Jumat, 12 April 2013

11 Hal Yang Menyebabkan Seks Jadi Terasa Menyakitkan



Salah satu yang dicari dari percintaan adalah rasa puas dan kenikmatan. Namun tidak jarang  justru kegiatan itu bukan saja tidak menyenangkan tapi justru menyakitkan. Padahal bisa jadi ketidaknyamanan yang Anda rasakan saat bercinta adalah pertanda dari adanya kondisi medis tertentu, tapi tak menutup kemungkinan jika ada pemicu sederhana lainnya.

Deborah Coady, MD, penulis buku Healing Painful Sex dan pendiri healingpainfulsex.com pun memaparkan 10 penyebab seks terasa menyakitkan seperti halnya dikutip cosmopolitan,

10 hal tersebut adalah

1. Vagina kaku

Jika penis pasangan terasa menyakitkan ketika penetrasi, hal pertama yang harus Anda lakukan adalah menghabiskan banyak waktu untuk foreplay. Pasalnya semakin terangsang maka otot-otot vagina Anda akan semakin rileks, apalagi saat terangsang vagina akan melebar sehingga penetrasi takkan terasa menyakitkan.

Anda juga bisa meminta pasangan memijat kedua sisi dan dasar vagina agar otot vagina menjadi lemas. Ketika penetrasi, gunakan pelumas dan lakukan secara perlahan-lahan. Hal lain yang dapat mengatasi rasa nyeri ketika bercinta adalah biasakan untuk memasukkan sebuah vibrator ke dalam vagina selama 15 menit agar vagina terbiasa tak tegang.

2. Terlalu sering mengenakan celana pensil

Makin banyak pengguna skinny jeans atau biasa disebut dengan celana pensil menyebabkan meningkatnya jumlah wanita yang dilaporkan mengalami iritasi klitoris karena ketatnya celana tersebut.

Untuk itu, jangan sering-sering menggunakan celana pensil dan oleskan minyak alami seperti vitamin E murni, minyak zaitun atau minyak kelapa dan aquaphor satu atau dua kali sehari agar iritasi itu tak menghantui Anda.

3. Duduk berjam-jam di depan komputer

Duduk dalam waktu yang lama akan membuat otot panggul dasar Anda menjadi kram sehingga menurunkan aliran darah ke area vagina, termasuk menyebabkan radang pada saraf-saraf organ di bawah pinggang yang pada akhirnya berkontribusi terhadap ketidaknyamanan saat bercinta.

Agar hal itu tak terjadi, berdirilah dan berjalan kaki mengelilingi rumah atau kantor untuk mengambil minum atau ke kamar kecil dan meregangkan otot-otot Anda.

4. Rambut kemaluan pasangan terlalu tajam
Pria yang menjaga kondisi kebersihan kemaluannya tentu patut diapresiasi tapi rambut-rambut kecil yang tajam di sekitar penis terkadang mampu menggores kulit lembut di sekeliling vagina. Untuk menghaluskan rambut-rambut itu, berilah si dia pijat seksi dengan menggunakan minyak yang biasa Anda gunakan.

5. Vagina kurang licin

Kurangnya lubrikasi merupakan salah satu alasan utama mengapa wanita mengalami nyeri saat bersenggama dan bisa jadi ada beberapa kemungkinan mengapa Anda tak kunjung 'basah' di bawah sana. Diantaranya karena kadar hormon estrogen yang berkurang beberapa hari setelah menstruasi; konsumsi pil kontrasepsi dan kecenderungan kulit wanita yang lebih mudah kering daripada pria.

Tentu saja, alasan yang paling sering dikemukakan oleh para wanita adalah kurangnya rangsangan. Jadi jangan pelit-pelit untuk urusan foreplay, kalau perlu gunakan pelumas jika memang dibutuhkan.

6. Deadline pekerjaan

Otot vagina sangat responsif terhadap stres dan jika Anda mengkhawatirkan sesuatu maka otot organ itu akan menegang sehingga mengakibatkan ketidaknyamanan selama bercinta. Pemicu ketegangan vagina lainnya adalah olahraga seperti balet dan berkuda.

Olahraga tak masalah, asalkan sebelum Anda bercinta dengan pasangan, luangkan beberapa waktu untuk merilekskan otot vagina dengan cara melepaskan semua beban pekerjaan dari pikiran Anda. Misalnya dengan jalan-jalan, membuat kue kesukaan suami atau meminta suami memijat kaki Anda.

Anda juga bisa mencoba meletakkan handuk hangat di atas pinggang atau bermain-main dengan vibrator Anda. Pasalnya rangsangan bukan semata relaksan otot alami tapi juga menjadi semacam pijat mini sehingga membuat Anda rileks sepenuhnya.

7. Kekenyangan

Perut kenyang akan memberikan tekanan tambahan pada panggul sehingga membuat seks Anda tak terasa nyaman. Jadi makanlah sayuran dan berolahraga secara teratur agar sistem pencernaan juga menjadi lancar.

Sebaliknya jagalah kesehatan lubang ekskresi Anda karena jaraknya yang begitu dekat vagina. Pasalnya jika anus mengalami iritasi maka bisa jadi area vagina juga akan ikut-ikutan cedera. Yang paling utama hindari menggosok anus secara berlebihan (dapat menyebabkan retakan kecil di kulit anus) dan haluskan dengan minyak alami di penjuru area tersebut.

8. Kebelet pipis

Minuman berkafein seperti kopi atau makan pedas dapat mengiritasi kandung kemih Anda sehingga Anda akan sering merasa kebelet pipis saat bercinta. Pastikan juga Anda ke kamar mandi terlebih dulu sebelum beraktivitas di atas ranjang.

9. Muncul gejala PMS

Tepat sebelum menstruasi, biasanya akan terjadi pembengkakan di sepanjang rahim sehingga Anda menjadi lebih sensitif terhadap setiap pergerakan si dia dan dorongan dari penis akan membuat serviks Anda mendadak kram. Apalagi sejumlah wanita cenderung mengalami peningkatan sensitivitas pada ovariumnya pasca-ovulasi.

Hal ini dapat disiasati dengan menggunakan posisi seks woman-on-top sehingga Anda dapat mengendalikan sudut dan kedalaman penetrasi, termasuk menghindari nyeri karenanya.

10. Lari jarak jauh

Otot vagina terhubung dengan otot-otot di panggul, kaki dan punggung. Itulah mengapa jika Anda mengalami cedera otot, terjatuh dengan pantat atau punggung menyentuh tanah terlebih dulu maka hal ini dapat menciptakan tekanan atau iritasi saraf pada panggul. Tapi jika cedera itu telah diperbaiki (bisa dengan peregangan, handuk hangat atau es batu) maka seks seharusnya akan terasa nikmat lagi.

11. Si dia mengenai G-spot Anda

G-spot memang sumber orgasme terbesar yang dimiliki wanita, tapi pada waktu yang bersamaan titik ini juga bisa membuat Anda merasa ingin buang air kecil atau kebelet pipis. Jika Anda tak ingin hal itu terjadi atau merasa tak nyaman ketika si dia berhasil mengenai G-spot Anda maka lebih baik ganti posisi seks Anda.

sumber. health.detik

Selasa, 09 April 2013

Sebaiknya Kenali Tanda Awal Diabetes Mellitus

Kenali Tanda Awal Diabetes Mellitus
Masih banyak yang belum paham apa itu penyakit Diabetes mellitus. Masyarakat perlu lebih faham perihal tanda awal yang ada dalam kesehariannya seperti sering timbulnya rasa haus, terlalu sering buang air kecil, mudah merasakan kelelahan, cepat dan mudah mengantuk, sering merasa lapar, sering kesemutan, berat badan cenderung melorot, keinginan berhubungan seks berkurang, sekujur badan terasa gatal-gatal, penglihatan menjadi kabur, dan penyembuhan luka yang lebih lama.

Para penderita Diabetes mellitus memiliki kadar gula darah yang tinggi. Hal ini dapat menyebabkan penderita mengalami dehidrasi, yaitu karena banyak mengeluarkan air kencing. Kondisi ini dapat menyebabkan penurunan berat badan akibat jumlah kalori terus mengalami penurunan.

Adakah satu atau beberapa tanda yang sudah melekat dalam keseharian dan terasa dibadan ? Segeralah memeriksakan kadar gula darah. Bisa melalui pemeriksaan kadar gula darah puasa atau kadar gula darah sesaat (2 jam setelah makan).

Dengan cara pemeriksaan kadar gula darah, maka akan diketahui apakah seseorang termasuk normal, prediabetes atau memang sudah mengidap diabetes. Pengukuran kadar gula darah puasa yang menghasilkan angka kurang dari 100 mg/dl maka tergolong normal, artinya tidak terkena Diabetes mellitus, pertahankanlah dengan gaya hidup dan pola makan yang sudah dilakukan. Jika capaian kadar gula darah 100 – 125 mg/dl, maka tergolong prediabetes, artinya sudah terkena lampu kuning. Sedangkan disebut mengidap diabetes jika kadar gula darah telah melampaui 125 mg/dl. Adapun melalui pengukuran kadar gula darah sesaat, jika capaiannya kurang dari 140 mg/dl maka dikatagorikan normal, antara 140 – 200 mg/dl termasuk prediabetes, dan jika melampaui 200 mg/dl sudah termasuk diabetes.

Ada 2 tipe Diabetes mellitus. Tipe 1 berkaitan dengan faktor keturunan atau warisan dari oran tua, hal ini berkaitan dengan gen. Pada tipe ini kelenjar pankreas mengalami kerusakan, sehingga tidak bisa lagi memproduksi insulin. Oleh sebab itu penderita Tipe 1 memerlukan suntik insulin (Insulin-Dependent Diabetes Mellitus atau IDDM). Untuk Tipe 2 muncul terutama karena gaya hidup tidak sehat, termasuk pola makan yang tidak baik.

Dalam hal ini penderita tipe 2, pankreasnya mampu menghasilkan insulin dalam jumlah yang cukup, yaitu untuk mempertahankan kadar glukosa darah pada tingkat normal. Ternyata insulin tersebut tidak dapat bekerja optimal dalam membantu sel-sel tubuh untuk menyerap glukosa. Tak lain karena terganggu oleh komplikasi obesitas, seperti kadar lemak darah yang tinggi (kolesterol dan trigliserida). Sekitar 80 sampai 90 persen orang dengan obesitas ternyata mengalami Diabetes mellitus tipe 2.

Pada penderita Diabetes mellitus tipe 2 insulin tidak bekerja efektif dalam membantu penyerapan glukosa oleh sel-sel tubuh, dengaan demikian organ pankreas terus berusaha memproduksi insulin yang lebih banyak. Pankreas akan terus bekerja keras dalam menghasilkan insulin, sehingga kemampuannya makin menyusut. Kondisi yang demikian disebut resistensi insulin dan merupakan faktor resiko seseorang dapat mengalami tipe 2.

Ya, cermati tanda-tanda awal Diabetes mellitus baik Tipe 1 atau 2. Pencegahan dapat dilakukan sedini mungkin, hal seperti kelebihan berat badan bahkan obesitas, sebenarnya bisa dicegah dengan menerapkan gaya hidup dan pola makan yang sehat.

Minggu, 07 April 2013

Tips Agar Si Buah Hati Tidak Trauma Minum Obat

agar anak tidak trauma minum obat

Tips Agar Si Buah Hati Tidak Trauma Minum Obat - Ada saatnya si buah hati sedang sakit demam dan terus menerus menangis tentu sebagai ibu ingin anaknya segera sembuh dan memberinya obat, namun apa yang terjadi anak yang sudah seharian demam tidak mau menyentuh makanan dan hanya menagis terus menerus. Sesendok sirup obat penurun panas sudah berada ditangan Maryana namun sesaat diarahkan ke mulut sang anak tiba-tiba ia berontak dan kakinya menendang sendok sirup di tangan Maryana. Bukan hanya itu, kedua tangan si anak spontan menutup rapat mulutnya sembari menangis ketakutan. Anak ini tidak mau minum obat penurun panas yang didapatkan di bidan desa setempat. Maryana heran dengan si Anak, tidak seperti Ais, anak tetangganya yang sangat ‘doyan’ obat dan tidak perlu dipaksa jika harus minum obat. Demikian keluhan seorang ibu muda bernama Maryana disebuah media sosial.

Bisa jadi sikap sang anak disebabkan karena trauma atau menjadi ’korban’ salah penyikapan orang tua terhadap perilaku anak. Anak yang punya riwayat selalu dipaksa pada saat mengkonsumsi obat akan menimbulkan rasa ketakutan yang luar biasa dan berujung pada trauma. Kedua kaki, kedua tangan dipegang paksa, mulut dipaksa membuka dengan hidung ditutup rapat menjadi ritual rutin saat akan mengkomsumsi obat.

Ada beberapa tindakan yang harus dilakukan agar seorang anak tidak trauma minum obat

1. Jangan menggunakan kata-kata   ‘ancaman’ saat anak sedang rewel, over aktif dan cenderung menentang perintah orang tua dengan kalimat-kalimat seperti ini :

“… awas kalau nakal nanti disuntik pak dokter… “

“… Jangan nangis nanti ibu kasih obat pahit … ”
"......kalau masih nangis terus mama kasih jamu pahit..."

Kalimat itu menjadi pilihan yang sering diucapkan seorang ibu karena sangat mudah membuat anak segera diam dan menuruti kehendak kita, namun dibalik itu tertanam ingatan yang kuat dan lama dalam diri anak bahwa betapa menakutkannya dokter, betapa tidak enaknya obat yang harus diminum saat sakit.

2. Jangan selalu memaksa dengan kekerasan fisik jika anak belum mau minum obat, kekerasan fisik akan menjadikan trauma berkepanjangan pada anak.

3. Jangan memarahi anak saat tidak mau minum obat.

Kondisi sakit menjadikan anak tidak memiliki mood yang baik, jangankan minum obat untuk makan saja akan sulit. Lakukan pendekatan dengan cerita atau berikan rayuan dengan bahasa lembut tanpa ditakuti dengan hal-hal yang negatif.

4. Berikan apresiasi dengan kelembutan.

Seorang ibu bisa memberikan cium kasih sayang, kalimat yang menyenangkan dan menenangkan. Pilih kalimat yang menjadikan anak bangga dengan apa yang dilakukan.

5. Setelah itu, biasakan anak untuk mengenali obatnya, mengambil dan menempatkan obat sesuai dengan tempatnya.

6. Jika anak ‘terlanjur’ senang minum obat khususnya sirup, beri pengertian bahwa obat hanya bisa diminum pada waktu yang telah ditentukan. Jangan lupa gunakan bahasa yang mudah dimengerti oleh anak anda. Dalam kondisi demikian, simpan obat pada tempat yang tidak mudah dijangkau oleh anak.

Demikian tip agar anak anda tidak trauma jika sedang sakit dan diminta untuk minum obat. Semoga berguna untuk ibu rumah tangga dengan anak balita dan jangan lupa untuk selalu menjaga kesehatan anak anda.

Jumat, 05 April 2013

Cara Memilih Shampoo yang Cocok Untuk Rambut Anda


Blog Dokter | Cara memilih shampoo yang aman bagi rambut agar tetap sehat dan tidak mudah rusak, cara memilih shampoo yang aman bagi rambut perlu anda ketahui dalam mementukan pilihan terhadap shampoo apa yang cocok anda gunakan bagi rambut anda sesuai dengan kondisi dan jenis rambut yang anda miliki. Shampoo dengan berbagai merk dan bermacam bahan serta berbagai manfaat yang dapat ditemukan ternyata tidaklah semua itu tepat digunakan bagi rambut anda.

Bentuk perawatan rambut yang tersedia dari berbagai macam jenis shampoo ini tentunya ditujukan bagi anda agar melakukan tindakan yang tepat dalam menjaga keindahan serta kesehatan rambut. Tanpa memperhatikan shampoo yang anda gunakan tentunya rambut dapat berakibat tidak sehat bahkan menjadi rusak karena jenis perawatan yang anda gunakan belumlah tepat.

Berikut ini cara memilih shampoo yang aman bagi rambut dalam menjaga kesehatan dan rambut yang perlu anda ketahui;

Bahan dasar shampoo
Ketahui bahan-bahan yang digunakan pada shampoo yang anda hendak beli atau gunakan dalam perawatan terhadap rambut. Pilihlah shampoo yang menggunakan bahan selembut mungkin, tentunya dengan bahan yang lembut ini tidak merusak kulit terutama kulit kepala anda. Perhatikan juga bahan dasar yang digunakan pada shampoo yang mengandung sodium laureth sulfate. Bahan ini biasanya digunakan untuk membuat shampoo menjadi berbusa, efek yang ditimbulkan dari penggunaan bahan tersebut dapat menyebabkan rambut menjadi kering juga dapat mengangkat kelembaban alami pada rambut. Pilihlah shampoo yang memiliki sedikit kandungan bahan ini atau hindari shampoo yang menggunakan bahan ini sebagai bahan utamanya.

Jenis rambut
Kenali terlebih dahulu jenis rambut yang anda miliki sebelum anda menentukan pilihan akan jenis shampoo apa yang tepat untuk anda gunakan. Masing-masing shampoo tentunya memiliki keunggulan dan kelebihan dalam mengatasi suatu masalah rambut. Jadi sebaiknya kenali jenis rambut anda dan temukan masalah apa yang terdapat pada rambut anda serta sesuaikan juga dengan kebutuhan anda.

Kulit kepala
Memperhatikan kondisi kulit kepala sebelum menentukan terhadap shampoo apa yang ingin anda gunakan juga perlu anda lakukan. Jika anda memiliki jenis kulit kepala yang berminyak, sebaiknya hindari shampoo yang memiliki label/keterangan hydrating, moisturizing serta smoothing. Shampoo yang bercirikan tersebut jika digunakan pada kulit kepala yang berminyak akan menyebabkan rambut menjadi lebih lembab dan nampak lepek. Untuk jenis kulit kepala kering sebaiknya anda menggunakan shampoo yang berbahan dasar menthol ataupun tea tree oil, bahan ini berfungsi dengan baik untuk melembabkan serta memberikan kesegaran pada kulit kepala yang kering.

Shampoo dan conditioner
Kedua produk ini memiliki fungsi dan tugas masing-masing dalam menjaga keindahan dan kesehatan rambut. Penggunaan kedua bahan ini juga berbeda, sebaiknya gunakan shampoo dan conditioner secara terpisah. Sebab dalam menggunakan conditioner tentunya diharuskan tidak mengenai kulit kepala anda. Karena pada prinsipnya shampoo ditujuan untuk menjaga kesehatan kulit kepala sedangkan conditioner berguna untuk menjaga kesehatan rambut.

Pertahankan terhadap pilihan
Jika dalam penggunaan suatu jenis shampoo dan telah menunjukan hasil yang nyata anda peroleh, sebaiknya pertahankan pilihan tersebut. Jangan coba-coba untuk mengganti shampoo yang telah anda gunakan dan terbukti menunjukan hasil tersebut. Hasil yang baik terhadap penggunaan pilihan shampoo yang tepat adalah rambut menjadi lebih lembut, tidak adanya rasa gatal dikulit kepala serta rasa nyaman pada rambut anda disetiap kali anda berpenampilan.
Sumber

Kamis, 04 April 2013

Tips Mengatasi Penyakit pada Musim Pancaroba



Tips Mengatasi Penyakit pada Musim Pancaroba - Di Indonesia, baru saja memulai kedatangan musim penghujan, menggantikan musim kemarau yang cukup panjang. Dibeberapa daerah bahkan diwarnai dengan musibah banjir dan tanah longsor. Musim pancaroba, demikian orang sering menyebut masa peralihan ini biasanya ditandai denga timbulnya berbagai jenis penyakit, baik orang tua dan terutama pada anak-anak yang daya tahan tubunya kurang. Hal ini dikarenakan perubahan suhu udara yang sebelumnya panas tiba-tiba menjadi dingin dan lembap.

Kondisi yang demikian membuat badan kurang nyaman dan mudah terserang penyakit. Penyakit yang umumnya sering muncul pada masa pancaroba, diantaranya gangguan saluran nafas, flu, masuk angin,  gangguan pencernaan seperti diare, dan tifus abdominalis.

Gangguan Saluran Nafas

Saluran pernafasan berpotensi terganggu akibat perubahan cuaca ekstrem. Batuk, bronkhitis, pilek atau influenza disertai bersin-bersin dan peningkatan suhu tubuh / demam adalah beberapa gejala awal gangguan saluran pernafasan itu. Demam bukan merupakan penyakit tersendiri, melainkan gejala dari penyakit lain misalnya influenza.

Demam ditandai dengan suhu tubuh diatas 37oC-73oC. Pada penderita influenza biasanya suhu tubuh meningkat sekitar 38 sampai - 40 derajat Celcius, selain itu kepala terasa sakit, juga otot-otot dan sendi-sendi terasa lelah, kurang nafsu makan, suara parau, batuk yang tidak produktif, sakit tenggorokan dengan langit-langit di hulu tampak memerah, radang mata, keluar ingus, dan kongesti hidung. Panas tubuh biasanya lebih tinggi pada anak-anak di bandingkan pada orang dewasa. Gelaja-gejala tersebut berangsur-angsur berkurang biasanya akan hilang sesudah 3-5 hari, namun batuk dan rasa lemahserta keletihan tetap.

Gangguan Pencernaan

Salah satu gangguan pencernaan yang biasanya muncul pada musim pancaroba dan awal musi hujan adalah diare. Diare ditandai dengan keluarnya buang air besar yang sangat encer seperti air, dan berlangsung terus-menerus. Penyakit ini sebenarnya dapat digolongkan penyakit ringan, tetapi apabila terjadi secara mendadak dan kurang mendapat perawatan maka diare juga dapat berakibat fatal, terutama apabila diare tersebut terjadi pada anak balita. Berhubung diare dapat menyebabkan terjadinya kehilangan cairan tubuh yang berlebihan (dehidrasi) dan elektrolit, sehingga tubuh menjadi lemah dan lemas, apalagi kalau diare disertai dengan muntah-muntah. Penderita harus diberi minum sebanyak-banyaknya, serta diberi oralit. Bila diare tidak juga berhenti maka penderita harus segera dibawa ke dokter. Penyakit diare dapat disebabkan oleh berbagai hal, salah satu penyebab yang paling umum adalah suatu infeksi ringan pada usus yang di sebabkan bakteri, amuba, juga infeksi virus atau flu usus. Juga dapat disebabkan karena makanan dan minuman yang tercemar.

Gangguan pencernaan lain yang lain yang sering timbul pada musim pancaroba adalah demam tifoid atu penyakit tifus abdominalis. Merupakan suatu penyakit peradangan pada usus yang disebabkan oleh infeksi bakteria. Penyakit ini dapat terjadi melalui pengonsumsian makanan dan minuman yang terinfeksi oleh bakteri salmonella typhosa.

Penyakit tifus abdominalis sangat cepat penularannya, yaitu melalui kontak dengan seseorang atau hewan yang terinfeksi. Pembuangan air kotoran yang tidak memenuhi syarat dan kondisi saniter yang tidak sehat menjadi faktor terbesar dalam penyebaran penyakit ini.

Tanda atau gejala penyakit tifus diawali dengan demam panas yang makin lama makin tinggi, selama panas tingggi penderita sering mengigau. Selain itu kepala terasa sakit, menggigil, berkeringat, letih, lemah, tidak nafsu makan, dan berat badan berkurang, peradangan pada cabang tenggorokan, mual, muntah-muntah, dan sakit perut yang mendadak.

Untuk perawatannya diusahakan untuk menurunkan panasnya dengan obat yang mempunyai efek antibiotik dan antipiretik. Istirahat di tempat tidur sampai semua tanda penyakit hilang. Makan makanan yang mengandung banyak cairan seperti sop, bubur cair, dan lain-lain.

Penyakit pada musinm pancaroba dapat menyerang siapa saja, namun biasanya lebih sering pada orang-orang yang daya tahan tubuhnya lemah, mobilitas tinggi, dan pada anak-anak. Kemunculan penyakit-penyakit tersebut kasusnya menjadi tinggi pada awal perubahan musim / pancaroba karena banyaknya kotoran yang menjadi vektor bagi bagi bakteri dan virus penyebab penyakit, juga tak lepas dari pola pengkonsumsian makanan. Penyakit tersebut dapat timbul karena adanya bakteri atau virus yang mencemari makanan atau minuman.

Penyakit-penyakit pada musim pancaroba tersebut akan terus berulang seiring dengan perubahan musim, namun setidaknya kita bisa mencegah atau mengantisipasinya, dengan cara sebagai berikut.

1. Menjaga kebersihan makanan dan minuman, membersihkan tangan secara baik sesudah buang air besar atau menjelang makan.

2. Hati-hati mengonsumsi makanan, jangan jajan sembarangan.

3. Minum air yang bersih dan matang.

4. Menjaga kebersihan lingkungan, memberantas lalat, nyamuk, kecoa, dan semut.

5. Makan makanan yang bergizi dan seimbang, istirahat yang cukup serta hidup yang teratur, untuk meningkatkan daya tahan tubuh.

6. Bila terjadi keluhan yang serius, segera pergi ke dokter.

Berikut beberapa resep tumbuhan obat yang dapat digunakan untuk membantu mengatasi beberapa penyakit pada musim pancaroba.

Resep 1 : 30 gram daun jambu biji + 20 gram kunyit, dicuci dan dipotong-potong, direbus dengan 600 cc air hingga tersisa 300 cc, disaring, airnya diminum 2 kali sehari (digunakan untuk diare).

Resep 2 : 10-15 gram sambiloto kering atau 20-30 gram yang segar + 30 patikan kebo + 30 gram temulawak + 20 gram kunyit, dicuci, dipotong-potong, dan direbus dengan 800 cc air hingga tersisa 400 cc, disaring, airnya diminum 2 kali sehari (untuk tifus abdominalis, diare, dan disentri).

Resep 3 : 25 gram jahe + 25 gram kencur + 5-7 lembar daun sirih + 10 gram kulit jeruk mandarin, dicuci dan direbus dengan 600 cc air hingga tersisa 300 cc, disaring, airnya diminum 2 kali sehari (untuk bronkhitis, batuk, influenza).

Resep 4 : 30 gram pegangan + 10 gram sambiloto, dicuci dan direbus dengan 600 cc air hingga tersisa 300 cc, disaring, tambahkan satu sendok makan madu, airnya diminum 2 kali sehari (untuk influenza, radang saluran napas / bronkhitis, batuk rejan, radang paru).

Catatan
1. Untuk perebusan gunakan periuk tanah, panci enamel atau panci kaca.
2. Lakukan secara teratur dan tetap konsultasi ke dokter.


Nah semoga dengan tips diatas anda bisa melewati masa pancaroba ini dengan baik tanpa gangguan penyakit yang berarti.




sumber.kesehatan.kompasiana

Jeruk Nipis Obat Batuk Alami yang Paling Ampuh


Batuk adalah penyakit tropis yang hampir semua orang pernah mengalami. Batuk datang bisa kapan saja dan dimana saja. Nah jika anda terkena batuk sementara tidak mungkin membeli obat maka artikel ini akan sangat bermanfaat untuk anda. karena sesungguhnya tidak usah jauh-jauh mencari obat batuk, apalagi kalau hari telah malam dan persedian obat tidak ada di rumah anda.

Berikut resepnya :

- Sebiji jeruk nipis atau lemon

- 2 sendok makan madu

- air setengah gelas teh/kecil, biar kental lebih manjur

Peras jeruk nipis/lemon, tuangkan 2 sendok makan madu, air hangat kuku setengah gelas teh/kecil. Aduk  rata kemudian minum, dan setelah minum ini tolong  jgn minum air atau apapun selama kurang lebih setegah jam, biar cepat bereaksi.

Memang obat yang alami seperti ini tidak langsung menyembuhkan sebagaimana halnya obat kimia sehingga perlu mengulang beberapa kali  jika batuk anda masih belum sembuh. Jangan khawatir karena obat seperti ini sangat aman dan bebas efek samping. Tips lain meringankan batuk dengan pernafasan bisa dibaca juga. Selamat mencoba....


via.kesehatan.kompasiana

Selasa, 02 April 2013

Anda Ingin Menghilangkan Cat Warna Rambut? ini tipsnya


Sebagai kaum wanita yang modis tentu pernah pernah mewarnai mewarnai rambut. Namun terkadang  pemberian warna itu ternyata tak sesuai keinginan, padahal cat yang dipakai adalah jenis permanen, wah bisa berabe tuh ! Nah karena tidak sesuai harapan tentu anda ingin mengembalikan warna asli rambut Anda tersebut bukan ?

Namun merubah warna rambut tidak semudah membalik telapak tangan, karena anda butuh waktu minimal  7-8 bulan hingga cat rambut Anda memudar  atau menunggu  hingga rambut tumbuh kembali.

Dont worry, itu dulu ! sekarang ternyata ada cara lain untuk mempercepat hilangnya warna rambut yang tak sesuai tersebut. Berikut tips memudarkan warna rambut dengan cepat seperti dilansir Boldsky:

Sering menjemur rambut di sinar matahari

Sering berjemur sinar matahari adalah cara mudah untuk membuat warna cat rambut anda memudar. Asal tahu saja bahwa sinar matahari mampu memudarkan warna bahan pewarna, baik itu pakaian atau juga rambut. Jadi, sering-seringlah berjemur, agar warna rambut Anda memudar.

Stop menggunakan shampo khusus rambut diwarnai

Jangan memakai shampo khusus rambut diwarnai, pakailah shampo untuk rambut normal saja sebab dengan memakai shampo normal, maka tidak ada perlindungan bagi warna cat rambut Anda, dan membikin warnanyapun cepat memudar.


Pakai shampo anti ketombe

Wanita zaman sekarang pasti sudah jarang yang ketombe-an akan tetapi pakailah shampo anti ketombe,karena biasanya mengandung bahan aktif yang memudahkan cat rambut pudar. Jadi, bila Anda ingin menghilangkan warna rambut Anda dengan cepat, maka gunakan shampo anti ketombe.

Bleaching

Kalau sempat ke salon mintalah pegawai salon untuk melakukan bleaching pada rambut Anda. Memang resikonya rambut Anda jadi rapuh dan mudah rusak. Namun dari pada harus berlama-lama dengan warna rambut yang tak cocok, lebih baik hilangkan cat rambut dengan bleaching.

Nah dengan tips-tips diatas maka anda dapat menghilangkan cat rambut tanpa harus menunggu lama. Namun sebaiknya anda berhati-hati sebelum mengecat rambut dengan cat permanen agar tidak merepotkan anda sendiri dikemudian hari.  Untuk merawat rambut silahkan baca cara alami merawat rambut dengan benar.