Rabu, 19 Oktober 2011

Tentang Asam Urat

Tips Kesehatan - Asam urat atau uric acid adalah asam hasil metabolisme protein berupa asam-asam inti yang terdapat dalam inti sel. Setelah mengalami berbagai macam proses biokimia akan menjadi oksida purin. Purin sendiri merupakan salah satu turunan asam amino. Oksida purin ini dimetabolisme lagi oleh suatu enzim dan menghasilkan asam urat. Jadi asam urat adalah hasil akhir dari metabolisme tubuh dari bahan purin.


Apa penyebab Asam Urat ?
“Asam
Asam urat menjadi masalah bila ekskresi atau proses pembuangan tidak terjadi dengan baik. Hal ini terjadi karena ginjal mengalami gangguan fungsi. Ginjal tidak rusak, tetapi kemampuannya membuang asam urat kurang. Hal ini biasanya karena faktor familial (keturunan). Oleh sebab itu bila ada gangguan fungsi ginjal, kadar asam urat dalam darah akan meningkat atau disebut sebagai hiperurisemia. Selain dibuang lewat ginjal (70 persen) dalam bentuk urin, asam urat yang berasal dari makanan dan metabolisme tubuh ini dikeluarkan juga melalui usus (30 persen). Peningkatan kadar asam urat dalam darah ini bisa juga terjadi karena asupan makanan yang mengandung purin terlalu berlebihan. Asam urat sangat mudah mengkristal (menumpuk) bila purin tidak dimetabolisme secara sempurna. Kristalisasi asam urat sering terjadi pada persendian, jaringan bawah kulit, dan ginjal. Pembentukan kristal asam urat dalam persendian itulah yang menyebabkan munculnya penyakit gout/pirai atau encok. Timbunan atau kristal ini akan menimbulkan reaksi radang bila tercetus oleh trauma misalnya benturan, stres, dan suhu dingin. Kadar asam urat darah yang dianggap normal rata-rata antara 5-7 mg% (6,5 mg% batas tertinggi pria dan 5,5mg% pada wanita). Pengkristalan biasanya terjadi jika kadar asam urat sudah mencapai 9-10 mg%. Pada sebagian penderita, asam urat yang berlebihan dapat tertimbun dalam jaringan ginjal dan membentuk batu ginjal, kadang-kadang juga ditemukan batu dalam kandung kemih. Hal ini akan mengganggu fungsi ginjal dan kadang-kadang timbul nyeri hebat pada daerah pinggang. Faktor resiko Penyakit asam urat potensial menyerang penggemar minuman beralkohol, kurang minum air putih, mengalami gangguan fungsi ginjal dan darah tinggi, punya riwayat keluarga sakit asam urat, dan kelebihan berat badan. 90 persen penderita gout adalah pria. Berdasar penelitian, orang Asia banyak menderita gout, suku Maori di Australia yang paling tinggi, disusul oleh orang Filipina.


Gejala Klinis
Pada umumnya lokasi munculnya serangan rasa nyeri, bengkak, merah, panas bila diraba, dan terganggunya fungsi sendi hanya pada satu tempat, yakni pada pangkal ibu jari kaki (70-80%). Meskipun demikian serangan ini bisa juga terjadi pada persendian lain seperti pergelangan kaki, punggung kaki, lutut, siku, pergelangan tangan, tangan atau jari tangan. Selain pada sendi, 

serangan bisa juga terjadi pada jaringan dalam yakni ginjal, yang kemudian menyebabkan munculnya penyakit kencing batu. Pada tahap yang lebih parah (timbunan kristal urat atau tophi semakin banyak) selain bisa menyebabkan hancurnya struktur sendi juga bisa merusak struktur jaringan di bawah kulit. Tophi tampak seperti benjolan kecil berwarna pucat yang muncul pada daun telinga, bagian punggung lengan, bagian samping mangkok sendi lutut, dan pada tendon achilles. Bila kadar asam urat darah tidak terkontrol, tophi bisa makin membesar dan menyebabkan kerusakan sendi serta koreng. 

Koreng yang muncul bisa mengeluarkan cairan kental sperti kapur yang mengandung kristal MSU (monosodium urat monohidrat). Umumnya tophi muncul pada tahap kronik, yakni bila penderita telah menderita rematik gout lebih dari sepuluh tahun dan tidak mendapat pengobatan yang baik sehingga kadar asam urat darahnya sering dalam kondisi tinggi.


Pengobatan dan Pencegahan Asam Urat
Untuk mengurangi kadar asam urat yang tinggi dalam darah dapat diobati dengan obat-obat anti hiperurikemia aeperti allopurinol. Hindari mengkonsumsi makanan yang banyak mengandung purin seperti jeroan, emping, kacang-kacangan, pucuk-pucuk daun serta alkohol yang berlebihan.
Apakah rajin berolah raga dapat menghindari asam urat ?
Penyakit asam urat ini lebih banyak disebabkan oleh komposisi diet yang tidak sehat sehingga yang perlu diperhatikan adalah pengaturan konsumsi sehari-hari, olahraga tidak terlalu banyak berhubungan dengan penumpukan asam urat ini, namun tentu saja seseorang yang rajin berolahraga akan mempunyai kebugaran yang lebih walaupun tetap tidak dapat menghindarkan dari penyakit ini bila ia tidak memperhatikan makanannya.

Daftar makanan yang mengandung asam urat
No
NAMA MAKANAN
KADAR PURIN PER 100 GRAM BM
SARAN
1
Hati, ginjal, jantung, limpa, paru-paru, otak, sarden, kaldu daging,
150 -18 mg purin
tidak boleh disantap

Daging, ikan, kerang, kacang-kacangan, buncis, kembang kol, bayam, asparagus, Melinjo /emping, daun melinjo, dan jamur
50 - 150 mg purin
harus dibatasi

Sayuran, buah-buahan, susu atau keju, telur, dan serealia
0 - 15 mg purin
Sangat disarankan

Bahan makanan yang diperbolehkan :
Semua bahan makanan sumber karbohidrat, kecuali havermout (dalam jumlah terbatas)
Semua jenis buah-buahan
Semua jenis minuman, kecuali yang mengandung alkohol
Semua macam bumbu

Hati-hati dengan penurunan berat badan secara drastis dapat menyebakan kambuhnya penyakit ini. 

Contoh Menu Sehari-hari
Pagi : Roti dengan margarin dan selai, Susu/ kopi/ teh manis 
Jam 10 : Buah pepaya 
Siang : Nasi putih, pepes ikan, sayur asam, jeruk 
Jam 16 : Buah pisang 
Malam: Nasi putih,telur bumbu bali, cah tahu, sayur bening gambas wortel, apel. 

Privacy Policy


Privacy Policy for kotasehat.blogspot.com 

If you require any more information or have any questions about our privacy policy, please feel free to contact us by email at fauzisehat@gmail.com. 

At kotasehat.blogspot.com, the privacy of our visitors is of extreme importance to us. This privacy policy document outlines the types of personal information is received and collected by kotasehat.blogspot.com and how it is used. 

Log Files
Like many other Web sites, kotasehat.blogspot.com makes use of log files. The information inside the log files includes internet protocol ( IP ) addresses, type of browser, Internet Service Provider ( ISP ), date/time stamp, referring/exit pages, and number of clicks to analyze trends, administer the site, track user’s movement around the site, and gather demographic information. IP addresses, and other such information are not linked to any information that is personally identifiable. 

Cookies and Web Beacons 
kotasehat.blogspot.com does use cookies to store information about visitors preferences, record user-specific information on which pages the user access or visit, customize Web page content based on visitors browser type or other information that the visitor sends via their browser. 

DoubleClick DART Cookie 
.:: Google, as a third party vendor, uses cookies to serve ads on kotasehat.blogspot.com.
.:: Google's use of the DART cookie enables it to serve ads to users based on their visit to kotasehat.blogspot.com and other sites on the Internet. 
.:: Users may opt out of the use of the DART cookie by visiting the Google ad and content network privacy policy at the following URL - http://www.google.com/privacy_ads.html 

Some of our advertising partners may use cookies and web beacons on our site. Our advertising partners include ....
Google Adsense
Clickbank
Chitika


These third-party ad servers or ad networks use technology to the advertisements and links that appear on kotasehat.blogspot.com send directly to your browsers. They automatically receive your IP address when this occurs. Other technologies ( such as cookies, JavaScript, or Web Beacons ) may also be used by the third-party ad networks to measure the effectiveness of their advertisements and / or to personalize the advertising content that you see. 

kotasehat.blogspot.com has no access to or control over these cookies that are used by third-party advertisers. 

You should consult the respective privacy policies of these third-party ad servers for more detailed information on their practices as well as for instructions about how to opt-out of certain practices. kotasehat.blogspot.com's privacy policy does not apply to, and we cannot control the activities of, such other advertisers or web sites.

If you wish to disable cookies, you may do so through your individual browser options. More detailed information about cookie management with specific web browsers can be found at the browsers' respective websites. 

Selasa, 18 Oktober 2011

Terapi Laser untuk Kecantikan

Artikel Kecantikan - Laser sudah sejak lama digunakan dalam berbagai bidang termasuk dalam dunia kedokteran dan kecantikan. Tak diragukan lagi, teknologi laser menjadi cara paling efektif untuk menyamarkan tanda-tanda penuaan untuk meningkatkan kecantikan.

Selain menghilangkan pigmentasi di kulit, terapi laser juga bisa dimanfaatkan untuk pengencangan kulit wajah, menghilangkan bulu, pengencangan kulit tubuh, pelangsingan, mengatasi jerawat, pemancungan hidung, atau pelebaran mata. Namun, menurut Kusmasrinah Bramono, dokter spesialis kulit dari Jakarta Skin Centre, terapi laser untuk mengurangi keriput paling banyak disukai kaum wanita.

Misalnya saja di RSCM Jakarta, angka kunjungan bedah plastik di rumah sakit tersebut adalah untuk perawatan estetika. "Saat ini makin banyak orang yang khawatir pada penuaan. Kebanyakan memilih terapi laser untuk rejuvenation atau meningkatkan kekenyalan kulit," kata Rin, panggilan akrab Kusmarinah.

Kebanyakan konsumen memilih terapi laser karena alasan lebih cepat mendapatkan hasil yang diinginkan, selain juga karena tanpa efek samping. Menurut Rin, bila dibandingkan dengan obat topikal (krim oles) atau dermabrasi dan peeling, terapi laser memang lebih efektif mengencangkan kulit.

Meski begitu, tetap ada aturan pasca tindakan yang perlu dipatuhi oleh pasien agar hasil laser lebih maksimal. "Ada jenis terapi laser yang membutuhkan waktu pemulihan tiga bulan," jelas Rin. Selama proses pemulihan, pasien tidak diperbolehkan berada di bawah sinar matahari agar kulit tidak infeksi.

Seperti dijelaskan oleh dokter Rin, cara kerja sinar laser adalah dengan membuat luka atau peradangan di dalam kulit akibat panas dari sinar laser. "Peradangan ini diperlukan untuk merangsang keluarnya asam aminopeptide yang akan memberi sinyal pada sel untuk melakukan regenerasi," ujarnya. Sehingga kulit lebih banyak memproduksi kolagen agar kulit terlihat kencang.

Menurut jenisnya, ada beberapa jenis terapi laser, yakni laser ablatif dan non ablatif. Teknik laser ablatif merupakan jenis laser yang menimbulkan luka di luar atau bertindak seperti pengelupasan. Laser ini menggunakan panjang gelombang 532 nm, dan 1064 nm. Teknik ablatif cukup dilakukan satu kali dalam sebulan. "Laser ablatif membutuhkan waktu tiga bulan untuk pemulihan namun hasilnya lebih bagus dan biayanya lebih murah," kata dokter yang juga staf pengajar di Fakultas Kedokteran UI ini.

Sayangnya waktu pemulihan yang lama dan efek kemerahan di wajah membuat laser ablatif kurang disukai. Pasien lebih menyukai laser non ablatif yang memanfaatkan panas untuk merangsang pertumbuhan kolagen. "Lukanya ada di dalam namun tetap ada efek kemerahan sedikit. Hasilnya tidak sebagus yang ablatif, " kata Rin. Teknik yang dilakukan selama 30 menit ini perlu dilakukan paling tidak lima kali dalam sebulan.

Perkembangan teknologi yang pesat saat ini memungkinkan pasien mendapatkan terapi laser fraxel yang menggabungkan teknik ablatif dan non ablatif. "Dengan cara ini luka yang dibuat kecil-kecil sehingga penyembuhannya lebih cepat namun hasilnya sebagus laser ablatif," papar Rin.

Segala usia
Meski terapi laser banyak dilakukan oleh wanita dewasa, namun menurut Rin anak-anak pun boleh mendapatkan terapi ini. "Bisa untuk menghilangkan tanda lahir yang mengganggu penampilan," katanya. Namun, Rin mengingatkan kalau terapi sinar laser menimbulkan rasa panas di kulit sehingga akan terasa sakit.

Meski setiap orang bisa melakukan tindakan laser, namun ada beberapa hal yang perlu diketahui oleh pasien. Antara lain mencari informasi yang lengkap sebelum melakukan tindakan, mengetahui pilihan-pilihan terapi dan perawatan pasca tindakan, serta kesiapan mental pasien sendiri.

Selain itu, yang tak kalah penting adalah mengetahui biaya yang harus dikeluarkan untuk mendapatkan hasil seperti yang diinginkan. Menurut Rin, untuk setiap kali tindakan laser, pasien harus mengeluarkan uang dua juta rupiah. Padahal, untuk mendapatkan hasil maksimal tidak mungkin hanya dilakukan dalam satu kali tindakan.

Senin, 17 Oktober 2011

Menu Dessert Sehat Untuk Kesehatan

Artkel Kesehatan - Dessert atau makanan penutup adalah menu yang biasa kita makan setelah makanan utama. Namun dessert adalah menu yang identik dengan rasa yang manis. Oleh karena banyak orang yang menhindari menu dessert yang manis setelah makan, terutama setelah makan malam karena dapat meningkatkan berat badan atau bertambah gemuk atau bagi orang penderita penyakit seperti diabetes atau obesitas. selain k onsumsi gula yang berlebihan juga tidak baik terhadap kesehatan.

Menu dessert dapat tetap kita konsumsi dengan pemilihan menu sehat tetapi tetap enak sebagai pilihan menu setelah makan malam.

Berikut ini tips kesehatan untuk menu dessert sehat.

1. Coba menu dessert buah, seperti salad buah yang pasti lebih sehat dan bernutrisi.

2. Ganti gula yang digunakan dengan gula rendah kalori yang kini sudah banyak dipasaran.

3. Kurangi kadar gula pada makanan dessert anda, bila makanan kurang manis, dapat ditambahkan sirup maple, madu, kayu manis, kurma, dan kismis di dalam hidangan penutup kurang manis. Jika kurang asin, tambahkan sedikit keju.

4. Jika makanan terlalu manis, anda dapat menambahkan jus lemon, yoghurt atau bubuk kopi.

5. Pilihlah minuman rendah gula seperti jus buah segar ( tanpa gula ), jus lemon, minuman jahe, yoghurt.

6. Tempatkan makanan pada suhu yang tepat dan aman. Jangan meninggalkan makanan terkena suhu yang berlebihan selama lebih dari dua jam.

7. Kurangi porsi dessert dan jangan berlebihan.

Dengan pilihan menu dessert yang sehat kita dapat tetap menikmatinya. Siapa bilang makanan manis tidak dapat dikonsumsi bagi orang berpenyakit seperti diabetes da bagi mereka yang takut gemuk. semua dapat dinikmati, selama dalam porsi yang tepat dan tidak berlebihan. -db-

Jumat, 14 Oktober 2011

Atasi Kulit Berminyak Dengan Alami

Kulit berminyak membuat penampilan kurang maksimal. Ada banyak produk perawatan kecantikan yang ditawarkan, namun Anda juga bisa membuat masker yang alami.

Resep alami kecantikan wajib Anda coba. Selain hemat biaya, bahan alaminya membuat wajah Anda tidak terkontaminasi dengan bahan pengawet. Yuk intip tips membuat resep alami untuk perawatan wajah berminyak.

Masker Strawberry dan Lemon

yang diperlukan:
1 sendok makan jus lemon
2 sendok makan madu
2 putih telur
4 tetes minyak jojoba
1 cangkir strawberry tumbuk

Campurkan seluruh bahan di atas dan oleskan pada wajah Anda selama 10 menit. Pastikan semua bahan yang ada masih segar.

Plain Yogurt
Plain yogurt sangat bermanfaat untuk kulit berminyak. Bahan alami ini dapat digunakan untuk pelembab, pembersih dan masker wajah. Caranya juga cukup mudah, oleskan plain yogurt ke wajah Anda. Biarkan selama 20 menit, kemudian bilaslah dengan air hangat. Lakukan masker ini setiap hari untuk hasil yang maksimal.


Tea Tree oil dan garam laut
Untuk resep alami ini, yang Anda butuhkan hanya beberapa garam laut kasar dan 10 tetes tea tree oil. Caranya mudah, campurkan kedua bahan tersebut, kemudian oleskan pada wajah dengan gerakan melingkar. Garam laut dapat mengelupaskan kulit kering dan tea tree oil dapat membersihkan kulit dan mengeringkan daerah wajah yang berminyak.

Kamis, 13 Oktober 2011

Bahaya di Balik Sehatnya Sayuran dan Buah

Buah dan sayur merupakan sumber vitamin dan mineral yang selalu disarankan ada dalam menu sehari-hari. Namun, di balik manfaatnya untuk kesehatan, sejumlah sayur dan buah berpotensi menjadi racun yang membahayakan kesehatan tubuh.

Profesor Ahmad Sulaeman, pakar keamanan pangan dan gizi dari Institut Pertanian Bogor, mengatakan, potensi itu tak lepas dari cemaran bahan kimia pertanian, seperti pestisida, melebihi ambang batas kewajaran.

Ia menyebut dua jenis pestisida yang biasa mencemari produk pangan segar. Pertama, yang sifatnya sistemik atau telah menyebar ke seluruh bagian sayur dan buah. Kedua, yang hanya mencemari permukaan bahan pangan sehingga masih bisa diatasi dengan cara mencuci atau menghilangkan kulitnya.

"Kalau sistemik sulit dihilangkan," ujar pria yang juga menjabat Wakil Ketua Umum Asosiasi Masyarakat Peduli Keamanan Pangan itu, dalam acara Nutritalk Sari Husada 'Pemenuhan Kebutuhan Gizi Mikro, Tantangan Terbesar Anak Masa Kini', Jakarta, Kamis, 13 Oktober 2011.

Ia menyebut bahan makanan segar yang paling beresiko tinggi mengandung residu pestisida adalah apel, pir, peach, anggur, buncis, tomat, stroberi, bayam, cabe, melon, selada dan berbagai jus. Buah dan sayuran segar berkulit lembut cenderung mengandung residu lebih banyak daripada buah dan sayuran berkulit tebal atau bercangkang.

"Tapi waspada juga buah berkulit seperti kelengkeng, jangan biasakan menggigit kulitnya untuk membuka, karena kecenderungan kelengkeng tak dicuci padahal kulit potensial menyimpan residu pestisida," katanya.

Paparan pestisida dalam tubuh manusia bisa memicu beragam masalah kesehatan jangka panjang seperti gangguan memori, leukimia, gangguan motorik, dan keguguran. Pestisida golongan antiandrogenik bahkan dapat memicu demaskulinisasi yang mengacaukan hormon pria. Pria yang mengalami kondisi ini akan cenderung menjadi feminin dan dapat mengalami pengecilan alat kelamin dalam jangka panjang.

Berdasar data Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) tahun 2010, cemaran bahan kimia menempati urutan ketiga sebagai agen penyebab keracunan pangan yakni sebesar 19,13. Urutan pertama ditempati mikrobiologi.
Buah dan sayur merupakan sumber vitamin dan mineral yang selalu disarankan ada dalam menu sehari-hari. Namun, di balik manfaatnya, sejumlah sayur dan buah berpotensi menjadi racun yang membahayakan tubuh.

Profesor Ahmad Sulaeman, pakar keamanan pangan dan gizi dari Institut Pertanian Bogor, mengatakan, potensi itu tak lepas dari cemaran bahan kimia pertanian, seperti pestisida, melebihi ambang batas kewajaran.

Ia menyebut dua jenis pestisida yang biasa mencemari produk pangan segar. Pertama, yang sifatnya sistemik atau telah menyebar ke seluruh bagian sayur dan buah. Kedua, yang hanya mencemari permukaan bahan pangan sehingga masih bisa diatasi dengan cara mencuci atau menghilangkan kulitnya.

"Kalau sistemik sulit dihilangkan," ujar pria yang juga menjabat Wakil Ketua Umum Asosiasi Masyarakat Peduli Keamanan Pangan itu, dalam acara Nutritalk Sari Husada 'Pemenuhan Kebutuhan Gizi Mikro, Tantangan Terbesar Anak Masa Kini', Jakarta, Kamis, 13 Oktober 2011.

Ia menyebut bahan makanan segar yang paling beresiko tinggi mengandung residu pestisida adalah apel, pir, peach, anggur, buncis, tomat, stroberi, bayam, cabe, melon, selada dan berbagai jus. Buah dan sayuran segar berkulit lembut cenderung mengandung residu lebih banyak daripada buah dan sayuran berkulit tebal atau bercangkang.

"Tapi waspada juga buah berkulit seperti kelengkeng, jangan biasakan menggigit kulitnya untuk membuka, karena kecenderungan kelengkeng tak dicuci padahal kulit potensial menyimpan residu pestisida," katanya.

Paparan pestisida dalam tubuh manusia bisa memicu beragam masalah kesehatan jangka panjang seperti gangguan memori, leukimia, gangguan motorik, dan keguguran. Pestisida golongan antiandrogenik bahkan dapat memicu demaskulinisasi yang mengacaukan hormon pria. Pria yang mengalami kondisi ini akan cenderung menjadi feminin dan dapat mengalami pengecilan alat kelamin dalam jangka panjang.

Berdasar data Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) tahun 2010, cemaran bahan kimia menempati urutan ketiga sebagai agen penyebab keracunan pangan yakni sebesar 19,13. Urutan pertama ditempati mikrobiologi.

Rabu, 12 Oktober 2011

Cerahkan Kulit dengan Masker Mayonaise


Siapa yang tak mendambakan kulit wajah cantik cerah, halus dan bebas keriput. Untuk mendapatkannya tak jarang Anda harus mengeluarkan uang yang cukup banyak. Cobalah berhemat dengan mayonaise dari kulkas Anda.

Bagi yang ingin berhemat, ada tips kecantikan yang bisa membuat kulit cantik Anda sehat. Bahan-bahannya sudah tersedia di kulkas Anda. Ini dia!

Bahan yang Anda perlu siapkan adalah mayonaise, madu murni dan perasan lemon. Cara membuatnya pun mudah.

1. Tempatkan dua sendok makan mayonaise dalam mangkuk kecil. Jika kulit wajah Anda termasuk kering, maka mayonaise adalah perawatan kulit terbaik yang ada di dalam kulkas Anda. Masker mayonaise akan membantu pengelupasan sel kulit mati sehingga kulit akan terlihat sehat bersinar.

2. Tambahkan 1/2 sendok makan madu murni ke dalam mayonaise. Madu sudah dipercaya selama berabad-abad sebagai produk perawatan kecantikan dan kesehatan. Madu memiliki kandungan anti bakteri yang lembut membersihkan danmelembabkan kulit.

3. Peras lemon kira-kira 1 sendok makan dan aduklah bersama mayonaise dan madu. Lemon adalah campuran yang sempurna pada masker Anda karena kandungan asam alaminya membantu menghilangkan jerawat tanpa membuat kulit kering. Lemon juga dipercaya sebagai kandungan perawatan sempurna untuk kulit kombinasi (kering sekaligus berminyak), karena bisa memperkecil ukuran pori-pori pada kulit wajah Anda.

Setelah mayonaise, madu dan lemon diaduk dengan rata, sapukanlah pada kulit wajah Anda. Diamkan sekitar 20-35 menit, lalu basuhlah wajah Anda dengan air hangat.