba-tiba) sedangkan adanya hambatan dalam saluran kemih baik itu bawaan atau disebabkan oleh tumor, batu ginjal atau keracunan jengkol merupakan penyebab dari terjadinya gagal ginjal dalam waktu yang lama (kronis)

Penyebab terbanyak yang umum dikenal masyarakat adalah gagal ginjal yang disebabkan adanya batu dalam ginjal. Hal ini diawali oleh diet yang salah yang banyak mengandung zat-zat yang dapat menumpuk dan mengkristal didalam ginjal seperti asam urat, jengkol ataupun kalsium ditambah dengan kebiasaan penderita yang malas minum banyak air putih. Keadaan tersebut lambat laun akan meyebabkan terjadi penumpukan zat didalam ginjal yang lama kelamaan akan menjadi kristal yang sering disebut dengan batu, bila diameter batu tersebut masih dibawah 2mm dapat keluar sendiri melalui saluran kemih namun bila timbul batu dengan diameter yang besar akan susah untuk mengalir keluar yang kemudian tentu akan menjadi penghambat aliran darah didalam ginjal. Proses ini akan menyebabkan timbul infeksi yang semakin mempercepat kerusakan ginjal.

Gejala klinis Penderita sakit ginjal
Pada awalnya mungkin seseorang yang telah ada batu diginjalnya tidak merasakan keluhan apapun dalam jangka waktu yang cukup lama. Apabila diameter batu masih kecil (di bawah 2 mm) maka batu tersebut dapat keluar bersama aliran air kemih sehingga penderita mungkin merasakan air kencing yang agak berpasir atau bahkan mendapatkan butiran-butiran batu yang sangat kecil. Bila diameter batu mulai membesar dan menghalang aliran urine penderita mulai merasakan sakit di daerah pinggang kiri dan kanan. Dan pada komplikasi yang lebih lanjut penderita biasanya terlihat pucat, tidak dapat buang air kecil atau keluar air kecil hanya sedikit sekali, bengkak pada kaki atau kelopak mata, dapat ditemukan tekanan darah yang meninggi, muntah-muntah atau bahkan sesak nafas, pada keadaan ini biasanya fungsi ginjal telah mengalami banyak penurunan.

Pengobatan Sakit Ginjal
Pengobatan pada gagal ginjal tergantung pada faktor penyebab terjadinya gagal ginjal tersebut, misalnya gagal ginjal yang disebabkan oleh perdarahan maka harus dilakukan dahulu upaya penghentian perdarahan yang terjadi atau bila gagal ginjal disebabkan oleh akibat infeksi pada ginjal maka infeksi yang terjadi harus segera diobati. Pada penderita dengan batu ginjal dapat diobati dengan obat yang melarutkan batu atau pengobatan dengan sinar laser yang bertujuan memecah batu (litotripsi) sehingga dapat keluar bersama urine. Bila pengobatan tersebut tidak berhasil maka harus dilakukan operasi pengangkatan batu.

Bila fungsi ginjal sudah sangat menurun, dilakukan proses cuci darah secara berkala. Darah dalam tubuh dialirkan ke luar melalui selang dan ‘dicuci’ dalam tabung mesin pencuci darah kemudian dialirkan kembali ke dalam tubuh kita. Proses ini harus dilakukan berkala dimana apabila kadar racun dalam darah kembali pekat maka proses pencucian dilakukan kembali.

Alternatif lain adalah dengan transplantasi organ ginjal. Transplantasi ini biasanya berhasil berkat bantuan orang-orang terdekat, misalnya anggota keluarga kandung sebagai donor ginjal yang akan diberikan kepada penderita.