Rabu, 18 Mei 2011

Tips Tampil Cantik Tanpa Make Up

Manfaat riasan bisa menutupi kekurangan yang ada pada diri kita, dengan berias dapat membuat anda semakin percaya diri. Namun ada kalanya Anda lelah dengan rutinitas pemakaian alat kecantikan tersebut.

Meningkatkan kecantikan alami bisa membuat Anda menghemat uang dan menghemat pemakaian produk kecantikan. Jika Anda ingin melakukan hal ini, ikuti tips kecantikan berikut ini, seperti yang dikutip dari ourvanity.

Langkah pertama dan paling penting untuk membuat wajah Anda lebih cantik meskipun tanpa riasan adalah tidur yang cukup, yakni delapan jam sehari. Tidur delapan jam tanpa terganggu bisa mengurangi lingkar mata yang gelap dan kantung mata.

Air dingin akan sangat membantu untuk mengurangi lingkar mata yang gelap dan kantung mata. Selain itu percikan air dingin dapat menyegarkan wajah baik di pagi, siang ataupun malam hari.

Air juga bisa membuat kulit tetap halus dan terhidrasi. Oleh karena itu, minumlah delapan gelas air putih setiap harinya untuk mengeluarkan racun dari dalam tubuh. Diet sehat juga memberikan dampak langsung ke kesehatan kulit.

Untuk tampil cantik tanpa riasan, Anda harus memiliki kulit yang berseri. Lakukan pengelupasan kulit mati sekali dalam seminggu dan selalu menggunakan cleanser sebelum memakai pelembab. Jika tidak, pori-pori wajah bisa tertutup dan wajah terlihat kusam.

Tabir surya (sun screen) merupakan perawatan wajib, baik di musim panas ataupun di musim dingin, dengan atau tanpa riasan. Radikal bebas dapat membuat kulit menjadi kusam dan risiko penuaan dini mengancam tiap orang yang mengabaikan tabir surya.

Perhatikan juga fitur-fitur pada wajah untuk meningkatkan penampilan. Bentuk alis yang baik akan meningkatkan penampilan Anda, meski tidak menggunakan riasan. Jangan lupa juga untuk melentikkan bulu mata dengan penjepit. Rambut yang indah dan stylish juga meningkatkan penampilan. Gunakan lip balm untuk membuat bibir terlihat lebih sehat, lembut dan indah.

Senin, 16 Mei 2011

Kenali 5 Gejala Stres Pada Tubuh Kita

Siapa yang tidak pernah stres, hal ini sering dialami oleh kita. Selain berdampak pada kegiatan kita , stres juga berdampak buruk teradap kesehatan. Gejala stres nggak cuma diikuti oleh perasaan gelisah saja. Kalau kamu mengalami satu diantara 5 hal di bawah ini, sediakan sedikit waktu untuk pergi keluar, boleh berjalan kaki atau sekedar menelepon sahabat, saran Stevan E. Hobfoll, PhD, pemimpin departemen ilmu tingkah laku di Rush University Medical Center.

Berikut ini 5 Tanda bahwa Tubuh kita Stres.

1. Rasa pegal pada mulut.
Nyeri rahang bisa menjadi pertanda kalau kita mengidap teeth grinding (kebiasaan menggesek-gesekan gigi yang biasanya dilakukan secara tidak sadar), biasa terjadi saat tidur dan diperparah kalau kita sedang stres, jelas Matthew Messina, DDS, consumer advisor untuk American Dental Association.

2. Tidur tidak lelap.
Ketika bermimpi kita akan memiliki energi positif yang sangat besar saat kita tidur, dan itu menjadi alasan mengapa, saat terbangun kita akan memiliki mood yang lebih baik dibanding saat kita tertidur untuk memulai hari ini, jelas Rosalind Cartwright, PhD, profesor psikologi di Rush University Medical Center. Namun, ketika stres, biasanya kita akan terbangun lebih sering dan proses ini sangat mengganggu kesehatan tubuh. Coba capai waktu tidur selama 7-8 jam semalam, dan hindari asupan kafein serta alkohol sebelum tidur. Karena memiliki habit tidur yang baik akan menghindarkan kita dari stres.

3. Gusi berdarah.
Menurut analisis terhadap 14 studi terdahulu di Brazil, orang yang stres akan memiliki risiko terkena penyakit periodontal lebih besar. Kondisi stres akan meningkatkan hormon kortisol yang akan merusak sistem kekebalam tubuh dan membiarkan bakteri menyerang gusi, ungkap para peneliti. Sering lembur? Dan sering menyantap makan malam di meja kerja? Pastikan sikat gigi selalu diletakkan pada tempat yang mudah dijangkau. Nggak cuma itu, lindungi juga kesehatan mulut dengan berolahraga dan tidur yang cukup. Sebab cara ini akan membantu kita menurunkan stres, kata Preston Miller, DDS, mantan presiden dari American Academy of Periodontology.

4. Jerawat dimana-mana.
Stres akan meningkatkan peradangan yang memicu jerawat, kata Gil Yosipovitch, MD, profesor dermatologi klinis di Wake Forest University. Haluskan kulit wajah dengan krim yang mengandung asam salisilat atau benzoil peroksida yang bisa pembunuh bakteri, plus pelembab non komedogenik yang akan membuat kulit tidak kering. Jika perawatan ini tidak menunjukkan respon dalam beberapa minggu, segera berkonsultasi dokter untuk mendapatkan perawatan yang tepat.

5. Suka yang manis-manis.
Jangan langsung menyalahkan kebiasaan ngemil manis pada hormon wanita kita, karena stres adalah faktor pemicu yang lebih tepat untuk disalahkan. Ketika para peneliti dari University of Pennsylvania mensurvei wanita pre dan postmenopause, mereka menemukan hanya terjadi pelonjakan kecil dalam prevelensi hasrat mengemil cokelat yang terjadi pada wanita yang menopause. Peneliti mengatakan stres, dan faktor lain bisa menjadi pemicu rasa lapar akan makanan manis tersebut, jadi bukan hanya masalah hormonal.

so, bagi yang merasakan gejala2 diatas sebaiknya anda segera melakukan kegiatan Tips menghilangkan stres agar tidak berkepanjangan.db

Jumat, 13 Mei 2011

Rahasia Kecantikan Seorang Wanita

Rahasia kecantikan seorang wanita terletak pada jarak antara kedua mata dan antara mata dengan mulut adalah faktor kunci rasio emas yang membentuk kecantikan.

Kedua faktor itu menentukan bagaimana penampilan terlihat, menurut para peneliti dari Universitas California, Universitas San Diego dan Universitas Toronto.

Pamela Pallet dan Stephen Link dari Universitas San Diego dan Kang Lee dari Universitas Toronto mengetes eksistensi aturan fitur ideal sebuah wajah. Mereka mengidentifikasi hubungan yang optimal antara mata, mulut dan bidang wajah untuk kecantikan individual.

Dalam empat eksperimen terpisah, mereka menanyakan mahasiswa untuk membuat perbandingan dari tingkat keindahan antara wajah seorang wanita dengan fitur wajah yang identik, namun berbeda jarak mulutnya dan antara kedua matanya.

Kami telah mengetahui bahwa fitur wajah yang berbedalah yang membuat tingkat keindahan wanita menjadi berbeda, yakni mata yang besar atau bibir yang penuh, ujar Profesor Universitas Toronto Lee.

Penemuan kami juga menjelaskan mengapa terkadang seorang yang cantik dapat terlihat tidak menarik setelah potong rambut, karena aktivitas potong rambut mengubah rasionya.

Wajah wanita dinilai lebih cantik ketika ruang vertikal antara mata dan mulutnya sekitar 36% dari panjang keseluruhan wajah, dan ruang horizontal antara kedua matanya sekitar 46% dari keseluruhan lebar wajah. Menariknya, proporsi ini sangat kuat hasilnya dengan wajah yang dinilai rata-rata.

Beberapa bahkan menyarankan agar Leonardo Da Vinci menggunakan rasio emas pada waktu menggambar monalisa,

Selain phi, kami menunjukkan bahwa jarak rata-rata antara kedua mata, mulut dan kontur wajah dibentuk dari rasio emas, kesimpulan Pallet.

Peneliti juga memberikan catatan bahwa hanya wanita Kaukasia yang dipelajari. Studi lebih lanjut dibutuhkan untuk mengetahui apakah ada perbedaan rasio emas yang terjadi di antara wajah wanita dengan pria, dengan wajah dari ras lain atau wajah anak-anak.

Rabu, 11 Mei 2011

Dampak Resiko Oral Seks Terhadap Kesehatan

Saat sekarang ini banyak perilaku seks yang terus berubah seperti halnya oral seks yang sering dilakukan saat ini. Oral seks sendiri memiliki dampak dan resiko yang buruk bagi kesehatan tubuh. Dari hasil penelitian oral seks bisa memicu kanker tonsil dan pangkal lidah.

Meningkatnya kasus kanker akibat oral seks ini dipicu oleh infeksi human papillomavirus (HPV) yang bisa ditularkan melalui berbagai jenis aktivitas seksual.

"Semakin banyak yang melakukan oral seks telah terkait dengan peningkatan infeksi HPV," ujar Dr Greg Hartig, kepala bedah THT dari University of Wisconsin School of Medicine and Public Health di Madison, seperti dikutip dari Foxnews, Kamis (27/1/2011).

Penelitian yang dilakukan Dr William Lydiatt, profesor dan kepala bedah onkologi di University of Nebraska Medical Center, Omaha menemukan sekitar 60-70 persen kasus kanker tonsil berhubungan dengan positif HPV.

Sementara studi yang dipublikasikan New England Journal of Medicine tahun 2007 menemukan bahwa orang-orang muda yang terkena kanker tonsil dan pangkal lidah dengan hasil tes positif HPV kebanyakan karena melakukan oral seks terhadap pasangannya.

Orang yang melakukan 6 kali atau lebih oral seks dengan pasangannya memiliki risiko 3,4 kali lebih tinggi terkena kanker orofaringeal (kanker pangkal lidah, belakang tenggorokan atau tonsil). Risiko ini akan meningkat jika ia sering bergonta ganti pasangan.

Peneliti juga melaporkan sejak 1973, penderita kanker tonsil dan pangkal lidah meningkat setiap tahunnya. Meluasnya praktik oral seks dikalangan remaja menjadi faktor yang turut berkontribusi dalam peningkatan jumlah penderita kanker tersebut.

Orang yang terkena virus HPV memiliki lokasi yang spesifik tergantung pada bagian tubuh mana yang pertama kali masuk ke dalam tubuh. Jika masuk melalui vagina maka umumnya menyebabkan kanker leher rahim tapi jika di mulut akan menyebabkan kanker di daerah mulut dan tenggorokan.

"Praktik seksual orang-orang telah berubah dari waktu ke waktu. Saya tidak tahu kenapa mereka lebih memilih melakukan oral seks dibandingkan dengan aktivitas seksual lainnya," ungkap Hartig.

Memang nikmat bereksperimen dengan kegiatan seks, tetapi perlu dilihat dampak dan resiko dari perilaku tersebut terhadap kesehatan.db

Senin, 09 Mei 2011

Penderita Kanker Butuh Olahraga

Penderita kanker biasanya menjalani perawatan kemoterapi dan terapi radiasi. Keletihan sering kali melanda setelah mereka menjalankan perawatan kesehatan tersebut. Namun menurut Josie Gardiner, pelatih fisik khusus penderita kanker dari Amerika Serikat, latihan fisik juga diperlukan bagi para penderita kanker.

Berikut beberapa aneka tips kesehatan olahraga yang menurut Gardiner sangat cocok bagi penderita kanker, seperti yang dikutip dari Fox News.

1. Aerobik
Latihan kardio pasti menjadi salah satu bagian dari berlatih aerobik, yang memungkinkan seseorang membakar kalori sebanyak-banyaknya. Mengurangi kalori juga merupakan salah satu pencegahan penyebaran kanker. Selain itu latihan kardio juga membuat fisik seseorang semakin kuat dan tangguh.

2. Latihan beban
Kemoterapi dan terapi radiasi berakibat pada kerapuhan tulang, terutama bagi wanita. Untuk itu latihan angkat beban ringan menjadi sangat penting. Hal ini dapat membuat tulang dan otot kembali kuat.

3. Latihan keseimbangan
Terapi dan perawatan penderita kanker biasanya memengaruhi masa tubuhnya seperti berkurangnya massa tulang. Oleh karena itu, para penderita kanker perlu melatih keseimbangan tubuhnya dengan rutin, untuk performa kesehatan yang lebih baik.

4. Melenturkan tubuh
Beberapa penderita kanker yang telah menjalani operasi biasanya mengalami nyeri di bagian bekas operasi. Untuk itu mereka tak bisa memilih olahraga yang terlalu berat. Untuk mereka yang berada di dalam kondisi ini, Gardiner menyarankan olah raga yang bisa melatih kelenturan tubuh seperti yoga.
source : tips dan artikel

Jumat, 06 Mei 2011

Kecantikan Wanita Tidak Diukur dari Ukuran Payudara

Banyak Wanita menganggap berpayudara besar identik dengan persepsi kecantikan.Tak sedikit wanita yang memiliki pemikiran untuk operasi implan untuk memperbesar payudara agar dapat meningkatkan kecantikan dirinya.

Namun, sadarkan Anda bahwa perempuan dengan ukuran payudara alami itu dilihat lebih seksi dan cantik ? Itu bukan sekadar asumsi, bahkan uji ilmu medis pun membuktikannya.

1. Lebih mudah terangsang
Hasil studi University of Wina menemukan bahwa perempuan berpayudara besar terkadang kurang sensitif terhadap rangsangan ketimbang lebih kecil. "Payudara memiliki jaringan lemak lebih banyak ketimbang kelenjar, padahal kelenjar merupakan bagian paling sensitif," kata peneliti University of Wina.

Seorang seksolog Rachael Ross, bertutur, "Pada payudara yang lebih kecil, kelenjar lebih mudah untuk terangsang selama foreplay karena tidak terletak di bawah lapisan lemak."

2. Mudah deteksi
Miliki payudara kecil juga menyehatkan dalam cara lain. "Dalam pemeriksaan payudara sendiri, pemilik payudara kecil akan lebih mudah mendeteksi adanya benjolan di bagian belakang payudara karena hanya ada sedikit lapisan," kata ahli onkologi Marisa Weiss, presiden dan pendiri Breastcancer.org.

Payudara mungil juga bisa menyelamatkan hidup Anda karena tidak membenakan kerja leher. Payudara besar tentu akan memberi beban pada tekanan tubuh terutama leher "Ini bisa mengubah postur seorang perempuan, terutama pada leher dan bisa mneyebabkan sakit kepala," kata Dr Weiss.

3. Membuat tampak lebih muda
Memang, pria sepertinya sudah alami lebih merasa tertarik dengan payudara besar, tapi dengan payudara kecil, pria bisa berpikiran bahwa kita lebih muda. Satoshi Kanazawa, PhD, seorang psikolog evolusi di London School of Economics bertutur, "Payudara lebih besar biasanya akan melorot dari waktu ke waktu. Ini juga bisa menjadi indikator bahwa seorang perempuan sudah tak muda lagi." "Maka itu, lebih sulit untuk mengetahui usia perempuan jika ia memiliki payudara yang lebih kecil."
source : tips dan artikel

Kamis, 05 Mei 2011

Jaga Kesehatan dengan Manfaat Buah Apel

Buah apel adalah buah yang mengandung banyak manfaat untuk kesehatan tubuh, bahkan dari kulit apel itu sendiri. Kulit apel mengandung quercetin – zat yang dibutuhkan guna meningkatkan kadar antioksidan guna mencegah berbagai macam penyakit, sehingga sangant baik untuk menjaga kesehatan.

Hasil penelitian para ahli dari Cornell University menyatakan bahwa hanya apel, buah yang memiliki quercetin. Itu sama artinya apel mampu menyediakan antioksidan setara 1.500mg vitamin c dari ekstrak apel segar dari apel ukuran medium.

penelitian juga menunjukan, satu apel yang dimakan setiap hari mampu mengurangi kolestrol hingga 10%. Zat fitokimianya berfungsi melawan radikal bebas dan menekan kadar kolestrol jahat (LDL). Dan, seratnya yang tinggi, dipastikan mampu menahan datangnya lapar.

Sementara itu Dr. barry Sears dalam bukunya The Top 100 Zone Foods menyatakan apel adalah buah luar biasa yang sanggup mengontrol gula darah. “Apel adalah sumber serat yang dapat larut dengan baik, terutama pectin yang membantu kadar insulin, memperlambat pengeluaran gula ke dalam aliran darah. Pectin juga mampui mengurangi kadar kolesterol dengan mengurangi pengeluaran insulin,” paparnya.

Semua hasil itu, sebenarnya sudah terbukti sejak zaman mitologi. Kala itu, buah apel sudah dikaitkan dengan penyembuhan penyakit bagi Dewa Apollo. Menurut tabib Hippocrates dan Galen, kebiasaan memakan buah apel sangat menguntungkan bagi pencernaan. Itu karena apel yang sudah dimakan mulai menjamur, dan efeknya sangat baik untuk pencernaan.

Oleh karena itu banyak manfaat yang dapat kita dapatkan dari buah apel untuk menjaga kesehatan tubuh kita, disamping rasanya yang enak dan menyegarkan.db
source : tips dan artikel