Tampilkan postingan dengan label Tentang Kulit. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tentang Kulit. Tampilkan semua postingan

Rabu, 21 November 2012

Mengatasi Masalah Kulit Pada Musim Hujan

Musim Hujan sudah mulai datang waspadi berbagai macam penyakit. Setelah kita melewati musim panas yang lama dan sangat terik sekarang waktunya kita menyambut musim hujan dengan mempersiapkan jaket dan payung untuk melindungi diri dari hawa yang dingin.


Waspadai juga dengan penyakit seperti pilek, batuk dan flu, tetapi bukan hanya itu sebenarnya yang perlu kita waspadai, masalah kulit akibat cuaca dingin juga sangat perlu diperhatikan. Cuaca dingin cenderung membuat kulit kering sehingga kita akan lebih mudah terkena segala macam penyakit. "Suhu dingin akan membuat kulit semakin rentan terhadap infeksi," jelas Jeff Moore, instruktur dari Universitas Philadelphia. Kulit berkerak, kering, dan gatal-gatal, semua itu gejala masalah kulit di musim hujan.

Dan satu-satunya cara untuk mengatasi masalah kulit pada musim hujan yakni dengan memberikan perhatian ekstra kepada kulit. Berikut caranya: 

1. Melembapkan dari dalam
Minum banyak cairan. Bila tubuh terhidrasi, begitu juga dengan kulit. Enam sampai delapan gelas air setiap hari dapat membuat semua perbedaan.
2. Melembapkan dari luar
Krim pelembab bisa melindungi kulit dari kekeringan, memungkinkan waktu untuk hidrasi, dan penyembuhan terjadi dalam. Gunakan produk pelembap kulit secara teratur.
3. Jangan mandi terlalu lama
Tidak peduli seberapa dingin itu, terlalu lama mandi terutama dengan air hangat dapat mengurangi kelembapan kulit. Untuk menjaga agar suhu tubuh tetap nyaman dan hangat, mandilah dengan waktu yang singkat.
4. Jangan menggosok kulit
Setelah mandi, keringkan kulit dengan handuk, jangan diogosok karena menggosok akan menyingkirkan sel-sel kulit dan minyak yang berfungsi melembapkan.
5. Hindari sabun keras
Umumnya, produk sabutn yang mengandung pengawet dan wewangian mengurangi cairan di kulit. Maka itu, pilih produk sabun sederhana yang mengandung gliserin yang mempertahankan kelembaban.
6. Gunakan tabir surya
Tabir surya tidak hanya untuk hari-hari saat musim panas, tapi matahari saat cuaca dingin juga dapat merusak kulit. Oleskan krim ke wajah dan tangan Anda sekitar 30 menit sebelum pergi ke luar dan oleskan kembali secara teratur jika berasa di luar untuk waktu yang lama.

Itulah beberapa  cara untuk MEngatasi Masalah Kulit Dimusim Hujan. Terima kasih.

Kamis, 05 Juli 2012

Cara Membersihkan Daki

Cara Membersihkan Daki
Keringat, kulit mati dan kotoran yang tidak dibersihkan secara maksimal dapat menyebabkan daki menumpuk dan kulit menghitam. Daki biasanya tidak mudah hilang meski sudah dibersihkan dengan sabun. Lantas bagaimana membersihkannya? Mari kita bahas cara membersihkan daki.

Berikut cara tradisional untuk membersihkan daki pada tubuh kita.. ^_^
Karena ini cara membersihkan daki/bolot secara alami maka kita membutuhkan bahan yang alami pula dan juga ini perlu dilakukan secara berulang-ulang untuk mendapatkan hasil yang maksimal.. langsung saja kita buat racikan untuk menghilangkan daki pada tubuh kita pertama ambilah segenggam beras dan cuci hingga bersih lalu sangrai dan blender hingga halus, Setelah itu masukkan perasan jeruk nipis ke dalam beras yang sudah di blender tadi. Oleskanlah ke seluruh tubuh anda sembari diurut-urut dengan seksama. Lakukan satu atau dua kali dalam seminggu jika anda rutin dengan cara itu InsyaAllah daki yang ada pada tubuh anda perlahan akan berkurang

Oiya jangan lupa mandi minimal 2 kali agar tubuh anda selalu bersih dari keringat dan kotoran agar terhindar dari daki. Sekian postingan tentang Cara Membersihkan Daki semoga bermanfaat.

Kamis, 26 Januari 2012

Ciri-Ciri Penyakit Lupus

Ciri ciri penyakit lupus ini adalah penyakit lupus akan menyerang sistem kekebalan tubuh secara berlebihan, sehingga mengganggu kesehatan tubuh. Lupus juga dikenal sebagai “Si Peniru Ulung” karena sering menyerupai penyakit lain dan gejala penyakitlupus terkadang sulit dibedakan dengan penyakit kulitlainnya. Penyakit lupus atau dalam dunia kedokteran disebut sistemik lupus eritematosus.

Gejala penyakit lupus
Gejala penyakit lupus secara umum akan didapatkan penderitanya merasa lemah, kelelahan berlebihan, demam, dan pegal-pegal Gejala ini muncul ketika lupus sedang aktif dan menghilang ketika tidak aktif. Pada organ tertentu seperti kulit gejalanya berupa ruam merah berbentuk mirip kupu-kupu di kedua pipi dikenal dengan istilah butterfly rush, kerontokan rambut dan sariawan.

Ciri ciri penyakit lupus jika menyerang dada akan timbul rasa sakit yang menyebabkan penderitanya mengalami kesulitan jika bernapas. Bila jantung terserang akan takikardi (jantung berdebar cepat) atau udem/bengkak pada kaki sedangkan jika mengenai paru-paru terserang penderita biasanya sesak napas. Sistem otot yang terserang akan menunjukkan ciri ciri penyakit lupus yang khas berupa rasa lemah atau sakit di otot atau pada pesendian, baik dengan ataupun tanpa pembengkakan serta menunjukkan kemerahan pada daerah yang terserang.

Ciri ciri penyakit lupus secara otomatis akan menurunkan jumlah sel darah merah, putih, dan sel pengatur pembekuan darah. Pada saluran pencernaan muncul gejala sakit perut, mual, muntah, diare, atau sukar buang air besar. Ginjal akan mengalami gangguan fungsi yang mengakibatkan pengeluaran racun hasil metabolisme tidak berjalan seperti semestinya.

Pengobatan penyakit lupus
Untuk pengobatan penyakit lupus sebenarnya belum ada referensi yang kuat bagaimana cara pengobatan, hingga saat ini masih dalam proses penelitian. Namun pada penderita dokter biasanya hanya mengurangi gejala penyakit lupus yang timbul. Contoh kasusnya misalnya jika menyerang tulang atau persendian seperti yang telah dijelaskan tadi, maka biasanya terjadi peradangan seperti arthritis maka dokter akan memberikan obat anti inflamasi untuk mengurangi rasa sakit akibat arthritis. Contoh lainnya misalnya jika timbul ciri ciri penyakit lupus berupa ruam di kulit maka dokter akan memberi kortikosteroid (biasanya berupa lotion atau krim).

Baca juga artikel tentang Penyakit Lupus, Gejala dan Pengobatannya serta Penyebab Penyakit Lupus pada artikel sebelumnya.

Penyebab Penyakit Lupus

Penyebab penyakit lupus – Lupus merupakan penyakit kelainan, penyakit ini setara dengan kanker yang dapat berdampak pada kematian. Tidak sedikit juga penyandang penyakit lupus ini. Telah tercatat sekitar mencapai 5 juta jiwa yang telah terdeteksi penyakit ini setiap tahunnya. Nama lups tersendiri diambil dari se ekor binatang yaitu srigala atau anjing hutan.

Penamaan tersebut bukan karena penyakit ini berasal dari srigala atau anjing hutan, tapi lebih menjurus akan penyakit tersebut dikarenakan kelainan kulit berupa kemerahan di sekitar hidung dan pipi. Bercak-bercak merah di bagian wajah dan lengan, panas dan rasa lelah berkepanjangan , rambutnya rontok, persendian kerap bengkak dan timbul sariawan. Penyakit ini tidak hanya menyerang kulit, tetapi juga dapat menyerang hampir seluruh organ yang ada di dalam tubuh.

Penyakit ini dalam ilmu kedokteran disebut Systemic Lupus Erythematosus (SLE), yaitu ketika penyakit ini sudah menyerang seluruh tubuh atau sistem internal manusia. Dalam ilmu imunologi atau kekebalan tubuh, penyakit ini adalah kebalikan dari kanker atau HIV/AIDS. Pada Lupus, tubuh menjadi overacting terhadap rangsangan dari sesuatu yang asing dan membuat terlalu banyak antibodi atau semacam protein yang malah ditujukan untuk melawan jaringan tubuh sendiri. Dengan demikian, Lupus disebut sebagai autoimmune disease (penyakit dengan kekebalan tubuh berlebihan).

Jenis penyakit Lupus ini memiliki tiga macam bentuk, yang pertama yaitu Cutaneus Lupus, seringkali disebut discoid yang memengaruhi kulit. Kedua, Systemic Lupus Erythematosus (SLE) yang menyerang organ tubuh seperti kulit, persendian, paru-paru, darah, pembuluh darah, jantung, ginjal, hati, otak, dan syaraf. Ketiga, Drug Induced Lupus(DIL), timbul karena menggunakan obat-obatan tertentu. Setelah pemakaian dihentikan, umumnya gejala akan hilang.

Hal-hal yang dapat menyebabkan penyakit kambuh :
- Menghindari stress
- Menjaga agar tidak langsung terkena sinar matahari
- mengurangi beban kerja yang berlebihan
- menghindari pemakaian obat tertentu

Baca juga artikel tentang Penyakit Lupus, Gejala dan Pengobatannya pada artikel sebelumnya.

Penyakit Lupus, Gejala dan Pengobatannya

Penyakit Lupus - Lupus adalah penyakit autoimun dan efek sistem organ, kulit, sendi, dan organ internal. Penyakit lupus dapat mempengaruhi pria maupun wanita, tetapi delapan kali lebih besar pada wanita. Hal ini juga dapat terjadi pada usia berapa pun, namun rentang usia khas untuk seseorang untuk menderita penyakit lupus adalah 10-50 tahun. Penyakit lupus biasanya turun-temurun, tetapi dalam beberapa kasus ditemukan tidak ada riwayat keluarga.

Lupus adalah penyakit yang sangat berkaitan dengan pertahanan terhadap tubuh sendiri. Penyakit lupus terjadi ketika antibodi menyerang sel sehat dalam tubuh. Obat-obatan tertentu dapat menyebabkan. Kebanyakan kasus memiliki latar belakang dari riwayat keluarga yang pernah terkena sebelumnya, namun dalam beberapa kasus tidak ada penyebab yang jelas untuk penyakit ini. Penyakit lupus telah banyak diteliti dan telah dikaitkan dengan gangguan lain, tetapi hanya dalam teori, tidak ada yang jelas dinyatakan sebagai fakta.

Gejala penyakit lupus
Gejala ini dapat bervariasi dalam berbagai bidang dalam tubuh. Di daerah muscloskeletal yang mempengaruhi sendi dan menyebabkan nyeri sendi ringan sampai parah. Lupus diketahui menyebabkan athritis di tangan. Kulit biasanya menjadi ruam, lesi, dan nodul yang menyakitkan, muncul hingga besar menjadi memar. Sistem saraf bisa menyebabkan disfungsi mental, kejang, psikosis, dan sakit kepala parah. gumpalan darah dapat terjadi serta pulmonary embolism.Jantung dapat menghasilkan nyeri dada, endocraditis, dan miokarditis. Gejala juga bisa menimbulkan efek lupus di dalam darah, dengan pembekuan yang dapat terjadi. Sesak napas dan bahkan pleurisy dapat terjadi di dalam paru-paru akibat penyakit lupus.

Pengobatan Penyakit Lupus
Bentuk pengobatan untuk penyakit lupus harus berkonsentrasi pada efek samping. Tidak ada obat untuk penyakit lupus itu sendiri, sehingga yang dilakukan dokter adalah dengan mengurangi gejala. Obat anti-inflamasi diberikan jika terjadi rasa sakit akibat arthritis serta radang selaput dada. Ruam kulit dapat dibantu dengan Kortikosteroid yang biasanya dalam bentuk krim atau lotion untuk tidak hanya menjernihkan ruam, tetapi juga untuk penyembuhan. Gejala yang parah harus diperiksa oleh dokter spesialis agar dilakukan pemeriksaan dan tes agar lebih menunjang pengobatan yang efektif.

Baca juga artikel tentang Penyebab Penyakit Lupus dan Ciri-Ciri Penyakit Lupus pada artikel selanjutnya.
Sumber : http://turunberatbadan.com/1113/penyakit-lupus/

Kamis, 03 November 2011

Penyebab Gatal-Gatal

DEFINISI
Gatal-gatal (Pruritus) adalah suatu perasaan yang secara otomatis menuntut penggarukan. Penggarukan terus menerus bisa menyebabkan kemerahan dan goresan dalam pada kulit. Penyebab Gatal-Gatal

Penggarukan juga bisa mengiritasi kulit yang selanjutnya akan menyebabkan bertambahnya rasa gatal, sehingga terjadi suatu lingkaran setan. Penggarukan dan penggosokan jangka panjang bisa menyebabkan terbentuknya jaringan parut dan penebalan kulit.

PENYEBAB
Gatal bisa disebabkan oleh suatu penyakit kulit maupun penyakit sistemik. Penyakit kulit yang bisa menyebabkan gatal-gatal hebat adalah: 
  • Infestasi parasit (skabies, pedikulosis)
  • Gigitan serangga
  • Kaligata
  • Dermatitis atopik.
  • Dermatitis kontak
  • Dermatitis alergika
Kontak dengan bahan wol atau bahan iritan (misalnya pelarut atau kosmetik) juga bisa menyebabkan gatal-gatal. Kulit kering, terutama pada usia lanjut, juga menyebabkan gatal-gatal hebat yang meluas. 

Penyakit sistemik yang dapat menyebabkan gatal-gatal adalah: 
  • Penyakit hati (terutama sakit kuning)
  • Gagal ginjal
  • Limfoma
  • Leukemia
  • Penyakit darah lainnya.
Kadang penderita penyakit tiroid, diabetes atau kanker juga mengalami gatal-gatal. Gatal-gatal juga sering terjadi pada akhir masa kehamilan. Biasanya hal ini bukan merupakan suatu kelainan, tetapi bisa berasal dari gangguan hati yang ringan. 

Berbagai obat-obatan dapat menyebabkan gatal, yaitu barbiturat, aspirin dan obat lainnya yang menimbulkan reaksi alergi pada orang-orang tertentu. 

PENGOBATAN
Penting untuk mengetahui penyebab dari gatal-gatal, karena jika penyebabnya diketahui maka bisa dilakukan tindakan untuk mengobati penyebabnya tersebut.

Jika kulit meradang, bisanya diberikan krim atau lotion pelembab yang tidak berbau dan berwarna. Pewarna atau aroma tambahan bisa mengiritasi kulit dan menyebabkan gatal-gatal. 

Bisa juga diberikan senyawa yang mengandung mentol, kamper, kamomil, eukaliptus dan kalamin. 

Krim corticosteroid yang bisa membantu mengurangi peradangan dan mengendalikan gatal-gatal, hanya digunakan jika gatal-gatal terbatas pada suatu daerah yang kecil. 

Antihistamin per-oral (misalnya hydroxizin dan diphenhydramine) bisa membantu mengurangi gatal-gatal, tetapi obat ini menyebabkan kantuk. Antihistamin biasanya tidak diberikan dalam bentuk olesan langsung ke kulit karena bisa menyebabkan reaksi alergi.

Jumat, 28 Oktober 2011

Tips Membersihkan Komedo

Tips Kecantikan-Membersihkan Komedo - Siapapun di dunia ini pasti tidak ingin memiliki komedo ataupun jerawat di wajahnya. Selain bisa merusak penampilan, komedo juga bisa menurunkan kepercayan diri.
Menurut para ahli, komedo merupakan tahap pertama dari jerawat sebelum bakteri masuk ke pori-pori kulit yang menyebabkan infeksi atau peradangan. Masalah ini biasanya mulai ada setelah masa remaja, ketika hormon mulai mempengaruhi tubuh dan kulit.

Kelebihan hormon ini mengakibatkan stimulasi dari kelenjar minyak, sehingga produksi minyak berlebih di pori-pori kulit. Kelebihan minyak tersebut semakin lama akan menutup pori-pori dan ketika terkena udara akan menjadi hitam. Komedo bisa muncul pada semua jenis kulit, namun lebih banyak terjadi pada kulit berminyak.

Meskipun terdapat banyak pengobatan dan krim yang bisa digunakan untuk menghilangkan atau mencegah komedo, beberapa orang justru menghindari menggunakannya. Untuk itu tidak ada salahnya mencoba perawatan alami dalam mengatasi komeo yang mengganggu.

Ikuti beberapa tips alamiah berikut ini
  1. Cucilah muka dengan campuran air garam, tambahkan satu sendok makan garam dengan 8 ons air hangat. Garam akan membantu mengurangi minyak yang berlebih, dan menghilangkan komedo.
  2. Ambil sedikit pasta gigi dan usapkan pada bagian yang berkomedo. Ini akan membantu mengurangi peradangan akibat komedo dan mengurangi kadar minyak berlebih, pastikan yang digunakan adalah pasta gigi bukan gel.
  3. Peras jeruk atau lemon dan usapkan perasan tersebut ke daerah komedo, lalu biarkan semalaman. Asam dari lemon tersebut membantu mengurangi minyak di kulit.
  4. Campurkan kulit dasar jeruk dengan air hingga menjadi pasta, tapi jangan terlalu banyak menambahkan airnya karena akan menjadi encer. Aplikasikan pada daerah yang terinfeksi dan biarkan semalaman.
  5. Aplikasikan lidah buaya pada komedo, bisa dengan cara dibuat jus atau langsung mengaplikasikannya dari tanaman. Selain itu lidah buaya juga bisa membantu proses penyembuhan lebih cepat.
  6. Menggosok daerah berkomedo dengan batu es selama 10 menit, ini akan membantu mengencangkan atau menutup pori-pori dan mencegah debu atau mengurangi tempat untuk minyak tetap tinggal dikulit.
  7. Campurkan satu putih telur dengan satu sendok makan madu dalam mangkuk hingga rata. Usapkan campuran tersebut pada wajah dan biarkan selama 20 hingga 30 menit, lalu bilas dengan air hangat-hangat kuku. Campuran ini efektif untuk menghilangkan dan mencegah komedo.
  8. Campurkan lobak tanah dengan air hingga membentuk pasta. Usapkan campuran tersebut ke wajah dan biarkan selama 30 menit lalu bilas. Untuk mendapatkan hasil yang maksimal lakukanlah secara rutin seminggu sekali.

Dengan menggunakan cara yang alami, Anda tidak perlu takut terhadap efek samping yang akan ditimbulkan karena tidak mengandung zat kimia apapun. Selamat mencoba.

Dikutip dari eHow, Rabu (12/8/2009):

Stres Ganggu Kesehatan Kulit

Stres tidak hanya menganggu kesehatan tetapi juga merusak penampilan kulit. Penelitian ilmiah telah mengungkap peran hormon stres cortisol dalam menyebabkan gangguan kulit, seperti kulit kering dan garis-garis halus di wajah.

Selain efek negatif stres, para pakar juga mengembangkan terapi pemulihan. Berikut strategi yang bisa Anda gunakan untuk mengatasi gejala stres sekaligus menjaga tampilan kulit agar tetap cerah dan kencang.

1. Kulit kering
"Stres kronis meningkatkan hormon cortisol, yang merusak kemampuan kulit dalam menahan air," tutur dermatologist dari University of California Peter Elias, MD, seperti dikutip situs prevention. Hilangnya cairan akan mengikis kilauan wajah.

Cara memperbaiki: Pilihlah produk hypoallergenic dan bebas pewangi."Produk dengan derajat keasaman (pH) rendah ini akan mencegah kekeringan dan peradangan lebih lanjut." Selain itu, basuhlah wajah Anda dengan air hangat. Suhu panas akan mengikis minyak kulit. Kemudian oleskan krim wajah saat kulit masih dalam keadaan agak lembab.

2. Garis halus
Cortisol memicu peningkatan kadar gula darah, yang melalui proses glycation, akan merusak kolagen dan elastin (serat protein yang membuat kulit tetap montok dan lembut). Selain itu, ketegangan otot yang berlangsung terus-menerus cenderung memicu kerutan permanen.

Cara mengatasi: Gunakan krim yang dijual di apotek (over the counter medicine/OTC) yang terbuat dari retinol dan antioksidan untuk mendorong produksi kolagen, sehingga kulit kembali kencang.

3. Kemerahan di wajah
Peningkatan aliran darah yang terjadi saat Anda di bawah stres akan membuat pembuluh kapiler darah mengembang. Stres juga memicu kilasan panas dan karena stres melemahkan sistem kekebalan tubuh Anda, maka kilatan panas di wajah akan bertahan lebih lama.

Cara mengatasi: Jika digunakan setiap hari, krim oles yang terbuat dari antiperadangan seperti allantoin dan ekstrak akar licorice bisa meredakan kemerahan di wajah.

4. Jerawat
Menurut Gil Yosipovitch, MD, seorang profesor dermatologi dari Wake Forest University, Stres meningkatkan peradangan yang memicu munculnya jerawat.

Cara mengatasi: Gunakan lotion yang mengandung asam salisilat untuk membantu pengelupasan kulit atau yang mengandung benzoil peroksida untuk menghilangkan bakteri plus pelembab noncomedogenic agar kulit tidak terlalu kering. Jika kulit Anda tidak merespon penanganan ini dalam beberapa minggu, berkonsultasilah dengan dokter untuk menemukan obat yang lebih kuat.

Kamis, 27 Oktober 2011

Cara Alami Memutihkan Kulit Wajah

Cara Alami Memutihkan Kulit Wajah - Banyak perempuan yang mendambakan kulit yang putih. Bukan apa-apa, kulit yang putih memang membuat kita lebih cocok mengenakan pakaian warna apa saja (meskipun yang berkulit gelap pun bisa memilih warna apa saja asal cukup pede). Selain itu, kulit yang putih konon bisa membuat orang lain melupakan kekurangan Anda yang lain.
Anda yang berkulit gelap, sebenarnya juga bisa mendapatkan kulit wajah yang lebih cerah, bersih, dan sehat, meskipun tak lantas menjadi putih. Sedangkan untuk Anda yang sudah berkulit putih atau kuning langsat namun tak sempat merawat wajah karena kesibukan, ada cara yang mudah untuk mencerahkan kulit wajah Anda secara alami. Berikut beberapa di antaranya :

Chamomile. Chamomile memang biasa dijadikan teh. Namun bunga ini bisa berfungsi sebagai bahan alami untuk mencerahkan kulit wajah. Chamomile juga memiliki banyak kandungan untuk mengatasi mata yang bengkak. Anda hanya perlu mencelupkan kantong teh ke dalam air panas, dan biarkan sampai dingin. Kemudian, tempelkan kantong teh pada mata. Lakukan hal ini selama dua minggu untuk melihat hasilnya.

Teh semanggi merah. Detoksifikasi penting untuk mengeluarkan racun dari dalam tubuh. Minum secangkir teh merah setiap hari akan membantu membersihkan senyawa-senyawa berbahaya yang menetap di dalam tubuh. Teh merah juga akan meningkatkan rona pada wajah. Coba juga cara lama yang diperkenalkan ibu kita, yaitu mendiamkan teh semalaman, lalu gunakan untuk membasuh wajah pada pagi harinya. 

Susu. Anda pasti sudah mendengar tentang manfaat mandi susu. Tetapi bila mandi susu dirasa terlalu repot, cukup gunakan susu untuk membasuh muka. Susu memiliki banyak bahan yang dapat mengurangi bintik-bintik hitam pada wajah, dan meningkatkan warna kulit dengan cara yang sempurna. Tuang beberapa tetes susu pada kain pencuci muka, lalu gunakan kain tersebut untuk menggosok wajah dengan lembut. Susu akan menghilangkan sel-sel kulit mati yang menutup wajah, dan memberikan warna yang baru.

Minyak alpukat. Banyak perempuan yang malas membersihkan wajah sebelum tidur, karena merasa sudah begitu lelah. Nah, minyak alpukat dapat membantu Anda yang tak sempat mencuci muka sebelum tidur. Minyak alpukat ini secara efektif membantu menghilangkan sisa-sisa riasan wajah. Setelah menghapus sisa make-up, gunakan tisu untuk menyerap kelebihan minyak yang tertinggal di wajah.

Jeruk nipis dan putih telur. Putih telur sering disebut mampu mengencangkan kulit wajah. Untuk memperbaiki warna kulit, campurkan perasan jeruk nipis dengan putih telur. Gunakan bahan ini sebagai masker wajah. Oleskan masker jeruk dan putih telur ini ke wajah, lalu biarkan mengering sendiri. Setelah 5 - 10 menit, basuh muka Anda dengan air dingin. Hasilnya bisa Anda lihat setelah rutin melakukan hal ini paling tidak seminggu.

Sumber : Kompas.com

Posisi Tidur Pengaruhi Kecantikan Kulit

Posisi Tidur Pengaruhi Kecantikan Kulit - Jika kita bertanya pada Patricia Farris, MD, asisten profesor klinis bidang dermatologi di Tulane University School of Medicine, mengenai bagaimana posisi tidur yang terbaik, Farris akan menjawab, posisi terlentang lebih baik ketimbang tengkurap. Sebab, posisi tengkurap atau menyamping dapat berpengaruh pada pembentukan kerutan pada wajah dan mata. Posisi ini bisa menimbulkan goresan atau garis yang membekas permanen pada kulit.

Lalu bagaimana jika kita sudah terbiasa untuk tidur dengan posisi tengkurap atau menyamping? Coba ganti sarung bantal dengan bahan dari satin. Tekstur kain satin yang halus seperti sutera dapat membebaskan kulit wajah dari kerutan. Lalu, pakai juga selimut agar kita lebih rileks dan suhu tubuh selalu hangat. Kondisi ini akan membuat tidur kita lebih berkualitas sehingga kerja hormon melatonin makin efektif bagi kulit.

Selain posisi tidur, kita juga harus memperhatikan bantal yang kita gunakan. Usahakan posisi kepala lebih tinggi daripada jantung saat tidur. Tujuannya, agar ketika bangun, mata tidak terlihat bengkak. "Posisi kepala yang sejajar dengan jantung saat tidur, akan membuat aliran darah mengumpul pada wajah," Farris melengkapi.

Jangan lupa untuk mengaplikasikan posisi tidur yang benar ini. Setelah itu, lihat bagaimana perubahan kulit wajah kita

Minggu, 23 Oktober 2011

Agar Kulit Kinclong Lakukan Kebiasaan Ini

Tips Kesehatan - Kulit yang bersinar alias kinclong merupakan dambaan bagi hampir semua perempuan. Kulit bisa mendapatkan manfaat besar dari makanan yang dimasukkan ke dalam tubuh dan makanan sehat akan membuat kulit menjadi kinclong.

Dilansir ScienceDaily, kulit bisa mendapatkan keuntungan dari nutrisi yang didapatkan dari makanan, yang juga mempunyai efek positif pada jantung dan organ utama lainnya.

Untuk memiliki kulit yang terpancar dari dalam ke luar, diperlukan makanan seimbang dan sehat. Pastikan untuk menyertakan vitamin dan mineral dalam diet Anda. Nutrisi tersebut membantu melindungi kulit dan mengurangi kerusakan karena terkena sinar matahari.

Berikut beberapa kebiasaan alami yang bisa dilakukan untuk mendapatkan kulit bersinar, seperti dilansir Livestrong, Minggu (12/6/2011):

1. Cukup minum
Asupan harian yang direkomendasikan untuk air putih adalah delapan 8 gelas sehari. Ini tidak berarti Anda harus menenggak air sepanjang hari. Air ditemukan dalam makanan.

Tambahkan lemon atau jeruk nipis ke air jika air minum biasa tidak menarik bagi Anda. Cobalah untuk mengonsumsi air putih bukan soda, untuk membuat Anda tetap terdehidrasi dan membersihkan tubuh dari racun. Kulit Anda akan tampak lebih lembab bila Anda cukup terhidrasi.

2. Konsumsi Vitamin C
Vitamin C membantu mengurangi penuaan dini dan merupakan komponen penting untuk membantu memberi kulit bercahaya. Hal ini juga membantu pembentukan kolagen, yang memberikan penampilan kulit lebih muda dan mengurangi keriput.

Vitamin C dapat ditemukan dalam banyak makanan, seperti blueberry, jeruk, ubi jalar, jeruk dan bahkan teh hijau.

3. Konsumsi Asam Lemak Omega-3
Asam lemak omega-3 mencegah kulit kering. Dikutip HealthySkincare, meningkatkan asupanasam lemak omega-3 dapat mengurangi terjadinya penyumbatan pori-pori, mengurangi produksi agen peradangan yang dapat menyebabkan kerusakan kulit, mengurangi kekeringan kulit dan masalah kulit kering seperti eksim, serta meningkatkan elastisitas kulit.

Asam lemak omega-3 dapat ditemukan pada ikan salmon, tuna, dan alpukat. Tubuh Anda tidak dapat membuat asam lemak omega-3 sendiri, jadi sangat penting untuk menambahkannya ke dala menu harian Anda.

4. Tidur cukup
Selain diet dari makanan, pastikan untuk mendapatkan jumlah tidur yang cukup dan akhirnya Anda akan memiliki kulit yang bersinar.